Sederet Bahan Pengenyal Bakso yang Bagus dan Aman Dikonsumsi

Bakso (sumber: food.id)Bakso (sumber: food.id)

Membuat bakso daging sapi, ayam, atau ikan sendiri di rumah sebenarnya tidak sulit. Justru dengan membuat sendiri, Anda bisa memastikan keamanan, kebersihan, dan kualitas bahan-bahan yang digunakan. Agar bakso bisa mengembang, kenyal, dan teksturnya pas, setidaknya dibutuhkan bahan pengenyal yang bagus. Namun, pastikan Anda menggunakan bahan pengenyal bakso yang aman untuk dikonsumsi demi kesehatan jangka panjang.

Bahan pengenyal yang aman dikonsumsi terbuat dari bahan alami yang bisa mengenyalkan atau membuat adonan bakso menjadi elastis. Bahan pengenyal dibutuhkan untuk menyatukan kembali pecahan daging. Proses pencacahan akan menurunkan mutu daging sehingga kemampuan mengikat adonan berkurang. Karena itu, ketika cacahan daging dicampur dengan tepung dan bumbu harus ditambah dengan bahan pengenyal agar adonan menjadi kompak dan kenyal.

Bahan pengenyal bisa dibeli di tempat penggilingan daging atau di toko yang menjual bahan baku bakso. Salah satu pengenyal khusus untuk bakso adalah bahan pengenyal F&E yang merupakan campuran dari protein nabati dan mineral. Bahan pengenyal ini berupa serbuk berwarna krem, beraroma netral, berasa agak asin, dan terasa sedikit licin di lidah.[1]

Baca juga:  Cara Membuat & Kegunaan Olahan Tepung Pisang

Bahan pengenyal ini bisa ditambahkan sebanyak 2-3% dari total adonan bakso. Jika total adonan bakso 1.000 gram (1 kg), bahan pengenyal yang ditambahkan sebanyak 20-30 gram. Dalam pemakaiannya, bahan pengenyal dicampurkan dengan tepung (tapioka, kentang, atau jagung).

Sebelum membeli bahan pengenyal sebaiknya kita sebagai konsumen memeriksa dahulu kemasannya agar kita yakin bahwa produknya bebas boraks. Selain itu, kita juga perlu memerhatikan, apakah produk tersebut sudah terdaftar di BPOM atau belum. Jika masih penasaran terhadap komposisi bahan yang dipakai, kita juga bisa berkonsultasi langsung dengan supplier produk tersebut.[2] Agar lebih jelas, berikut referensi beberapa bahan pengenyal bakso yang bagus.

Bahan Pengenyal Bakso yang Bagus

Sajian bakso (sumber: indozone)

Sajian bakso (sumber: indozone)

  • Tepung pati singkong, pati aren atau sagu. Bahan pengenyal yang lazim ditemukan dan digunakan oleh pembuat bakso bukan tepung berprotein, melainkan tepung berkarbohidrat tinggi, misalnya tepung pati singkong, pati aren atau sagu. Bahan-bahan tersebut memiliki kadar karbohidrat yang tinggi dan kadar protein yang rendah. Berdasarkan SNI 01-3818-1995 penggunaan bahan pengisi maksimum 50% dari berat daging.
  • STPP (Sodium Tripolyphosphate). Merupakan produk sintesis yang memiliki pembatas (self-limiting), karena STPP memiliki rasa agak pahit pada konsentrasi tertentu, sehingga penggunaan umumnya berkisar antara 0,3-0,5%.
  • Memiliki nama latin Kappaphycus alvarezii atau nama dagang Eeucheuma cottonii yang mempunyai berat molekul tinggi dan merupakan polisakarida linier yang tersusun dari unit-unit galaktosa. Karagenan diberi nama berdasarkan persentase kandungan ester sulfatnya, yaitu Kappa (25-30%), Iota (28-35%), dan Lamda (32-39%). Karagenan dapat menyerap air sehingga menghasilkan tekstur yang kompak, meningkatkan rendemen, meningkatkan daya mengikat air, menambah kesan juiciness, meningkatkan kemampuan potong produk, dan melindungi produk dari efek pembekuan dan thawing.[3]
  • Kerap juga disebut Phosmix. Selain diproduksi di Indonesia, bahan pengenyal ini juga diimpor dari Australia. Penggunaan Mixphos yang diperbolehkan sekitar 0,5% dari berat total adonan bakso. Apabila terlalu banyak pemakaiannya dapat menimbulkan rasa getir.
  • Adalah perpaduan dari pengenyal alami dan pengenyal sintetis. Jenis pengenyal ini kabarnya dapat membuat tekstur bakso jadi lebih mulus. Mixkaragen umumnya dipakai dengan takaran sekitar 0,5-1% dari berat total adonan bakso.
  • Natrium bikarbonat atau baking soda. Bisa dibilang sebagai bahan yang relatif mudah ditemui di mana saja. Pengenyal ini termasuk kelompok garam, bentuknya menyerupai kristal dan berbentuk serbuk. Pemakaian baking soda dalam adonan bakso biasanya perlu dilarutkan dulu dalam air sebanyak 0,2% dari berat total adonan.
Baca juga:  Wanita Kecanduan Lebih Sulit Berhenti Merokok Dibanding Pria

Nah, bagaimana? Sudah paham kan bahan-bahan pengenyal apa saja yang bagus digunakan untuk bakso? Jika Anda tertarik mencobanya, Anda bisa mencari di toko-toko bahan kue, bahan kimia, atau bahkan di penggilingan bakso.

[1] A Yuyun. 2007. Panduan Wirausaha Membuat Aneka Bakso. Jakarta: AgroMedia, hlm 7.

[2] Ibid., hlm 8.

[3] Aulawi, T & Retty N. 2009. Sifat Fisik Bakso Daging Sapi dengan Bahan Pengenyal dan Lama Penyimpanan yang Berbeda. Jurnal Peternakan. 6(2): 44-52.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: