Para Ibu Disarankan Memberikan Makanan Omega 6 Yang Bermanfaat Untuk Bayi

Ibu-ibu dan bayi-bayinyaIbu-ibu dan bayi-bayinya

Asam lemak omega-6 merupakan asam lemak tak jenuh jamak dan juga merupakan asam lemak esensial. Pada umumnya, omega 6 digunakan sebagai penghasil energi namun juga dapat dibentuk kembali menjadi arachidonic acid (ARA) untuk menghasilkan bahan kimia eicosanoid.

Walaupun esensial, namun kebanyakan orang ternyata tidak sadar bahwa asupan omega-6 mereka cenderung berlebihan. Hal tersebut disebabkan tingginya konsumsi minyak goreng, makanan yang digoreng, dan juga mayones. Selain itu, omega-6 juga banyak terdapat pada kacang-kacangan seperti kedelai, almond, dan mede. Kelebihan omega-6 dapat mengganggu keseimbangan pengaturan peradangan pada tubuh. Pada dasarnya kebutuhan omega-6 pada orang dewasa hanya sedikit atau sekitar 17 gram untuk laki-laki dan 12 gram untuk perempuan.

Meskipun demikian, beberapa jenis omega-6 justru tetap aman meskipun dikonsumsi dengan jumlah yang lebih banyak. Salah satunya omega-6 gamma-linolenic acid (GLA) dari minyak tumbuhan Evening Primrose dan borage dalam bentuk suplemen. GLA diserap dengan diubah menjadi dihomo-gamma-linolenic acid (DGLA) yang diketahui bermanfaat meringankan gejala rematik.

Sebetulnya, manfaat omega-6 pun hampir sama dengan manfaat omega 3. Salah satunya adalah mampu mengurangi berbagai gejala penyakit kronis, contohnya hipertensi, obesitas, dan diabetes. Sama seperti omega-3, omega-6 juga termasuk asam lemak yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Karena itulah, anak memerlukan asupan omega-6 tambahan dari luar lewat makanan yang bergizi, termasuk dari susu yang sudah diperkaya dengan omega-6.

Berdasarkan studi yang diterbitkan pada Journal of the Academy of Nutrition Dietetics tahun 2014, omega-6 gamma-linolenic acid (GLA) dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sekaligus mengendalikan gula darah. Pada akhirnya, anak akan terhindar dari risiko terkena diabetes tipe 2 di masa depannya.

Selain meningkatkan kesehatan anak secara fisik, manfaat asam lemak omega-6 juga dapat menunjang prestasi akademiknya. Menurut sebuah penelitian dari Sahlgrenska Academy di University of Gothenburg di Swedia, asupan asam lemak omega-6 dapat membuat anak jadi rajin membaca.

Baca juga:  Mitos Atau Fakta, Anak Perempuan Tidak Lebih Jago Matematika Dibanding Anak Laki-laki?

Anak-anak yang bermasalah dalam hal konsentrasi sangat terbantu dengan asupan omega-6. Alhasil, mereka jadi lebih mudah fokus saat membaca, bahkan kemampuan membacanya terus meningkat dari hari ke hari. Bila diteruskan, hal ini tentu dapat meningkatkan prestasi anak di bidang akademik.

Asupan makanan untuk bayi

Asupan makanan untuk bayi

Berikut adalah ragam manfaat baik dari konsumsi seimbang asam lemak omega 6 di masa kehamilan dan pada periode setelah kehamilan.

Manfaat Omega 6 untuk Bayi

Mengurangi Berbagai Gejala Penyakit Kronis

Berikan asam lemak omega 6 agar buah hati tumbuh menjadi bayi yang sehat. Ini karena omega 6 mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi, sehingga dapat mengurangi berbagai gejala penyakit kronis. Di antaranya adalah hipertensi dan penyakit jantung.

Omega 6 dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) yang membuat tekanan darah, pembentukan plak, dan kadar trigliserida di pembuluh darah menjadi berkurang. Alhasil, di masa depan, buah hati Anda akan terhindar risiko hipertensi dan penyakit jantung.

Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat

Jika kadar kolesterol baik meningkat, lain halnya dengan kolesterol jahat yang justru diturunkan kadarnya oleh omega 6. Anda pun pastinya sudah memahami bahwa di zaman sekarang ada banyak makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Jika diimbangi dengan asupan omega 6 yang tepat, maka kadar kolesterol jahat dalam tubuh bayi pun dapat berkurang. Artinya, buah hati pun jadi lebih sehat.

Mengendalikan Gula Darah

Studi yang diterbitkan pada Journal of the Academy of Nutrition Dietetics pada 2014 mengungkapkan bahwa manfaat omega 6 lainnya adalah mampu mengendalikan gula darah. Anak-anak yang sering mengonsumsi makanan dan minuman yang manis sangat rentan memiliki kadar gula darah yang tinggi. Untuk itu, Anda perlu memberikan makanan sumber omega 6 untuk membantu mengendalikan kadar gula darah tersebut. Sebagai hasilnya, bayi pun dapat terhindar dari penyakit diabetes tipe 2 saat ia tumbuh besar.

Ibu dan bayi

Ibu dan bayi

Mengendalikan Berat Badan

Manfaat lainnya dari omega 6 yaitu membantu mengendalikan berat badan bayi. Jika berat badannya normal sesuai usianya, maka di masa depan ia akan terhindar dari obesitas yang kini mulai sering menimpa anak. Di beberapa kota besar di Indonesia sendiri ada lebih dari 10% anak mengalami obesitas. Jadi sebelum terlambat, berikan omega 6 secara rutin kepada buah hati Anda.

Baca juga:  Tips Menggunakan Baby Car Seat Agar Bayi Aman dan Terhindar dari Risiko Berbahaya

Meningkatkan Daya Konsentrasi

Tak susah untuk membuat bayi menjadi anak yang pintar. Berikan saja asam lemak omega 6 yang berfungsi dalam meningkatkan daya konsentrasi. Jika anak memiliki konsentrasi yang baik, otomatis ia akan lebih cepat belajar. Saat sudah mulai bersekolah nantinya ia akan mudah menyerap pelajaran, sehingga dapat menjadi anak yang berprestasi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan Sahlgrenska Academy di University of Gothenburg di Swedia, omega 6 dapat meningkatkan kemampuan membaca anak. Jika ia sudah mahir membaca, maka anak pun jadi lebih senang untuk sering membaca. Sebagai hasilnya, wawasannya pun semakin bertambah luas dan ia akan tumbuh menjadi anak yang lebih pintar.

Menunjang Kesehatan Mata, Otak, dan Mental

Manfaat omega 6 yang terakhir dan sangat penting untuk bayi adalah dapat menunjang kesehatan mata, otak, dan mental. Jika ketiganya selalu sehat, maka otomatis dapat membantu segala aktivitas yang dilakukan oleh bayi. Mata yang sehat artinya ia bisa melihat dengan baik dan tidak memerlukan kacamata. Otak yang sehat menandakan bayi akan memiliki daya ingatan yang tajam dan cepat belajar. Sedangkan mental yang sehat berarti bayi akan lebih sering merasa bahagia.

Baca juga:  Apakah Benar Minum Kopi Bisa Mencegah Diabetes Tipe 2?

Sumber Omega 6 Pada Makanan

Makanan sumber omega 3 & 6 (sumber: hrt.org)

Makanan sumber omega 3 & 6 (sumber: hrt.org)

  • Telur
  • Ikan laut (salmon, makarel, sarden, tenggiri, tuna, kod)
  • Kacang-kacangan (almond, mete, edamame, walnut, pecan, kedelai, hazelnut)
  • Sayuran hijau (bayam, kale, brussel sprout, rumput laut)
  • Biji-bijian (chia, labu)
  • Susu dan turunannya (yogurt, margarin)
  • Minyak nabati (zaitun, kanola, flaxseed, walnut, kedelai)

Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia 2013 merekomendasikan kadar asupan harian asam lemak omega 3, seperti di bawah ini:

Rekomendasi Asupan Asam Lemak Omega 3

 

  • Bayi 0 – 6 bulan: 0,5 gram per hari
  • Bayi 7 – 11 bulan: 0,5 gram per hari
  • Batita: 1 -3 tahun: 0,7 gram per hari
  • Balita: 4 – 6 tahun: 0,9 gram per hari
  • Ibu hamil: sekitar 1,5 gram per hari
  • Ibu menyusui: sekitar 1,3 gram per hari

 

Secara keseluruhan, omega 3 dan 6 bukan hanya penting untuk fungsi kognitif dan kecerdasan anak, tapi juga bermanfaat untuk kesehatan mata, otak, dan mentalnya. Oleh karena itu, pastikan kebutuhan omega 3 dan 6 sehari-hari bagi si kecil sudah terpenuhi. Pastikan sudah ada ikan atau telur di dalam asupan makanan si kecil sehari-hari, dan tak lupa minimal segelas susu yang sudah diperkaya dengan omega-6.

Maka itu, pastikan Anda sudah memberikan si kecil susu yang memiliki kandungan omega 3 dan 6 paling tinggi. Selain baik bagi kesehatan anak, susu yang tinggi omega 3 dan 6 dapat meningkatkan fungsi otak dan kecerdasan anak di masa pertumbuhannya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: