Jenis Pembalut Apa yang Paling Cocok Dipakai Berenang Saat Menstruasi?

BerenangBerenang

Setiap wanita yang berada dalam usia subur tentu mengalami menstruasi tiap bulannya. Haid atau menstruasi kadang disertai kram perut yang cukup mengganggu, disertai dengan perubahan mood atau hormon. Meski demikian, beberapa wanita yang sedang haid memilih untuk tetap aktif beraktivitas dan berolahraga. Pada dasarnya ketika sedang menstruasi, Anda masih boleh melakukan olahraga seperti biasanya. Akan tetapi, banyak wanita yang kebingungan jika ingin berenang saat sedang haid. Pasalnya, banyak mitos yang beredar seputar berenang saat haid, termasuk tipe pembalut apa yang paling tepat untuk digunakan saat berenang.

Normalnya, saat menstruasi gantilah pembalut sekurangnya 3 kali sehari. Pembalut yang sudah kotor dicuci, dibungkus rapi, kemudian dibuat ke tempat sampah. Bila menggunakan pembalut dan terjadi pendarahan banyak, sebaiknya jangan melakukan aktivitas berenang. Pada hari-hari terakhir (pendarahan tinggal sedikit) baru dapat dilakukan aktivitas berenang tanpa memakai pembalut.[1]

Lantas, apakah benar bila kita berenang, menstruasi otomatis tertahan dan tidak keluar? Benar. Ini terjadi karena adanya tekanan dari air kolam. Maka begitu kita keluar dari kolam, menstruasi akan keluar kembali. Oleh karenanya, bila menstruasi sedang banyak, tidak dianjurkan melakukan kegiatan berenang ini.

Baca juga:  Daftar Kosmetik Berbahaya Tahun 2019 Menurut BPOM

Di luar negeri orang yang sedang menstruasi bebas untuk berenang karena mereka memanfaatkan pembalut dalam bentuk tampon. Tidak seperti pembalut yang dipakai di luar vagina, tampon dipasang dengan cara memasukkannya ke dalam vagina. Makanya tidak ada masalah ketika berada di dalam maupun di luar kolam renang.[2]

Pembalut yang Cocok untuk Berenang

Menstrual cup (sumber: theconversation.com)

Menstrual cup (sumber: theconversation.com)

Jika Anda sedang haid namun sangat ingin untuk berenang, Anda sebaiknya jangan menggunakan pembalut sekali pakai seperti biasanya. Pasalnya, pembalut biasa dirancang untuk menyerap cairan dengan sangat cepat, sehingga besar kemungkinan pembalut tersebut menebal dan sulit menempel di celana dalam. Otomatis hal itu tentunya dapat membuat Anda semakin tidak nyaman untuk beraktivitas.

Dilansir dari Sehatq, untuk lebih amannya sebaiknya gunakan menstrual cup yang terbuat dari bahan silikon sehingga tidak menyerap air. Anda dapat mengganti menstrual cup sesaat sebelum berenang sehingga tetap aman dan tidak bocor walaupun Anda berenang dengan berbagai macam gaya. Sebagai informasi, harga menstrual cup di pasaran dijual mulai dari Rp15 ribuan hingga Rp425 ribuan.

Baca juga:  Manfaat Jojoba Oil untuk Kecantikan Kulit dan Tubuh

Anda juga perlu mempertimbangkan apakah Anda memiliki alergi terhadap bahan silikon atau tidak. Pasalnya, jika Anda memiliki alergi terhadap material tersebut, bukan tidak mungkin Anda mengalami iritasi saat memakai menstrual cup dari bahan silikon.

Jika menstrual cup dari bahan silikon Anda rasa terlalu mahal, Anda juga dapat memakai tampon sebagai alternatifnya. Harga tampon di pasaran Indonesia berkisar antara Rp60 ribuan hingga lebih dari Rp100 ribuan, tergantung mereknya. Meski berenang bisa menghambat aliran darah ketika haid, untuk lebih nyaman ketika berenang pun Anda bisa memakai tampon. Tampon yang dimasukkan ke lubang vagina bisa membantu menyumbat vagina sekaligus menyerap darah menstruasi supaya tidak bocor.

Tapi ingat, setelah selesai berenang segera lepas tampon Anda dan pakai pembalut biasa setelah mandi dan bersih diri. Seperti halnya saat memakai pembalut, Anda perlu mengganti tampon yang sedang Anda pakai setiap 3 hingga 4 jam sekali, terutama saat aliran darah menstruasi Anda sedang deras-derasnya atau ketika masih hari-hari pertama haid. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk membawa persediaan tampon lebih ketika Anda berenang.

Baca juga:  Kenali Cara Agar Wajah Tidak Kusam Serta Penyebabnya

Jika Anda berenang saat sedang haid, usahakan untuk menggunakan pakaian renang yang nyaman dan warnanya cenderung gelap. Pemakaian baju renang berwarna gelap bisa meminimalisir kekhawatiran Anda mengenai kemungkinan bocornya darah menstruasi meski hal itu kemungkinannya kecil apabila Anda memakai tampon atau menstrual cup dengan cara yang benar.Untuk mencegah kram atau cedera yang menimbulkan rasa tidak nyaman saat berenang, jangan lupa juga untuk melakukan pemanasan secara benar di darat sebelum masuk kolam.

[1]Panut, dkk. 2007. Dunia IPA (hlm 31). Siti A dkk, editor. Jakarta: Ghalia Indonesia.

[2] T, Amalia. 2009. The Book of Puberty (hlm 80). Jia E dkk, editor. Jakarta: Atria.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: