Kenali Vitiligo, Penyakit Kulit Belang di Seluruh Tubuh

Wanita mengalami vitiligo (sumber: medicalexpress.com)Wanita mengalami vitiligo (sumber: medicalexpress.com)

Penderita vitiligo kerap kali ‘mencuri perhatian’ masyarakat dari segi fisik. Memang, vitiligo adalah salah satu gangguan kulit yang gejalanya terbilang mencolok. Penyebab timbulnya vitiligo sebagai penyakit kulit ada bermacam-macam. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda bisa mengetahui cara mencegah dan pengobatannya.

Gejala Vitiligo

Vitiligo merupakan penyakit kulit dan membran mukosa kronis yang terjadi akibat destruksi melanosit, dengan karakteristik makula depigmentasi, faktor predisposisi multifaktorial, dan faktor pencetus. Prevalensi penyakit ini cukup tinggi, yaitu kisaran 1% dari seluruh orang di dunia.

Penyakit kulit tersebut banyak dialami oleh remaja mulai usia di bawah 20 tahun, meskipun pada beberapa kasus juga ditemukan vitiligo pada usia lanjut. Vitiligo memiliki beberapa predileksi, di antaranya periorificial, wajah, genital, membran mukosa, daerah ekstensor, tangan, dan kaki.[1]

Dilansir dari allure, vitiligo menyebabkan depigmentasi penuh pada kulit tubuh tertentu. Gangguan ini menyebabkan kulit kehilangan warna aslinya, yang menghasilkan bercak kulit lebih terang di bagian kulit manapun, termasuk kulit kepala dan wajah. Bercak kulit pada pasien vitiligo tidak hanya satu, tetapi bisa menjadi banyak dengan ukuran dan bentuk yang tidak beraturan.

Baca juga:  Info Lengkap Cara Memilih Bedak yang Mengandung SPF
Vitiligo pada kulit kaki (sumber: honestdocs.id)

Vitiligo pada kulit kaki (sumber: honestdocs.id)

Sifat penyakit atau gangguan vitiligo ini seumur hidup. Meskipun begitu, para penderita vitiligo tidak mendapatkan bercak tersebut saat mereka dilahirkan. Setelah berusia lebih dari 10 tahun, biasanya para pengidap vitiligo akan mendapati bagian tubuh yang warna kulitnya mulai pudar. Bercak putih akan lebih jelas dilihat sebelum mereka berusia 20 tahun dan dapat berkembang saat mereka mulai memasuki usia 20 tahunan.

Selain berubahnya warna kulit, vitiligo ditandai dengan perubahan warna atau hilangnya jaringan pada bulu mata, alis, rongga mulut, lapisan dalam bola mata atau retina, kekeringan pada kulit, dan berkurangnya selaput lendir. Dalam beberapa kasus yang ditemui, vitiligo dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan perubahan penglihatan.

Dalam dunia medis, vitiligo dikenal memiliki banyak jenis dengan tanda-tanda dan gejala yang berbeda. Ada vitiligo yang ditandai dengan gejala munculnya bercak secara bersamaan dan banyak, ada juga yang ditandai dengan satu bercak pada tubuh. Meskipun begitu, secara umum, gejala vitiligo ditandai dengan adanya perubahan warna kulit yang muncul secara simetris berupa bintik-bintik yang dapat ditemukan di lengan kiri dan kanan. Melihat gejala pada pasien vitiligo, lalu apa penyebabnya?

Baca juga:  Perawatan Wajah Yang Berjerawat Dengan Wardah Acne Series

Penyebab Vitiligo

Penyebab vitiligo secara umum berkaitan dengan melanosit dan sel pigmen kulit. Bercak putih dapat timbul ketika gangguan mulai menyerang melanosit pada kulit, rambut, mata, telinga bagian dalam, dan selaput lendir. Ini menyebabkan melanosit sebagai sel penghasil pigmen yang ada di lapisan kulit bekerja di area yang terpisah. Sehingga, timbul bercak putih di kulit.

Faktor lain yang menyebabkan gejala melanosit timbul, yaitu kondisi autoimun yang terkait dengan cacat pada melanosit dan terganggunya fungsi melanosit. Karena salah satu penyebab timbulnya gejala vitiligo adalah autoimun, maka tak jarang para pasien pengidap vitiligo disarankan untuk menjalani skrining terkait dengan penyakit autoimun lainnya, yakni penyakit tiroid, anemia, dan diabetes.

Selain itu, pada beberapa kasus, dilaporkan vitiligo disebabkan oleh trauma pada kulit akibat sengatan matahari. Oleh karena itu, sebaiknya Anda selalu melindungi kulit dari sengatan matahari. Selain dengan menggunakan sunscreen dan sunblock, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah vitiligo.

Oles krim obat vitiligo (sumber: newatlas.com)

Oles krim obat vitiligo (sumber: newatlas.com)

Cara Mencegah dan Mengobati Vitiligo

Untuk mencegah vitiligo, pastinya Anda harus hidup sehat dengan memperhatikan dan meningkatkan daya tahan tubuh, serta mengonsumsi makanan yang bergizi. Sebaiknya, Anda menjauhi makanan yang mengandung zat beracun atau yang bersifat karsinogen. Selain makanan tersebut dapat menyebabkan vitiligo, juga dapat menyebabkan kanker kulit.

Baca juga:  Review Lengkap & Perbandingan Produk Acne Blemish Treatment Jafra Vs Nu Skin

Vitiligo ringan dapat diobati dengan cara mengoleskan obat topikal seperti steroid dari dokter atau melakukan terapi cahaya atau laser. Kebanyakan pasien akan memilih mengoleskan krim topikal daripada melakukan laser. Ini karena harga obat lebih murah dan praktis dibanding treatment seperti itu.

Pada kasus vitiligo yang parah dengan tanda bercak putih di sekujur tubuh, dokter akan menyarankan pasiennya untuk melakukan terapi laser dan terapi UV. Untuk melakukan prosedur tersebut, pasien diwajibkan datang ke klinik sebanyak 3 kali setiap minggu dalam jangka panjang. Pengobatan seperti ini akan memakan waktu selama berbulan-bulan, tergantung dari banyaknya bercak yang muncul di kulit.

[1] Rika, Lukas & Hendra Tarigan Sibero. 2015. Vitiligo. Juke Unila, Vol. 5(9): 94-103.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: