Meskipun Berotot, Daging Sengkel Mampu Diolah Menjadi Masakan Lezat

Daging Sekel - vikybahagia.com Daging Sekel - vikybahagia.com

Beberapa bagian dari sapi dapat dijadikan masakan yang . Salah satunya adalah daging sengkel. Daging sengkel adalah daging yang terletak di bagian atas kaki sapi. Karena letak atau posisi daging sengkel ini ada di bagian kaki sebagai penopang tubuh dan digunakan untuk berpindah tempat, maka daging ini mempunyai banyak di jaringan dagingnya.

Daging Sekel - vikybahagia.com

Daging Sekel – vikybahagia.com

Dengan sifatnya yang agak keras dan dipenuhi otot, daging ini tidak bisa dimasak sebagai steak seperti halnya daging tenderloin atau sirloin. Daging ini cocok digunakan pada yang membutuhkan kegurihan otot-ototnya. Daging sengkel lebih baik dimasak dengan suhu tinggi seperti soto, sop, atau bakso urat.

Salah satu masakan khas yang memakai daging sengkel sebagai bakunya adalah Semur Jepara. “Pilihan bagian daging sapi juga turut menentukan kelezatan semur. Sebaiknya pilih has luar atau daging paha, dan jangan menggunakan dahing has dalam karena sulit meresap,” tutur Chef Idham, Executive Sous Chef di hotel Four Seasons, Jakarta.

Semur khas Jepara terbuat dari daging sapi bagian sengkel. Diolah dengan bumbu, cabai ditambah dengan kecap manis. Rasanya manis dan gurih. ini biasanya dihidangkan saat . Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat semur ini, potongan daging sapi jangan terlalu besar ataupun terlalu kecil. Jangan juga terlalu banyak kecap, secukupnya saja agar rasa manis kecap tidak dominan. Masakan ini mengandung serat hewani yang tinggi dan kaya zat besi. Daging sapi mengandung zat besi yang tinggi sehingga dapat mengatasi anemia.

Sependapat dengan pernyataan diatas, menurut Chef Stefu Santoso, Executive Chef APREZ Catering & AMUZ Gourmet Restaurant, pembuatan sajian dengan proses masak lama seperti rendang, gulai, rawon yang terbaik adalah menggunakan secondary cut. Selain topside dalam secondary cut, ada bagian lainnya seperti chuck (paha depan atau leher), brisket (sandung lamur), rump (tanjung), dan shank (sengkel) yang lebih murah dan cocok juga diolah berbagai masakan. Selain itu, daging sengkel juga dapat ditambahkan ke dalam masakan seperti labu air.

Daging sengkel banyak diolah menjadi makanan rendah lemak, karena kandungan lemaknya yang relatif tinggi.

Selain dagingnya yang enak diolah menjadi beberapa jenis masakan, kaldu dari sengkel dapat menjadi pelengkap makanan yang lezat. Di sepanjang jalan Purwodadi-Blora banyak berdiri warung yang menyediakan nasi becek. Umumnya, nasi becek menggunakan daging sapi. Namun, lain dengan Nasi Becek Yanto Ganjar yang berada di Jalan Purwodadi Blora km 1 tepatnya 100 meter dari bundaran Getas.

Pemilik warung tersebut, Daniyanto menggunakan daging kerbau sebagai bahan dasar isian sayur becek. Pemilik mengatakan alasannya memakai daging kerbau untuk membedakan dengan warung becek lainnya.

“Oh becek kerbau ada. Lalu penasaran, mencobalah mereka. Akhirnya datang ke sini,” katanya.

Bumbu becek terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, cabai, daun kedondong, daun dayakan, salam, dan laos. Bumbu yang sudah di”gongso” itu kemudian dimasukkan ke dalam rebusan daging, tulang, atau iga kerbau. Selain itu, Yanto memilih menggunakan sampel kaldu dari sendi kaki kerbau (sengkel) yang direbus agar tercipta rasa sedap yang kuat.

Daging kerbau diyakini menambah cita rasa sedap di olahan becek. Yanto tidak khawatir dengan daging kerbau yang lebih mahal daripada daging sapi di pasaran. Sebab prinsip yang dipegang Yanto adalah kepuasan . Daging kerbau yang diolah di warung yang buka sejak tahun 2011 ini dipasok dari daerah Babalan, Kudus.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: