Penyebab Kulit Kepala Gatal dan Mengelupas

Gatal di kulit kepala (sumber: herbalfoo.com)Gatal di kulit kepala (sumber: herbalfoo.com)

Ada banyak permasalahan kulit kepala yang dialami oleh banyak orang, mulai dari ketombe hingga gatal dan mengelupas. Biasanya, gejala kulit kepala gatal dan mengelupas seperti ini dialami oleh orang yang memiliki kulit kepala terlalu kering. Tak cuma itu, masih ada beberapa penyebab kulit kepala gatal dan mengelupas, yang mungkin belum diketahui banyak orang.

Kulit kepala yang terlalu kering juga bisa menjadi penyebab ketombe. Keringnya kulit kepala dapat menyebabkan kulit gatal, serta mengelupas dan membentuk serpihan serpihan kulit. Serpihan-serpihan kulit tersebut merupakan jenis ketombe dari kondisi kulit kepala yang terlalu kering.[1] Ada beberapa faktor yang membuat kulit kepala jadi kering, mengelupas, dan gatal yang menyebabkan ketombe.

Terlalu Sering Memakai Shampo

Bagi Anda yang suka keramas berlebihan, sebaiknya mengurangi kebiasaan tersebut. Keramas memang baik untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rambut, apalagi kulit kepala. Meskipun begitu, tidak dianjurkan untuk keramas setiap hari. Keramas setiap hari dapat membuat kulit kepala menjadi kering, gatal, dan mudah mengelupas.

Keramas yang baik, yaitu 3 hari hingga 5 hari sekali. Keramas dalam jeda waktu yang normal akan membantu kulit kepala mengontrol kelembapan kulit dan kandungan minyak di kulit, sehingga kulit kepala tidak akan terlalu kering dan mudah mengelupas.

Baca juga:  Info Kandungan & Manfaat Sabun Pepaya untuk Kulit

Selain itu, shampo yang digunakan setiap hari dapat mengikis permukaan kulit dan menyerap semua minyak di kulit kepala. Ini tentu tidak baik untuk kulit kepala Anda. Kulit kepala yang terkikis dan kehilangangan kadar minyak akan mudah kehilangan nutrisi juga. Sehingga, jika timbul ketombe di kulit kepala, akan sulit diatasi.

Mencuci rambut/keramas dengan shampo (sumber: independent.co.uk)

Mencuci rambut/keramas dengan shampo (sumber: independent.co.uk)

Penggunaan Produk Perawatan Rambut yang Salah

Bagi Anda yang terobsesi dengan rambut indah dan berkilau, sebaiknya Anda juga memperhatikan komposisi serta cara penggunaan produk perawatan rambut yang tepat. Jika Anda memiliki alergi terhadap salah satu bahan dalam produk, sebaiknya Anda tidak menggunakannya. Penggunaan produk perawatan rambut, seperti shampo, conditioner, hair mask, dan toner yang kurang tepat, dapat membuat kulit kepala gatal dan mengelupas.

Kulit gatal dan mengelupas dialami oleh beberapa orang yang tidak cocok memakai produk perawatan rambut, karena mereka alergi dengan bahan di dalamnya. Beberapa perawatan rambut terkadang juga menggunakan bahan kimia aktif yang membuat kulit kepala gatal. Tak jarang, banyak wanita mengeluh merasakan gatal akibat penggunaan produk tertentu.

Baca juga:  Diklaim Aman Digunakan Untuk Bayi, Bedak Egret Dijual Sekitar Harga Rp 15 Ribuan

Psoriasis

Penyebab lain kulit kepala gatal dan mengelupas, yaitu psoriasis. Ini merupakan sebuah kondisi ketika kulit mengalami gangguan sistem kekebalan. Kulit akan tumbuh terlalu cepat, sehingga mudah mengelupas. Kondisi kulit yang mudah mengelupas membuat orang merasakan gatal yang hebat di kulit kepala.

Pengelupasan akibat psoriasis ini tidak hanya terjadi di kulit kepala, tetapi juga bagian belakang leher dan telinga. Sebelum mengalami pengelupasan, kulit akan memerah dan bersisik, dan setelah itu kulit akan mengelupas serta mengalami penumpukan.

Dilansir dari Alodokter, menggaruk kulit kepala yang gatal akibat psoriasis dapat menyebabkan luka dan infeksi. Infeksi dapat menyebar dan membuat keadaan kulit kepala semakin parah. Untuk mengatasinya, pasien bisa menggunakan krim, gel, shampo anti-ketombe, salep, sulfur, asam salisilat, dan selenium sulfida.

cara, mengatasi, kulit, kepala, kering, penyebab, masalah, ganti, rambut, akar, batang, alat, pemanas, blow, sampo, krim, dokter, obat, oles, dermatitis, seboroik, eksim, gatal, sinar, matahari, cuci, keramas, psoriasis, dove, head & shoulders

Psoriasis pada kulit kepala (sumber: medicalnewstoday.com)

Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik dapat membuat kulit memerah, kering, bersisik, gatal, dan berketombe. Diduga, gangguan kulit yang satu ini disebabkan oleh peradangan pada kulit kepala yang berhubungan dengan psoriasis, dan jamur malassezia yang ada di kulit kepala. Gangguan penyakit tersebut akan berlangsung dalam jangka panjang dan terus kambuh.

Baca juga:  Kelainan Jantung pada Bayi Bisa Jadi Penyebab Ibu Mengalami Penyakit Jantung Setelah Melahirkan

Meskipun rasanya gatal dan sedikit panas, pasien yang mengalami dermatitis seboroik tidak dianjurkan untuk menggosok kulit kepala. Hal ini karena dapat menyebabkan luka, infeksi, dan rasa gatal serta sensasi panas yang semakin menyebar. Untuk mengatasinya, jika pasien masih berada dalam tahap awal, biasanya dokter akan menyarankan penggunaan shampo anti-ketombe. Berbeda jika penyakitnya sudah mulai parah, dokter akan memberikan resep berupa obat oles dan obat telan.

Itulah beberapa penyebab kulit kepala gatal dan mengelupas. Jika Anda mengalami gejala- gejala di atas, sebaiknya Anda segera mencari penyebabnya dan memeriksakan diri ke dokter kulit jika itu semakin parah.

[1] Apriyani, Delta & Marwiyah. 2014. Pengaruh Nanas (Ananas Comosus) terhadap Rambut Berketombe (Dandruff) pada Mahasiswa Pendidikan Tata Kecantikan. Journal of Beauty and Beauty Health Education Universitas Negeri Semarang, Vol. 3 (1): 1-8.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: