Anak Suka Pilih-Pilih Makanan? Ini Penyebab dan Bahayanya

Makanan yang di sukai Anak - raisingchildren.net.auMakanan yang di sukai Anak - raisingchildren.net.au

Salah satu tingkah laku anak-anak yang kerap bikin resah banyak orang tua adalah pemilih makanan. Pilih-pilih makanan sendiri merupakan sebuah perilaku yang umum dan bukan tanpa sebab. Ada banyak faktor yang membuat anak-anak merasa suka atau tidak suka dengan hidangan yang akan mereka santap.

Bahaya Pilih-Pilih Makanan pada Anak

Anak-anak merupakan individu yang unik, karena mereka memiliki tahapan tumbuh kembang sesuai dengan tahapan usia. Pilih-pilih makanan adalah salah satu hal yang menjadi tanda bahwa mereka telah berkembang dan tumbuh. Hal ini karena indera perasa mereka sudah berfungsi dengan baik dan memiliki sensitivitas yang tinggi.

Prevalensi kejadian pilih-pilih makanan pada anak usia 1 hingga 3 tahun saat ini masih tinggi. Karena, menjadi picky eater (pilih-pilih makan) adalah bagian dari fase hidup seorang toddler dan itu normal. Dalam masa pertumbuhan, anak mengembangkan kebutuhan fisiologis untuk lebih banyak nutrisi yang diikuti dengan tahap neophobia. Neopobhia sendiri adalah keengganan untuk mencoba makanan baru atau tidak familiar dengan dirinya.

Berdasarkan sebuah penelitian, picky eater terjadi pada usia 2,5 hingga 4,5 tahun dan berisiko dua kali lebih besar untuk memiliki berat badan rendah di usia 4,5 tahun dibanding dengan anak yang bukan picky eater. Selain itu, anak yang pilih-pilih makanan dalam waktu lama akan mengalami gangguan pertumbuhan, yang ditandai dengan berat badan dan tinggi badan kurang. Selain itu, picky eater menyebabkan proses pertumbuhan dan perkembangan menjadi terhambat.

Baca juga:  Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Pada Bayi & Anak
Anak Suka Pilih-Pilih Makanan - michaelfraietta.com

Anak Suka Pilih-Pilih Makanan – michaelfraietta.com

Penyebab picky eater tersebut tentu membuat setiap orang tua khawatir dengan anaknya. Apalagi jika anak-anak lebih suka memilih makanan dengan MSG atau daging saja. Padahal sayur dan buah sangat baik untuk tumbuh kembang mereka.

Jika sikap pilih-pilih makanan pada anak terus dibiarkan, ini bisa menjadi kebiasaan yang akan dibawa hingga dewasa. Mungkin sebagian anak-anak hanya akan mengalami picky eater di usia toddler, tapi banyak juga orang dewasa yang suka pilih-pilih makanan.[1] Untuk mengatasi tingkah laku mereka agar tidak terbawa hingga dewasa, pastikan Anda mengetahui penyebab picky eater.

Penyebab Anak Suka Pilih-Pilih Makanan

Dilansir dari Health Harvard Publishing, ada banyak penyebab mengapa anak Anda adalah picky eater, dan penyebab pada tiap anak akan berbeda-beda. Untuk itu, Anda perlu melakukan pendekatan secara emosional pada anak Anda. Tanyakan pada mereka, kenapa mereka cenderung memilih makanan dengan nada yang halus dan lembut.

Baca juga:  Tips Puasa Yang Aman Untuk Penderita Sakit Maag

Cobalah untuk mendengarkan jawaban mereka dengan saksama dan berikan sedikit pujian untuk membuat mereka lebih banyak berbicara. Setelah Anda mengetahui alasan mereka tidak menyukai makanan yang bergizi, jelaskan pada mereka mengenai manfaat makanan yang tidak mereka sukai. Mungkin anak Anda akan berusaha mengelak, namun percayalah, dengan kesabaran dan penuh kasih sayang, anak-anak akan memertimbangkannya.

Secara umum, anak-anak suka memilih-milih makanan karena tahu rasa dan bentuknya. Contohnya, untuk anak-anak yang tidak suka sayuran, biasanya mereka akan mengatakan bahwa sayuran memiliki rasa yang pahit dengan bentuk tidak menarik. Selain rasa dan bentuk, tekstur makanan juga berpengaruh pada lidah mereka. Anak-anak yang tidak suka dengan daging, mungkin akan berkata jika daging rasanya keras dan susah untuk ditelan.

Penyebab Anak Suka Pilih-Pilih Makanan - www.nokidhungry.org

Penyebab Anak Suka Pilih-Pilih Makanan – www.nokidhungry.org

Untuk mengatasi picky eater pada anak-anak yang mengeluh karena rasa, bentuk, dan tekstur makanan, tampaknya Anda harus memutar otak dan berinovasi. Pelajari berbagai macam cara maupun teknik untuk mengubah bentuk, rasa, dan tekstur pada makanan. Ini akan membantu Anda membuat makanan sehat yang tadinya tidak disukai anak-anak berubah menjadi makanan favorit mereka.

Baca juga:  5 Kelebihan Homeschooling Dibandingkan Pendidikan Formal

Penyebab lain kebiasaan pilih-pilih makanan pada anak adalah trauma. Anak-anak memiliki hati yang lembut dan sensitif, bisa dibilang bahwa mereka memiliki tingkat emosi yang lebih tinggi dibanding orang dewasa. Sehingga, tak heran jika makanan pun bisa menjadi salah satu penyebab mereka trauma.

Jika anak Anda memiliki trauma pada makanan, sebaiknya Anda membantunya untuk melupakan trauma tersebut. Ubahlah rasa trauma pada anak menjadi rasa yang menyenangkan. Sebagai contoh, jika anak Anda merasa trauma dengan sayuran, cobalah untuk menceritakan hal-hal menarik atau lucu dari setiap sayuran yang ada. Buat mereka menjadi tertarik untuk mencicipi hidangan sayuran yang ada dalam cerita Anda.

[1] Yulis, Zuhrotul Eka & Muhammad Ali Hamid. 2016. Analisis Pilih Pilih Makanan pada Anak Usia 1 sampai 3 Tahun di Desa Suci Kabupaten Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ipteks, Vol. 2(2): 82-89.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: