Wajib Diperhatikan, Ini Sederet Pantangan Setelah Tanam Benang Wajah

Prosedur operasi tanam benang (sumber: costhetics.com)Prosedur operasi tanam benang (sumber: costhetics.com)

Prosedur kecantikan untuk membuat kulit wajah lebih kencang dan terlihat lebih awet muda kini sudah semakin banyak macamnya. Jika tidak suka dengan metode invasif yang melibatkan operasi bedah plastik, Anda tampaknya bisa mempertimbangkan treatment atau perawatan kecantikan lain seperti tanam benang. Tanam benang atau dalam bahasa Inggris disebut thread lift sudah semakin menjamur di kota-kota besar. Namun, sebelum memutuskan untuk menjalani prosedur tersebut, sebaiknya ketahui terlebih dahulu pantangan setelah tanam benang di wajah.

Tanam benang merupakan salah satu metode yang digunakan untuk mempercantik diri khususnya pada bagian yang dianggap mulai kendur misalnya pipi, dagu bawah, alis, kulit perut, lengan, paha, payudara, dan bagian lainnya. Tanam benang dilakukan guna mendapatkan efek kulit yang lebih kencang melalui penyisipan benang monofilament ke dalam kulit. Benang dapat ditempatkan pada bagian manapun yang dianggap kendur dengan tingkat keamanan tinggi, pengerjaan singkat, instan, dan hasil yang permanen. Metode tanam benang umumnya diaplikasikan pada bagian wajah.

Tanam benang atau disebut dengan Thread lift adalah metode pengencangan kulit wajah dengan cara menanamkan benang protein PDO (Polydioxanone) pada kulit. Benang ini dapat diserap kulit dan akan larut dalam kulit secara perlahan setelah 6-8 bulan. Benang protein PDO berfungsi merangsang produksi kolagen yang berfungsi mengencangkan dan meningkatkan elastisitas kulit serta memperbaiki sirkulasi pada pembuluh darah sehingga mengurangi dampak timbulnya kerutan secara alami.

Baca juga:  Hal-hal Menarik dari Kehidupan di Pondok Pesantren Putri yang Jarang Diketahui

Perawatan ini tidak meninggalkan bekas, tanpa efek samping, dan tidak memerlukan waktu pemulihan, begitu benang dimasukkan ke kulit jaringan sekitar akan dirangsang untuk memproduksi kolagen yang mengencangkan kulit dan memperbaiki sirkulasi pembuluhdarah yang bisa mengurangi kerut secara alami. Pasien akan mendapatkan kulit yang lebih halus, sehat, dan putih.[1]

Pantangan Setelah Tanam Benang Wajah

Setelah melakukan prosedur thread lift atau tanam benang, Anda disarankan untuk tidak merokok maupun mengonsumsi alkohol setidaknya hingga seminggu sesudahnya. Di samping itu, selama proses penyembuhan juga sebaiknya Anda menghindari melakukan olahraga yang berat. Jika Anda memaksakan diri melakukan aktivitas fisik yang intens, dikhawatirkan dapat memicu risiko benang terlepas.

Prosedur tanam benang wajah (sumber: metrodermdc.com)

Prosedur tanam benang wajah (sumber: metrodermdc.com)

Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang teksturnya lunak dan menghindari mengunyah permen karet, supaya tidak terjadi banyak gerakan pada otot wajah. Tertawa terlalu lebar pun sebaiknya dihindari agar proses penyembuhan setelah prosedur tanam benang bisa berjalan maksimal. Proses pemulihan setelah tarik benang setidaknya membutuhkan waktu sekitar 30 hari.

Baca juga:  Belajar dari Demi Lovato, Cintai Tubuh dan Diri Sendiri Apa Adanya

Pantangan lain yang perlu Anda patuhi adalah tidak menggunakan skincare atau makeup untuk sementara waktu. Penggunaan skincare atau makeup setelah prosedur tanam benang dikhawatirkan berpotensi memicu iritasi pada kulit Anda. Namun tak perlu khawatir, Anda dapat langsung menggunakan skincare maupun makeup lagi setelah beberapa hari proses tanam benang.

Wajah yang telah melalui proses tanam benang pun sebaiknya dijauhkan dari hawa panas. Sesudah tanam benang, usahakan tidak berjemur di bawah terik matahari. Hindari juga perawatan yang menimbulkan hawa panas seperti sauna atau berendam di jacuzzi. Apabila kondisi memaksa Anda untuk beraktivitas di bawah sinar matahari, pastikan untuk menggunakan sunblock dengan SPF 30+, khususnya di area wajah.

Posisi tidur pun sebaiknya juga diperhatikan. Jangan tidur dengan posisi miring, sebaiknya tidur dengan posisi telentang atau menghadap atas supaya tidak memberi tekanan pada area wajah setelah ditanam benang. Tahan diri untuk tidak menggaruk wajah dengan tenaga yang kuat, termasuk memijatnya.Dengan mematuhi pantangan-pantangan setelah tanam benang di wajah, maka perawatan kecantikan ini akan lebih awet dan kulit wajah Anda pun bisa terasa kencang lebih lama.

Baca juga:  Sejumlah Manfaat Minum Saffron Tea untuk Kesehatan

Untuk mendukung proses pemulihan wajah setelah tanam benang, Anda dianjurkan untuk mengurangi makanan junk food dan memperbanyak asupan protein. Protein disebut mampu membantu mempertahankan benang yang sudah ditanam di wajah Anda. Jika Anda merasa kurang nyaman atau ada masalah setelah prosedur thread lift, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.

[1]Khusna, R. 2018. Tanam Benang Dalam Perspektif Undang-Undang No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Dan Hukum Islam [Skripsi]. Tulungagung: UIN Satu Tulungagung.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: