Kenali Penggunaan Probiotik untuk Kesehatan Pencernaan

Probiotik Merupakan Kandungan Zat di dalam Yoghurt - www.splendidtable.org

Probiotik merupakan salah satu kandungan zat yang biasanya kita temukan pada bahan makanan fermentasi, seperti yoghurt dan susu fermentasi. Penggunaannya yang baik menjadi salah satu alasan orang sering mengonsumsi makanan tersebut. Tidak hanya terasa lezat, makanan dengan kandungan probiotik juga baik untuk kesehatan pencernaan, khususnya usus. Probiotik sendiri terbentuk akibat adanya bakteri pada bahan makanan fermentasi yang terbuat dari susu.  

Probiotik yang Cocok untuk Pencernaan Anda

Triliunan mikroba, termasuk bakteri, virus, dan lainnya dapat membentuk mikrobioma dalam tubuh manusia. Ini, merupakan sebuah ekosistem kompleks di dalam tubuh kita dan merupakan bagian dari diri kita, sama seperti organ vital kita. Steven Finkel, seorang profesor ilmu biologi di USC Dornsife dan seorang ahli fisiologi bakteri, genetika, dan evolusi, menceritakan kisah seorang anggota keluarga dekat yang memiliki masalah kesehatan.

“Dia pergi dan membeli beberapa jenis yoghurt yang berbeda sebelumnya,” katanya. “Yoghurt pertama, sebut saja Yogurt A, yang membuatnya mengalami konstipasi, dan Yogurt B memberinya diare. Sementara, Yogurt C membuatnya merasa lebih baik dan tidak terjadi apapun pada pencernaannya.”

Ini ada hubungannya dengan mikrobioma manusia, sejumlah besar mikroba yang hidup di dalam diri kita masing-masing. Mikrobioma ini terdiri sekitar 100 triliun mikroba dan mencakup ribuan spesies berbeda.

Kandungan Probiotik di dalam Susu Fermentasi - www.cleaneatingmag.com

Kandungan Probiotik di dalam Susu Fermentasi – www.cleaneatingmag.com

Mikrobioma sendiri termasuk salah satu jenis bakteri, dan bakteri tampaknya mendapat perhatian paling besar di media berita bahkan dalam komunitas peneliti. Secara keseluruhan, jumlah bakteri ini melebihi jumlah inangnya. Untuk setiap sel manusia, setidaknya ada tiga mikroba, dan untuk setiap gen manusia, 200 gen mikroba.

Organisme kecil ini, rata-rata sekitar 10 kali lebih kecil dari rata-rata sel manusia, yang sama sekali bukan freeloaders. Mereka merupakan bagian integral dari organisme manusia dan memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap fungsi dan kesejahteraan tubuh. Bahkan, beberapa ilmuwan menyebut microbiome sebagai organ pendukung lainnya.

Sebagian besar, jika tidak semua, area dalam tubuh, seperti kulit, mulut, sinus, saluran reproduksi, telah menampung mikrobioma mereka sendiri, tetapi yang paling banyak dipelajari adalah usus. Nah, salah satu mikrobioma yang berkaitan dengan usus dan dipelajari, yaitu probiotik. Ini adalah organisme hidup, termasuk kultur lactobacillus aktif dalam anekdot yogurt Finkel, yang dicerna dengan tujuan memengaruhi mikrobioma usus. Tujuannya adalah untuk menghasilkan manfaat positif seperti pencernaan yang lebih stabil, penurunan berat badan, dan kesehatan mental yang lebih baik.

Microbiome adalah sistem yang kompleks dan dinamis serta unik bagi setiap individu selayaknya sidik jari. Apa yang berhasil untuk satu orang sama sekali tidak dijamin untuk bekerja pada orang lain. Misalnya, kerabat Finkel merekomendasikan Yogurt C kepada temannya, dan itu menjadi bumerang, membuat teman itu merasa tidak enak. Memastikan hasil positif untuk setiap individu tertentu ketika menelan probiotik, saat ini, hampir mustahil.

Namun, ada semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa bermain-main dengan ekologi mikroba tubuh dapat digunakan untuk memengaruhi kesehatan. Sebagai contoh, terkait kasus berat badan. Dalam sebuah studi penting 2013 yang diterbitkan dalam Science, sebuah tim yang dipimpin oleh para peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Washington memindahkan sampel mikrobioma usus dari pasien yang kembar dengan keadaan berat badan berbeda. Percobaan ini dilakukan pada tikus putih agar hasilnya lebih akurat.

“Tikus yang menerima transfer microbiome menunjukkan beberapa disfungsi metabolisme,” kata Scott Kanoski, profesor ilmu biologi di USC Dornsife. “Itu adalah salah satu temuan awal yang besar.”

Kanoski, seorang ahli saraf, mempelajari bagaimana tubuh dan otak berinteraksi untuk memengaruhi asupan makanan dan berat badan. Laboratoriumnya telah menghasilkan hasil yang menunjukkan hubungan potensial antara mikrobioma usus dan fungsi otak. Sebagai contoh, mereka menemukan bahwa tikus yang menenggak minuman manis selama periode perkembangan awal dalam hidupnya menderita gangguan belajar dan ingatan. Eksperimen kemudian menunjukkan minuman yang sama menyebabkan perubahan pada microbiome tikus. “Kami sedang mencoba untuk menentukan apakah perubahan-perubahan dalam microbiome mungkin secara fungsional terkait dengan defisit memori yang terkait dengan konsumsi gula,” kata Kanoski.

Yoghurt salah satu Makanan yang Mengandung Probiotik - www.seriouseats.com

Yoghurt salah satu Makanan yang Mengandung Probiotik – www.seriouseats.com

Bahkan, jika tautan terbukti valid, para peneliti dan pedagang probiotik masih jauh dari sebuah pemahaman mengenai cara memanipulasi microbiome untuk menghasilkan efek yang diinginkan. Ribuan spesies berinteraksi satu sama lain, inangnya dan lingkungan mikro di sekitarnya membuat hasil prediksi sulit untuk dikatakan. Tetapi, para ilmuwan membuat terobosan. Ini juga untuk menentukan probiotik jenis apa yang cocok untuk masing-masing individu saat ini. 

Teknologi untuk mendefinisikan microbiome dan mengidentifikasi spesies yang terlibat dalam susunan genetik merek, sebenarnya ini telah tersedia selama bertahun-tahun. Hanya, cara-cara memproses informasi dengan cara yang berarti masih luput dari para ilmuwan. Untuk mengatasinya, ada baiknya jika Anda tidak sembarangan mengonsumsi asupan probiotik.

Bisa jadi makanan berprobiotik tertentu cocok untuk orang lain, sedangkan hasilnya akan berbeda untuk Anda. Anda juga perlu melakukan uji probiotik terlebih dahulu. Jika Anda tidak cocok dengan makanan berprobiotik, maka akan lebih baik jika Anda menghentikan penggunaan. Seperti pada kasus di atas, Anda bisa segera menghubungi dokter jika merasa ada hal yang janggal pada tubuh Anda setelah mengonsumsi makanan tertentu dengan kandungan probiotik. Beberapa orang terkadang merasa mual dan diare jika tidak bisa menerima asupan probiotik tertentu.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: