Penyebab & Cara Mengatasi Kulit Kering pada Bayi

Penyebab Kulit Kering pada Bayi Penyebab Kulit Kering pada Bayi

Bayi memang memiliki kulit yang cenderung lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Oleh sebab itu, beberapa orang tua mungkin akan merasa sangat khawatir saat buah hati mereka mengalami kulit kering, kasar, hingga mengelupas di beberapa area tubuh, entah itu tangan, punggung, wajah, atau area-area tubuh lainnya.

Kulit Kering pada Bayi

Kulit Kering pada Bayi

Kondisi kulit kering tersebut memang bukan terjadi tanpa sebab. Setidaknya ada beberapa hal yang menjadi ‘biang keladi’ mengapa kulit bayi Anda kering dan bersisik. Berikut ini informasi lengkap seputar penyebab dan cara mengatasi kulit kering pada bayi.

Penyebab Kulit Kering Bayi

Seperti halnya kulit orang dewasa, kulit bayi pun bisa kering, bersisik, hingga terkelupas. Terlebih karena kulit bayi cenderung lebih sensitif terhadap perubahan lingkungan. Biasanya kulit bayi menjadi kering lantaran kadar air di bagian kulit terluarnya atau epidermis berkurang. Penyebab kondisi tersebut antara lain:

Cara Mengatasi Kulit Kering pada Bayi

Cara Mengatasi Kulit Kering pada Bayi

  • Lingkungan. Suhu lingkungan sangat berpengaruh terhadap kesehatan kulit Anda maupun kulit bayi. Lingkungan yang panas dan kering bisa menyebabkan kulit kehilangan kelembapannya. Pemakaian penyejuk ruangan atau air conditioner (AC) pun termasuk salah satu hal yang bisa menyebabkan kulit kering pada bayi.
  • Salah memilih sabun. Hal ini memang sangat lumrah terjadi pada para wanita yang baru saja menjadi ibu. Sabun mandi untuk bayi seharusnya memang berasal dari produk yang memang dikhususkan untuk bayi. Pastikan memilihnya secara cermat serta memiliki formula hypoallergenic dan berfungsi untuk melembapkan kulit. Sebab salah pilih sabun mandi dapat menyebabkan kulit buah hati Anda menjadi kering. Beberapa bayi kemungkinan kurang cocok dengan jenis produk sabun tertentu.
  • Masalah kulit lainnya. Salah satu permasalahan yang mungkin dialami oleh bayi adalah eksim. Eksim dapat menjadi penyebab kulit bayi Anda menjadi kering dan mengelupas. Eksim sendiri adalah masalah kulit yang sering terjadi pada bayi dan anak-anak karena alergi terhadap makanan, asma, demam, alergi lingkungan, atau karena riwayat penyakit keluarga.
  • Kelenjar keringat bayi yang belum berkembang sempurna. Seperti kita ketahui, saat masih bayi organ-organ tubuh si kecil termasuk kelenjar keringatnya pun belum berkembang secara sempurna, sehingga kulit bayi Anda belum dapat beradaptasi dengan baik saat menghadapi udara yang kering, terlalu panas, atau terlalu dingin.

Cara Mengatasi Kulit Kering pada Bayi

  1. Jangan memandikan bayi terlalu lama. Kulit bayi bisa menjadi kering akibat Anda memandikannya terlalu lama. Si kecil mungkin akan merasa senang saat Anda membiarkannya bermain air cukup lama. Akan tetapi jika Anda bermain air dengannya terlalu lamar justru akan membuat kulit bayi lebih mudah kering. Setidaknya batasi waktu mandi bayi Anda sekitar 10 menit saja menggunakan air hangat dan sabun mandi yang tak mengandung terlalu banyak bahan kimia tambahan seperti parfum, detergen, atau pengawet.
  2. Pakai pelembap setelah mandi. Seperti pada orang dewasa, sebaiknya bayi pun diolesi pelembap usai mandi. Setelah keluar dari bak mandi, keringkan badan bayi dengan handuk yang lembut, kemudian segera oleskan pelembap ke seluruh tubuhnya, mulai dari tangan, punggung, kaki, paha, hingga wajah. Namun jika kulitnya sangat kering, Anda bisa menambah intensitas memberikan pelembap termasuk saat ia sedang bermain.
  3. Beri cairan yang cukup. Selain merawat kulit sang buah hati dari luar, Anda sebagai ibu juga wajib merawat kulitnya dari dalam. Supaya kulit bayi Anda tidak ‘kehausan’, Anda sebaiknya berikan asupan cairan yang cukup. Apabila bayi Anda masih dalam masa pemberian ASI eksklusif, sebaiknya berikan ASI selama 6 bulan. Namun jika sudah lebih dari itu, maka Anda bisa memberikan air atau asupan cairan dalam bentuk lainnya.
  4. Mandikan dengan air yang suam-suam kuku. Saat memandikan bayi, sebaiknya jangan menggunakan air yang terlalu panas, sebab hal itu justru akan membuat kulit buah hati Anda semakin kering.
  5. Berikan perlindungan pada bayi. Tak hanya pelembab, jika Anda hendak mengajak bayi berenang dalam kolam renang atau pergi ke pantai, sebaiknya aplikasikan tabir surya atau sunblock yang memang khusus untuk bayi dan anak-anak supaya kulitnya terlindungi dari paparan sinar matahari yang berpotensi membuat kulit bayi kering dan mengelupas.
  6. Lakukan perawatan pada bayi usai bermain di kolam renang atau pantai. Apabila Anda mengajak si kecil bermain di kolam atau pantai, pastikan untuk membilas tubuhnya dengan air bersih untuk membersihkan sisa-sisa klorin dan garam yang mungkin masih melekat di tubuh si kecil.
  7. Hindari penggunaan bahan-bahan yang bisa memicu kulit kering. Ada beberapa bahan yang mungkin dapat menjadi pemicu kulit kering, seperti parfum atau sabun yang terlalu banyak busanya. Nah, bila kulit bayi Anda kering, sebaiknya hindari menggunakan peralatan mandi dan bedak yang mengandung terlalu banyak parfum. Pertimbangkan pula untuk meminimalisir penggunaan sabun cuci yang terlalu wangi karena hal itu juga bisa memicu kulit kering. Apabila kulit bayi Anda cukup sensitif, usahakan untuk membilas baju-bajunya yang telah dicuci sebanyak 2 kali.
  8. Jangan menggunakan pakaian bayi yang terlalu ketak. Pemakaian baju yang terlalu ketat akan membuat bayi Anda kesulitan bernapas, demikian pula dengan kulitnya.

Apabila Anda sudah melakukan berbagai cara, baik dari memakai produk pelembab, cream, atau cara-cara tradisional, namun masih belum berhasil menghilangkan kulit kering pada bayi, sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat seputar kulitnya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: