Waspada, Ini Jenis Penyakit Kulit Kepala yang Mengelupas Mirip Borok

Kebiasaan Menggaruk Kepala - www.glamour.comKebiasaan Menggaruk Kepala - www.glamour.com

Pernahkah anda melihat ketombe di kulit kepala, namun bentuknya mirip luka atau borok? Jika iya, ini adalah salah satu jenis gangguan kulit kepala yang serius. Kulit kepala yang mengelupas seperti borok tersebut tentu harus segera diobati agar tidak semakin bertambah parah. Lalu, apa saja penyakit kulit yang memiliki diagnosis tersebut?

Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah salah satu jenis penyakit kulit yang tidak menular, dan seringkali terjadi di bagian kulit kepala. Dermatitis seboroik memiliki hubungan erat dengan tingkat keaktifan kelenjar minyak. Kelenjar minyak tersebut aktif pada bayi baru lahir, kemudian menjadi tidak aktif selama 9 hingga 12 tahun akibat stimulasi hormon androgen dari ibu terhenti.

Kelenjar minyak dapat aktif kembali dan menjadi puncak terjadinya dermatitis seboroik saat pasien memasuki usia 18 hingga 40 tahun. Selain itu, dermatitis seboroik dipengaruhi oleh faktor ras atau genetik, iklim, dan keadaan lingkungan yang kurang bersih atau cenderung panas dan lembap.

Penyakit dermatitis seboroik dapat meningkat dan semakin meradang jika terpapar panas secara berlebihan. Dermatitis seboroik yang dibiarkan dan tidak segera diatasi, dapat menyebabkan rambut rontok, kulit kepala mengelupas, hingga luka seperti borok. Selain itu, penyakit kulit ini juga dapat menyebar hingga ke bagian telinga dan dahi atau biasa disebut dengan corona seboroik. Pada tingkat yang lebih lanjut, dermatitis seboroik dapat menimbulkan infeksi bakteri dan berminyak.[1]

Baca juga:  Yang Harus Anda Lakukan Saat Alami Pelecehan Seksual

Dilansir dari alodokter, gejala dermatitis seboroik yang paling umum, yaitu kulit kemerahan, gatal, bersisik, mengelupas, ruam berbentuk bulat atau oval, dan luka akibat digaruk. Untuk mengatasinya, pasien harus sering mencuci rambutnya dengan shampoo anti ketombe yang dijual bebas di pasaran. Selain itu, pasien dapat menggunakan shampoo dengan kandungan selenium sulfide, asam salisilat, sodium sulfacetamide, atau sulfur. Jika dermatitis seboroik tak kunjung reda, Anda bisa mengunjungi dokter kulit. Biasanya, dokter akan meresepkan obat oles antibakteri atau antijamur, seperti clotrimazole.

Penyakit Kulit Kepala - www.healthline.com

Penyakit Kulit Kepala – www.healthline.com

Iritasi Kulit Kepala

Selain karena eksim atau dermatitis seboroik, iritasi kulit kepala juga bisa menyebabkan kulit mengelupas seperti borok. Pada awalnya, iritasi pada kulit kepala mungkin akan terlihat biasa dan hanya seperti ketombe. Namun, jika dibiarkan, akan tidak baik bagi kesehatan dan keindahan rambut.

Baca juga:  Kontroversi Larangan Pemakaian Niqab Dan Burqa di Beberapa Negara

Iritasi kulit kepala biasanya disebabkan oleh penggunaan produk perawatan rambut yang kurang tepat atau tidak cocok. Biasanya, ini terjadi setelah sehari atau dua hari menggunakan produk perawatan rambut. Iritasi kulit juga dapat terjadi jika Anda memiliki alergi atau hipersensitif terhadap bahan kosmetik rambut.

Iritasi akan ditandai dengan rasa gatal ringan pada kulit kepala hingga bersisik dan pengelupasan. Pada tahap lanjut, jika Anda masih menggunakan produk yang mengiritasi kulit, maka akan menimbulkan ruam dan sensasi panas.

Pasien yang mengalami iritasi pada kulit kepala tidak disarankan untuk menggaruk kulit kepalanya jika gatal. Menggaruk kulit kepala hanya akan memperparah gejala iritasi, bahkan bisa menyebabkan luka. Luka pada kulit kepala akan terlihat seperti borok, dan biasanya membutuhkan waktu cukup lama untuk menyembuhkannnya.

Selain itu, tangan dengan kuku yang tidak higienis juga menjadi salah satu penyebab penyebaran gejala iritasi. Kuku pada tangan yang mengandung bakteri atau kotoran, dapat mengontaminasi luka di kulit kepala. Akibatnya, borok akan bertambah parah dan bernanah.

Ketombe di Kulit Kepala - www.phshairscience.com

Ketombe di Kulit Kepala – www.phshairscience.com

Untuk mengatasinya, pasien harus segera pergi ke dokter kulit dan mendapatkan perawatan. Sebelum itu terjadi, alangkah baiknya jika pasien berhenti menggunakan produk perawatan rambut. Selain itu, untuk menghentikan gejala iritasi, pasien harus mencuci rambutnya hingga bersih dengan shampoo khusus yang tidak mengandung bahan iritan.

Baca juga:  Rangkaian Produk La Tulipe Acne Series Untuk Jerawat, Mulai Urutan Pemakaian Hingga Testimoni Konsumen

Biasanya dokter akan menyarankan penggunaan obat tipikal dan obat antibiotik, jika kondisinya terlalu parah. Namun, jika iritasinya masih ringan dan dapat diatasi tanpa obat, dokter akan menyarankan penggunaan shampoo herbal tanpa bahan kimia.

Itulah penyakit kulit yang dapat membuat kulit kepala mengelupas seperti borok. Agar tidak terkena penyakit di atas, lakukan pencegahan penyakit. Anda bisa mencegah dengan mencuci rambut secara rutin dan tidak menggunakan produk perawatan rambut berbahaya. Akan lebih baik lagi jika Anda melakukan perawatan rambut dengan produk yang manfaatnya sudah teruji secara klinis.

[1] Silvia, Eka & Yunita Sari Tanjung. 2014. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Kejadian Dermatitis Seboroik Berdasarkan Letak Lokasi Lesi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Abdul Moeloek. Jurnal Medika Malahayati, Vol. 1(4): 152-157.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: