Alasan dan Manfaat Pentingnya Terapi Walaupun Hati Sedang Bahagia

Ilustrasi: terapi meditasi untuk kesehatan jiwa (sumber: psychiatryadvisor.com) Ilustrasi: terapi meditasi untuk kesehatan jiwa (sumber: psychiatryadvisor.com)

Tampaknya sangat penting bagi kita untuk memperhatikan kesehatan, tidak hanya kesehatan tubuh saja tetapi juga kesehatan pikiran dan jiwa. Sangat mudah untuk melakukan perawatan dan menjaga kesehatan tubuh yaitu dengan melakukan pola hidup sehat. Namun, berbeda dengan merawat dan menjaga kesehatan pikiran serta jiwa di mana setiap orang memiliki permasalahan dan kondisi berbeda. Untuk itu ada sebuah solusi yang bisa dilakukan dalam merawat dan menjaga kesehatan pikiran serta jiwa dengan melakukan terapi walaupun hati Anda bahagia. Ini dilakukan sebagai salah satu pencegahan gangguan terhadap pikiran dan jiwa.

Dan sebagai tindak pencegahan, bisa dilakukan terapi ringan namun jika seseorang sudah memiliki gangguan pikiran maupun jiwa, seperti depresi berat maka harus dilakukan terapi lebih lanjut. Sebuah kasus mencengangkan rupanya datang dari seorang gadis di mana awalnya ia benar-benar merasa depresi. Dilansir dari allure.com, seorang gadis bernama Keah Brown tampaknya mengalami masa sulit saat ia pertama kali duduk di bangku kuliah. Keah mengaku bahwa dirinya mengalami masa sulit dan saat itu juga ia mengunjungi sebuah klinik terapi terletak di dekat kampusnya.

Awalnya Keah hanya mengalami gejala stres ringan dimana gejala ini berlanjut hingga menjadi depresi berat, ia juga merasa bahwa dirinya sudah tidak mampu untuk bertahan hidup lebih lama bahkan hanya sekadar bangun dari tempat tidurnya pun dirasa sangat sulit. Dalam hal ini, untuk memahami lebih lanjut mengenai tingkat depresi yang dialami oleh Keah maka seorang petugas klinik memberinya beberapa pertanyaan.

Beberapa pertanyaan tersebut, “Apakah ia pernah memiliki pikiran untuk melakukan bunuh diri?” Dan beberapa pertanyaan berikutnya yaitu, “Apakah ia pernah mengalami gangguan terhadap nafsu makan?” lalu masih banyak lagi. Semua pertanyaan tersebut tentunya sangat signifikan, namun Keah tidak menjawab semua pertanyaan yang ada dengan jujur seperti seharusnya.

Adapun alasan mengapa Keah tidak menjawab semua pertanyaan tersebut dengan benar karena ia ingin mengetahui profesionalitas para pekerja di klinik tersebut dan ia juga tidak ingin mendapatkan sebuah terapi dari seorang pekerja yang ragu-ragu untuk membantu mengatasi masalahnya.

Alasan Mengapa Terapi itu Penting

Ilustrasi: tekanan hidup membikin stress (sumber: medicalnewstoday.com)

Ilustrasi: tekanan hidup membikin stress (sumber: medicalnewstoday.com)

Dari kasus yang dialami oleh Keah, seorang terapis mengatakan, “Saya percaya bahwa setiap orang memiliki potensi untuk menjadi depresi, oleh karena itu sangat penting bagi setiap individu melakukan terapi setidaknya setiap 6 atau 8 bulan sekali.” Dan ia juga menyimpulkan bahwa tidak seharusnya seorang pasien ragu untuk menunjukkan perasaannya dengan jujur kepada terapis untuk pertama kalinya. Hal ini karena sangat penting bagi seorang terapi mengetahui seberapa jauh tingkat depresi pasiennya.

Tentunya kasus yang dialami oleh Keah tidak sedikit, banyak sekali orang mengalami hal yang sama dan depresi seseorang juga dapat disebabkan oleh banyak hal. Dalam menjalani sebuah kehidupan, seorang manusia pasti mengalami hal berbeda antara satu dengan lainnya. Depresi yang dirasakan oleh sebagian besar orang saat ini dapat dilihat dari latar belakang permasalahan hidup mereka. 

Dan dalam hal ini banyak sekali orang tidak sadar bahwa beberapa hal seperti latar belakang keluarga tidak harmonis, kekerasan dalam pertemanan, kekerasan dalam rumah tangga, dan berbagai macam masalah yang menumpuk lalu dibiarkan, dapat membuat orang menjadi depresi. Bila depresi yang ada ini dibiarkan begitu saja, maka seseorang bisa mengalami rasa gelisah lebih, gangguan kejiwaan, bahkan halusinasi. Jika ini sudah terjadi maka salah satu solusinya yaitu dengan mendatangi rumah sakit jiwa.

Melihat kembali pada kasus yang dialami oleh Keah, tampaknya rasa depresi yang ia alami karena masa lalunya. Di mana ia tidak bisa bebas merasakan hidup dan merasa gelisah terhadap warna kulitnya yang cenderung lebih gelap daripada orang di sekelilingnya. Tidak hanya itu, tampaknya lingkungan sosial juga tidak bisa ramah kepada orang dengan perbedaan warna kulit, dan rasa ketidakpercayaan dirinya terhadap diri sendiri menjadi racun pikiran. Dan untuk itulah, Keah melakukan terapi secara berkala hingga depresi yang ia rasakan hilang. 

Manfaat Terapi yang Perlu Anda Ketahui

Ilustrasi: terapi meditasi untuk kesehatan jiwa (sumber: classpass.com)

Ilustrasi: terapi meditasi untuk kesehatan jiwa (sumber: classpass.com)

Banyak sekali orang merasakan dan memiliki pengalaman yang sama dengan Keah namun mereka tidak begitu paham bagaimana cara mengatasinya dan mencegahnya. Sebagai solusi tepat tentunya mengunjungi psikiater dan melakukan terapi adalah hal yang wajar bagi orang dengan kondisi gangguan pikiran maupun mental.

Namun terapi nyatanya juga sangat penting dilakukan walaupun kondisi hati Anda sedang bahagia, selain untuk mencegah gangguan mental seperti stres, depresi dan penyakit gangguan mental lain ada beberapa manfaat bisa Anda rasakan ketika melakukan terapi. Manfaat pertama yaitu anda akan mengenal penghalang rasa bahagia dalam diri anda. Jika anda mengenal penghalang tersebut maka sebuah solusi baik untuk menghindari atau mengatasi penghalang tersebut. Sehingga anda akan selalu merasa bahagia dan terhindar dari penyakit mental serta gangguan kejiwaan.

Adapun manfaat berikutnya dari melakukan terapi dalam kondisi hati bahagia yaitu, meningkatkan kestabilan emosi. Sebagian besar orang mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi walaupun mereka sedang bahagia dan tidak mengalami depresi. Hal ini karena sebagian besar orang memiliki pemahaman berbeda dalam mengatasi hidup dan permasalahannya, sehingga mereka pun akan secara sembarangan dalam mengungkapkan emosi tanpa memperhatikan keseimbangan. Padahal, keseimbangan emosi sangat penting dan juga memiliki pengaruh besar terhadap kondisi kesehatan fisik.

Apabila seseorang tidak memiliki kestabilan emosi, maka fisiknya akan rentan terhadap beberapa macam penyakit dan sering sakit-sakitan. Untuk itu sangat penting melakukan terapi secara berkala.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: