Manfaat dan Tips Penggunaan Cuka Apel untuk Wajah

Cuka apelCuka apel

Dalam penggunaannya, cuka apel tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tubuh atau diet, tetapi sebagai bahan perawatan kulit dan sudah banyak orang yang merekomendasikannya. Bahan ini diklaim mampu meredakan berbagai permasalahan kulit, antara lain bruntusan, jerawat, dan flek hitam. Meskipun begitu, Anda perlu mengetahui cara yang tepat memakai cuka apel untuk wajah, karena bahan ini terbilang cukup berbahaya dan bisa menimbulkan efek samping.

Manfaat Cuka Apel untuk Wajah

Cuka apel merupakan salah satu contoh produk pangan fungsional yang dkembangkan oleh beberapa industri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk kesehatan dan pangan. Cuka apel, atau biasa disebut dengan apple cider vinegar, adalah hasil fermentasi buah apel dengan khamir dan bakteri asam asetat.

Dalam pembuatannya, cuka apel diproses melalui pengekstrakan sari buah apel sebagai substrat fermentasi alkohol dan dicampur dengan mikroorganisme berupa khamir untuk merombak glukosa menjadi alkohol dan karbondioksida. Lamanya proses fermentasi tergantung pada jenis khamir, kadar gula awal, dan kadar alkohol akhir yang diinginkan. Kadar alkohol pada proses tersebut akan memengaruhi proses selanjutnya. Konsentrasi alkohol pada cuka apel yang baik berkisar 10-13%, saat bakteri asam asetat yang mendominasi produk tumbuh dan berkembang. [1]

Baca juga:  Info Review & Harga Berbagai Varian Bedak Elishacoy, Merek Populer Asal Korea Selatan

Dilansir dari beautynesia, cuka apel mengandung kalium, natrium, klorida, fosfor, kalsium, bioflavonoid, pektin, magnesium, tembaga, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B6, vitamin C, dan vitamin E. Semua komposisi tersebut diklaim sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan kulit wajah.

Cuka apel hijau

Cuka apel hijau

Disalin dari Liputan6, dengan adanya kandungan nutrisi yang lengkap, produk fermentasi ini memiliki banyak manfaat, termasuk untuk wajah. Cuka apel bisa dipakai sebagai bahan untuk menenangkan kulit muka yang bermasalah, terutama peradangan. Ini karena cuka apel juga mengandung zat anti-inflamasi atau anti-radang dan berperan untuk meredakan gejala peradangan kulit.

Masih dari sumber yang sama, cuka apel juga bermanfaat untuk bahan eksfoliasi kulit dan mengurangi flek di wajah. Pasalnya, cairan fermentasi tersebut mengandung asam hidroksi alfa (AHA) yang merupakan salah satu jenis bahan eksfoliator kimia. Ini membuat cuka apel mampu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan membantu memunculkan sel-sel kulit baru yang sehat.

Menurut review konsumen, cuka apel juga bisa dipakai untuk meredakan jerawat dan bruntusan. Secara alami, produk fermentasi ini mampu membersihkan kulit dari bakteri dan virus penyebab jerawat. Selain itu, cuka apel mampu membantu meningkatkan proses regenerasi kulit sekaligus penyembuhan kulit akibat jerawat. Cuka apel juga terbilang ampuh untuk mengatasi kulit berminyak karena mampu menyerap minyak dengan baik.

Baca juga:  Apa itu Minyak Kelor? Para Ahli Memecah Manfaatnya untuk Kesehatan Kulit dan Rambut Anda

Kandungan asam dan vitamin pada cuka apel juga bermanfaat untuk mencerahkan wajah secara alami. Bagi Anda yang memiliki wajah kusam, bisa jadi itu diakibatkan oleh kurangnya nutrisi pada kulit. Untuk menutrisi kulit, Anda bisa memakai cuka apel dengan cara diminum atau dioleskan ke wajah.

Meskipun cuka apel memiliki banyak manfaat baik untuk wajah, Anda tidak bisa menggunakannya dengan sembarangan. Kadar asam yang cukup tinggi pada cairan ini bisa menimbulkan efek samping, antara lain sensasi terbakar, gatal-gatal, ruam, kulit kering, dan mengelupas. Lalu, bagaimana cara memakai cuka apel untuk wajah?

Ilustrasi: aplikasi cuka apel untuk wajah (sumber: melinda.it)

Ilustrasi: aplikasi cuka apel untuk wajah (sumber: melinda.it)

Cara Memakai Cuka Apel untuk Wajah

  • Dilansir dari wolipop.detik, Anda perlu melakukan uji kecocokan sebelum mengaplikasikan cuka apel ke kulit. Ini untuk mengetahui apakah Anda memiliki alergi terhadap asam cuka atau tidak. Teteskan cuka apel di bagian punggung kulit tangan dan belakang telinga. Jika Anda merasakan sensasi terbakar dan gatal, sebaiknya Anda menghindari bahan ini untuk perawatan wajah.
  • Cuka apel yang memiliki kadar asam terlalu tinggi, tidak bisa langsung dioleskan ke permukaan kulit wajah. Anda harus mengencerkannya dulu dengan air atau aquades. Larutkan cuka apel dengan air, dengan perbandingan paling rendah 1:4. Sebagai contoh, tuang 1 sendok makan cuka apel dengan 4 sendok makan air dan aduk hingga rata. Anda bisa meningkatkan dosis sesuai dengan tingkat keparahan gangguan kulit.
  • Gunakan aplikator untuk mengoleskan cuka apel, hindari memakai tangan atau tanpa aplikator. Ini akan membuat cuka apel tidak bekerja secara optimal dan berisiko kontaminasi bakteri atau protein yang ada di tangan. Anda bisa memakai kapas atau tisu wajah yang lembut dan tidak terlalu berserat.
Baca juga:  Nutrijell untuk Diet, Benarkah Bisa Bikin Langsing?

Jangan lupa untuk membilas cuka apel yang menempel di wajah sebelum Anda memakai make up atau skincare lain. Anda tidak perlu membilasnya dengan sabun, cukup dengan air biasa. Ini untuk menghilangkan sensasi lengket dan aroma tidak sedap dari cuka apel.

[1] Atro, Risca Adelina, Periadnadi, Nurmiati. 2015. Keberadaan Mikroflora Alami dalam Fermentasi Cuka Apel Hijau (Malus sylvestris Mill.) Kultivar Granny Smith. Jurnal Biologi Universitas Andalas, Vol. 4(3): 158-161.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: