Minyak Zaitun vs Minyak Kelapa, Mana yang Lebih Sehat?

Ilustrasi: minyak zaitun vs minyak kelapaIlustrasi: minyak zaitun vs minyak kelapa

Bagi Anda yang biasa di dapur, pastinya minyak zaitun dan minyak kelapa sudah menjadi teman sehari-hari ketika memasak. Tidak hanya dipakai untuk menggoreng, kadang keduanya juga digunakan untuk menambah citarasa. Sementara banyak orang berpendapat kedua bahan tersebut memiliki manfaat yang untuk kesehatan, manakah yang lebih baik?

Alasan Minyak Zaitun Lebih Menyehatkan

Minyak kelapa dan minyak zaitun merupakan jenis minyak nabati yang memiliki kandungan berbeda. Minyak kelapa, atau biasa disebut dengan coconut oil, mengandung banyak asam lemak jenuh, yaitu sekitar 91%. Sementara itu, minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh sekitar 84,2%.[1]

Meskipun minyak kelapa memiliki kandungan asam lemak jenuh yang tinggi, minyak tersebut memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minyak kelapa diklaim dapat meningkatkan jumlah lemak di tubuh dan dijadikan sebagai sumber energi. Selain itu, juga bermanfaat sebagai bahan campuran dalam beberapa jenis obat tradisional.

Selain mengandung asam lemak jenuh, minyak kelapa diperkaya dengan vitamin E yang baik untuk kesehatan kulit dan berfungsi sebagai zat antioksidan. Vitamin E tidak hanya membantu mencerahkan kulit, tetapi juga melindungi kulit dari kerusakan dan membantu proses penyembuhan luka pada kulit. Meskipun begitu, penggunaan minyak kelapa secara berlebihan juga tidak baik, karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Baca juga:  Apakah Bakteri Usus Menghambat Penurunan Berat Badan?

Dilansir dari Harvard Health Publishing, minyak kelapa dengan kandungan asam lemak jenuh tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu, minyak kelapa juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan obesitas. Sehingga, sebaiknya Anda mengonsumsi minyak kelapa dalam kadar yang cukup.

Minyak kelapa untuk kecantikan

Minyak kelapa untuk kecantikan

Sebagai alternatif bagi Anda yang terlanjur memiliki banyak stok minyak kelapa di rumah, Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat masker dan lulur. Kandungan vitamin E pada minyak kelapa akan membuat kulit tubuh Anda menjadi lebih lembap dan halus. Selain itu, minyak kelapa juga bisa dipakai untuk minyak rambut agar rambut terlihat lebih hitam dan berkilau.

Sementara itu, minyak zaitun yang memiliki kandungan asam lemak tak jenuh lebih banyak, lebih disarankan dipakai di dapur. Bahkan, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Journal of American College of Cardiology menemukan bahwa minyak zaitun mampu mengurangi risiko penyakit atau gangguan kardiovaskular. Tentu ini sangat berbeda dengan risiko yang terjadi jika Anda gemar mengonsumsi minyak kelapa.

Baca juga:  K-Link Citra Beaucare Day Cream Dapat Dimanfaatkan Untuk Alas Bedak

Semakin banyak kadar minyak zaitun yang dikonsumsi setiap harinya, maka seseorang diklaim akan semakin terhindar dari penyakit jantung dan kolesterol. Selain itu, minyak zaitun juga memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat untuk mengatasi peradangan pada tubuh dan mengurangi rasa nyeri.

Selain karena mengandung banyak asam lemak tak jenuh, minyak zaitun juga mengandung zat antioksidan tinggi, polifenol, dan vitamin E. Antioksidan pada minyak mampu mencegah dan menurunkan risiko kanker pada tubuh, sementara itu polifenol berfungsi mengurangi risiko penyakit otak atau gangguan ingatan seperti Alzheimer dan demensia. Vitamin E-nya sendiri sering dimanfaatkan untuk kecantikan, seperti merawat kulit, mencerahkan kulit, melembutkan kulit, dan menghaluskan kulit. Tak heran jika banyak produk kecantikan saat ini berbahan dasar minyak zaitun.

Minyak zaitun

Minyak zaitun

Dari ulasan di atas, di antara minyak kelapa dan minyak zaitun, jadi mana yang lebih menyehatkan? Jika dilihat dari kelebihannya, minyak zaitun dan minyak kelapa memiliki nilai yang sama, tetapi tidak untuk kekurangannya. Konsumsi minyak kelapa memiliki risiko lebih besar terhadap penyakit dibanding minyak zaitun. Apalagi, Anda tidak disarankan mengonsumsi minyak kelapa secara berlebihan, berbeda dengan minyak zaitun yang disarankan untuk dikonsumsi secara rutin.

Baca juga:  Apa Yang Telah Dilakukan Dunia Fashion Terhadap Pakaian Untuk Para Muslimah?

Karena minyak zaitun diklaim lebih sehat, Anda bisa mencoba mengganti minyak goreng di rumah dengan minyak zaitun. Selain bermanfaat, kadar lemak jenuh yang sedikit pada minyak zaitun juga tidak akan mengubah rasa masakan Anda. Mungkin itu akan membuat masakan lebih hambar, namun percayalah jika yang sehat tidak harus berlemak.

Salah satu alasan mengapa banyak orang lebih suka memakai minyak kelapa daripada minyak zaitun, karena minyak kelapa dapat mengubah sedikit citarasa masakan yang semula hambar menjadi lebih gurih dan creamy. Apalagi jika Anda menggoreng ayam atau ikan, aromanya lebih menggugah selera. Meskipun begitu, ingatlah yang terbaik untuk kesehatan Anda.

[1] Dhofir, Moch., dkk. 2017. Minyak Kelapa Beraditif Minyak Zaitun sebagai Isolasi Peralatan Tegangan Tinggi. Jurnal EECCIS, Vol. 11(2): 69-76.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: