Seputar MPASI 4 Bintang IDAI yang Perlu Diketahui Para Orang Tua

Ilustrasi: memberi makan bayi (sumber: merries.co.id)Ilustrasi: memberi makan bayi (sumber: merries.co.id)

Saat anak sudah mulai menginjak usia 6 bulan, beberapa orang tua mungkin mulai kebingungan memenuhi asupan nutrisi bagi buah hati mereka. Terlebih karena bermunculan istilah yang terbilang baru bagi para orang tua, misalnya MPASI 4 bintang. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sendiri sebenarnya telah memberikan beragam panduan mengenai pemberian makanan pendamping ASI.

MPASI adalah singkatan dari Makanan Pendamping ASI, yang kita tahu bahwa makanan pendamping ASI diberikan kepada bayi tepat di usianya yang ke-6 bulan/180 hari. Di mana “menu utama” masih ASI hingga 1 tahun, menuju 2 tahun makanan lebih diutamakan daripada ASI untuk mencukupi gizi harian Si Kecil.

Tujuan dari MPASI adalah memperkenalkan makanan baru ke bayi selain ASI. Kenapa harus 6 bulan? Karena pencernaan anak sudah lebih siap menerima makanan padat, dan ASI sudah tidak mencukupi kebutuhan energi dan nutrisi Si Kecil. Jadi, bukan berarti anak langsung lepas ASI, tapi dibarengi dengan makanan padat. Di samping itu, tujuan MPASI tidak hanya sekadar memberikan makanan ke bayi tapi melatih bayi secara motorik kasar dan halus, misalnya ketika bayi memegang makanan atau sendoknya, sehingga Si Kecil bisa makan sambil belajar tentunya.

Baca juga:  Jangan Asal Beri Makanan Baru! Ini Bahaya Madu untuk Bayi

Penting sekali kita sebagai orang tua mengetahui pemberian makanan yang tepat kepada anak agar anak terhindar dari malnutrisi. Yang kita tahu, bahwa menu 4 bintang yaitu karbohidrat, protein hewani, nabati, dan sayur, serta lemak tambahan wajib diperkenalkan di awal MPASI agar terhindar dari “stunting” dan “ADB”. Stunting merupakan kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama atau dengan nama lain gagal tumbuh. Gagal tumbuh yaitu pertumbuhan tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya. Sedangkan ADB adalah singkatan dari anemia defisiensi zat besi yang sering dialami oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh kurangnya zat besi dalam tubuh Si Kecil.[1]

MPASI 4 Bintang

MPASI 4 bintang (sumber: pinterest)

MPASI 4 bintang (sumber: pinterest)

Dilansir dari Alodokter, IDAI menyarankan para ibu untuk memberikan MPASI yang mengandung makronutrien, yaitu karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi, protein hewani dan nabati, serta mikronutrien, yaitu vitamin dan mineral berupa zat besi, kalsium, zinc, vitamin C, vitamin A, dan folat. Kandungan dalam MPASI 4 bintang hanya memenuhi 4 unsur nutrisi saja, padahal sumber lemak, vitamin, dan mineral juga penting untuk dimasukkan ke dalam MPASI. Tidak hanya untuk tumbuh kembang Si Kecil, kandungan nutrisi tersebut juga berguna untuk mencegah berbagai penyakit.

Baca juga:  Selain Wortel, 10 Makanan Ini Bermanfaat Untuk Menjaga Kesehatan Mata

4 bintang adalah bahasa yang digunakan para pakar nutrisi untuk menyederhanakan konsep makanan lengkap yang mencakup seluruh makronutrien dan mikronutrien yang dibutuhkan, memudahkan kita memahami dan mengingatnya untuk mencapai nutrisi yang lengkap bagi buah hati kita.

Makanan 4 bintang terdiri dari makanan bersumber hewani kaya zat besi seperti daging, hati, dan telur, serta makanan bersumber hewani lainnya seperti ikan dan ayam; makanan pokok seperti jagung, nasi, tepung, umbi-umbian; makanan berasal dari kacang-kacangan; buah dan sayur kaya vitamin A, serta buah dan sayur lain. Menambahkan minyak atau lemak dalam jumlah kecil dapat memberikan tambahan energi. Tambahan minyak tidak diperlukan bila anak makan makanan yang digoreng atau ditumis.[2]

Porsi MPASI Berdasarkan Usia Anak oleh IDAI

  • Usia 0-6 bulan: kebutuhan energi dan nutrisi bayi dapat dipenuhi oleh ASI.
  • Usia 6-9 bulan: 3 sendok makan hingga setengah mangkuk ukuran 250 ml dengan tekstur puree (saring) mashed (lumat) dengan pemberian 2-3 kali makan besar dan 1-2 kali makan selingan.
  • Usia 9-12 bulan: Setengah mangkok ukuran 250 ml dengan tekstur minced (cincang halus), chopped (cincang kasar) dan finger food yang diberikan sebanyak 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali makan selingan.
  • Usia 12-23 bulan: Tiga perempat hingga satu mangkuk penuh ukuran 250 ml dengan tekstur makanan keluarga yang dihaluskan seperlunya dan bisa diberikan sebanyak 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali makan selingan.
Baca juga:  Resep Cara Membuat Tepung Kacang Hijau untuk MPASI

Bagaimana? Cukup mudah bukan panduan mengenai pemberian MPASI 4 bintang bagi buah hati Anda? Untuk resep MPASI, Anda bisa mencariresep MPASI dari berbagai sumber di internet atau media sosial.

[1] Bunda Zami. 2018. MPASI with Love. Inas NR, editor. Jakarta: Wahyumedia, hlm 1.

[2] Irsal, FS. 2019. Bingung Memulai MPASI. Dyota L dkk, editor. Jakarta: Noura Books, hlm 27.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: