Pengalaman Laser Stretch Mark, Benarkah Bisa Hilang & Jadi Mulus Kembali?

Ilustrasi: prosedur laser stretch mark (sumber: sdbotox.com) Ilustrasi: prosedur laser stretch mark (sumber: sdbotox.com)

Sebagian besar wanita begitu peduli dengan kesehatan dan kecantikan kulitnya. Namun, banyak di antaranya yang mungkin merasa kurang percaya diri karena memiliki stretch mark di beberapa area tubuhnya. Padahal, stretch mark sebenarnya merupakan keluhan yang umum terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja, khususnya bagi wanita setelah melahirkan. Stretch mark yang sudah menahun rupanya sulit dihilangkan dengan produk topikal biasa. Namun, beberapa orang kabarnya ada yang memiliki pengalaman menghilangkan atau menyamarkannya dengan laser stretch mark. Benarkah ampuh?

Apa Itu Stretch Mark?

Sebelum membahas lebih lanjut seputar stretch mark, Anda perlu memahami terlebih dahulu apa itu stretch mark. Stretch mark adalah garis-garis yang muncul di perut, yang terjadi akibat regangan kulit karena pertambahan berat badan dan membesarnya ukuran perut. Sedangkan selulit adalah penumpukan lemak di bawah kulit, akibat penimbunan berlebihan cadangan lemak tubuh, sehingga kulit jadi kelihatan kendor dan bergelombang.[1]

Stretch mark biasanya didapati pada bagian tubuh yang berlemak seperti perut, paha, pinggul, payudara, lengan atas, dan punggung bawah. Guratan ini semula berwarna merah, merah muda, atau ungu. Lama-kelamaan berubah menjadi putih atau kelabu, tergantung pada warna kulit. Tidak semua orang mengalami stretch mark. Biasanya hanya dialami oleh orang yang kulitnya mengandung sedikit kolagen atau protein.[2]

Baca juga:  Cara Menggunakan Highlighter Pen Agar Wajah Glowing & Cantik Maksimal

Stretch marks akan menimbulkan gurat-gurat halus, yang terkadang membekas, bahkan setelah persalinan. Terkadang stretch marks ini juga sangat mengganggu, selain karena bekasnya, juga karena menimbulkan gatal.[3]

Cara mengatasi stretch mark dengan metode kimiawi, yaitu krim dan salep, terapi laser, scrub, suplemen, microdermabrasi. Pengobatan stretch mark dengan metode alami, yaitu pijat, minyak zaitun dan kunyit, serbuk kopi, lemon, lidah buaya, kentang, gula, dan kulit pisang.[4]

Pengalaman Laser Stretch Mark

Sebenarnya krim “antiselulit” tidak bisa secara total menghilangkan garis-garis di perut akibat kehamilan. Hanya saja mampu mengurangi garis-garis yang timbul dan mengurangi rasa gatal yang menyertainya. Apalagi bagi yang berat badannya meningkat luar biasa selama kehamilan dan kita memang sudah membawa bibit untuk mengalami stretch mark. Bahkan dengan operasi laser sekalipun belum tentu juga dapat menghilangkan stretch mark secara cepat dan menyeluruh meski dapat dilakukan sebagai alternatif, tapi tergantung seberapa parah robekan jaringan yang terjadi.[5]

Baca juga:  Lupa Minum Pil KB, Apa yang Harus Anda Lakukan Agar Tidak ‘Kebobolan’?

Meskipun demikian, riset terbaru membuktikan bahwa selulit dapat secara aman dikurangi dengan penggunaan peralatan noninvasive yang mengombinasikan bipolar radiofrequency, infrared light, mid-infrared radiation, dan mechanical massage.[6]Perawatan atau treatment untuk menghilangkan stretch mark biayanya bisa bermacam-macam, umumnya berkisar mulai jutaan rupiah di beberapa klinik kecantikan terkemuka yang ada di Indonesia.

Dokter ReisaBrotoAsmoro mengaku pernah memiliki pengalaman laser stretch mark ketika menjalankan program hamil (promil). “Waktu saya program hamil, saya naik 5 kilogram dalam waktu yang singkat kayak 2 bulan karena suntik hormon. Jadi ngalamin lagi yang namanya stretch mark,” jelas dr Reisa, seperti dikutip dari The Asian Parent.

“Jujur aku pernah coba terapi laser setelah melahirkan anak pertama,” imbuh Reisa. “Nggak aku dilanjutin karena sakit banget dan mahal banget. Apalagi dia gak bisa sekali kan harus berkali-kali. Setelah itu juga bekas lasernya nggak boleh kena air lima hari. Lalu hitam-hitam dulu sebelum itu balik ke warna kulit semula. Jadi saya kapok,” tutur Reisa.

Baca juga:  Terlambat Datang Bulan? Ini Gerakan Senam & Yoga Agar Cepat Haid

Menurutnya, stretch mark sebaiknya dicegah dari awal dengan menggunakan krim khusus, menjaga pola hidup sehat, serta rajin berolahraga agar berat badan ideal tetap terjaga. Perawatan dengan penggunaan minyak zaitun atau Bio Oil kabarnya bisa mengurangi guratan stretch mark meskipun butuh waktu lama.

[1]Senoaji, P. 2012. Tanya Jawab Problem, Mitos & Penyakit Seputar Kehamilan. Juliagar RN, editor. Jakarta: Anak Kita, hlm 43.

[2]Simpala, MM. 2020. Dahsyatnya VCO: Gempur COVID-19 & Penyakit Lainnya. Jesicca D, editor. Yogyakarta: Lily Publisher, hlm 135.

[3]Indivara, N. 2009. The Mom’s Secret. Yogyakarta: Pustaka Anggrek, hlm 87.

[4]Miharti, SI &Adelia F. 2020. Efektifitas Pemberian Minyak Zaitun Dan Ekstrak Kentang Terhadap Pemudaran Stretch Mark Pada Ibu Nifas. Maternal Child Health Care Journal. 2(1): 1-12.

[5]Anurogo, D. 2016. The Art of Medicine. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, hlm 297.

[6]Ibid., hlm 298.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*