Penerapan Metode Dwi Bahasa (Bilingual) Pada Anak

Ibu dan Anak - (Sumber: goodhousekeeping.com) Ibu dan Anak - (Sumber: goodhousekeeping.com)

Penerapan kebiasaan berbahasa Inggris dapat dimulai dari mendidik anak sejak usia dini dengan lingkup paling sederhana yaitu komunikasi di . Tidak peduli apakah Anda orang tua yang memiliki bahasa apapun, selama Anda paham akan berbahasa Inggris maka Anda dapat menerapkan kebiasaan berkomunikasi dalam bahasa Inggris tersebut dengan anak-anak Anda.

Jika Anda berada di berbahasa Inggris, anak Anda akan belajar bahasa Inggris dengan tanpa masalah. Namun, jika Anda tinggal di dengan bahasa Ibu yang bukan Inggris, seperti bahasa Mandarin misalnya, masalah yang lebih besar adalah dia akan melupakan bahasa ibunya. Jadi cara terbaik untuk anak Anak dapat menguasai dua bahasa (bilingual) adalah dengan cara mengajarkan anak bahasa Ibu sebaik mungkin di rumah, melalui beberapa cerita, kartun, lagu, dan lain sebagainya. Begitu anak sampai di Taman Kanak-kanak, barulah ia dapat mulai mempelajari Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa Ibu.

Mempelajari bahasa asing membutuhkan proses yang menuntut dedikasi. Selain itu frekuensi berlatih menjadi kunci penentu keberhasilan. Pada masing masing orang tua tujuan mendidik anak secara dwi bahasa (bilingual) bersifat personal. Jawaban dari pertanyaan di atas menentukan langkah orang tua dalam menyusun skenario terkait dengan dengan sumber daya yang dimilikinya. Dengan mengenali sumber daya yang dimilikinya, orang tua mampu menentukan metode tepat agar anaknya mempunyai tingkat kemahiran yang diinginkan.

Jika Anda menjadi satu-satunya sumber pengajar bahasa Inggris bagi anak Anda, maka menerapkan kebiasaan berkomunikasi berbahasa Inggris dalam 1-2 jam tidak akan cukup. Apa yang dapat membuat anak berhasil mempelajari dua bahasa sekaligus adalah dengan latihan sehari-hari dan menggunakan yang diprediksi dapat memotivasi anak dalam belajar.

Artinya, kedua sistem yang benar-benar bekerja untuk menciptakan anak-anak bilingual yang fasih adalah satu bahasa-satu orang tua dan penggunaan bahasa di rumah vs penggunaan bahasa di luar rumah.

Ibu dan Anak - (Sumber: confusedsandals.com)

Ibu dan Anak – (Sumber: confusedsandals.com)

Jika Anda menjadi satu-satunya sumber pelatihan bahasa Inggris, dengan kata lain orang tua atau anggota keluarga lainnya tidak dapat berbahasa Inggris. Maka Anda harus berbicara bahasa Inggris dengannya setiap saat. Sehingga dia tahu bahwa dia perlu berbicara bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan Anda. Dan itu tidak mungkin bekerja dengan sempurna saat Anda sendiri tidak benar-benar fasih berbahasa Inggris.

Karena belajar bahasa itu sulit, bahkan untuk anak-anak. Maka belajar dua bahasa sekaligus semakin sulit. Terlebih jika si anak merasa tertekan untuk melakukan hal yang dirasa tidak mudah untuk dilakukan maka melatihnya berkomunikasi dalam dua jam per hari dianggap percuma, karena ia justru akan merasa tidak menyukainya sama sekali.
Anak-anak hanya akan belajar bahasa dengan baik jika mereka merasa membutuhkan bahasa tersebut untuk berkomunikasi dengan orang yang ingin mereka ajak berkomunikasi. Jika dia tahu dia bisa berkomunikasi dengan Anda dalam bahasa ibu, lantas apa motivasinya menggunakan bahasa lainnya?

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: