Info Resep Menyusun Menu MPASI 6 Bulan Pertama

BayiBayi

Usai pemberian ASI eksklusif selama kurun waktu 6 bulan, kini waktunya bayi memperoleh makanan pendamping ASI (MPASI). Sebab, pada usia tersebut kandungan ASI sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi. Sehingga orang tua harus memberikan makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak sebagai sumber energi tambahan.

Sebenarnya Anda dapat memberikan MPASI dengan menyaring atau melumatkan makanan sesuai usia bayi. Tetapi harus tetap memperhatikan menu MPASI yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang untuk menjamin kebutuhan nutrisi anak terpenuhi. Pedoman gizi seimbang untuk bayi berusia 6-23 bulan terdiri dari 30 persen makanan pokok, 30 persen protein hewani, 10 persen kacang-kacangan, 25 persen sayur dan buah, serta 5 persen vitamin dan mineral. 

Sementara itu, anggapan lain juga menyeruak jika pada momen pertama bayi lebih baik Anda memberikan menu tunggal yakni buah-buahan atau sayuran tertentu saja. Menu tunggal MPASI dapat diberikan selama 14 hari dengan mencermati kondisi bayi sembelit atau diare karena makanan tersebut. Namun, anda dapat mengetahui adanya reaksi alergi yang ditimbulkan oleh makanan pada anak membutuhkan waktu selama 3 sampai 5 hari. 

“Rekomendasi dari AAP (American Academy of Pediatrics) menyatakan sebaiknya untuk mengetahui adanya potensi alergi, kalau orangtua sudah melihat makanannya aman dikonsumi bayi, ya boleh dicampur dengan makanan lain,” papar dr. Meta seperti dikutip dari situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Dalam menyusun menu MPASI sesuai panduan dari WHO yakni dengan memberikan makanan pokok atau sumber karbohidrat yang tergantung di daerah lokal masing-masing. Setelah melewati pengamatan selama lima hari dengan menu tunggal, maka Anda disarankan mulai memberikan menu empat bintang pada bayi untuk memenuhi asupan nutrisi lainnya.

Untuk MPASI pada enam bulan pertama yang terbaik adalah menu empat bintang dengan prinsip lengkap. Menu tersebut meliputi karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan sayuran. Sedangkan untuk buah-buahan, dapat dipilih sebagai camilan atau snack anak. Bukan sebagai menu utama MPASI.

Ketentuan Pemberian MPASI

Ilustrasi: pemberian MPASI (sumber: atipt.com)

Ilustrasi: pemberian MPASI (sumber: atipt.com)

UsiaMenu MPASI
Usia 0-6 bulanASI eksklusif
Usia 6-9 bulanMPASI dengan takaran 2-3 sendok makan secara bertahap hingga 125 ml. Pemberian makan dapat dilakukan 2-3 kali, dengan 1-2 kali selingan, yakni buah.
Usia 9-12 bulanMPASI dengan takaran sekitar 125-200 ml. Jadwal pemberian makan bisa 3-4 kali, dengan 1-2 kali makanan selingan berupa buah-buahan. 
Usia 12-24 bulanMPASI dengan takaran 200 ml sampai lebih dari 250 ml. Frekuensi makan anak dapat dilakukan 3-4 kali, dengan 1-2 kali selingan.

Jika usia anak Anda sudah mencapai menuju 24 bulan dengan kondisi sudah tidak menyusu, maka pemberian MPASI mengikuti pedoman tersebut dan setiap hari perlu ditambahkan yakni 1-2 kali makan ekstra dan 1-2 kali makanan selingan. Bahan makanan sama seperti orang dewasa dengan tekstur makanan diiris-iris. Anda harus selalu memperhatikan respons anak saat makan dan tidak diperkenankan memaksa bayi untuk menghabiskan makanan.

Strategi Pemberian MPASI

  • Tepat waktu
  • MPASI memenuhi kebutuhan anak
  • Aman dan Higienis
  • Diberikan secara responsif

Terkait dengan pemberian susu formula pada anak, wajib memerhatikan beberapa hal penting seperti kebersihan media yakni botol atau alat pendukung lainnya. Semua harus bersifat steril dengan suhu air panas serta jumlah susu sesuai dengan petunjuk takaran. Sementara itu, untuk mendukung keberhasilan menyusui, Anda harus berkonsultasi dengan konselor terkait kesulitan selama proses pemberian ASI. 

Resep MPASI Homemade Sehat

Ilustrasi: aneka menu puree buah (sumber: alphafreezz.com)

Ilustrasi: aneka menu puree buah (sumber: alphafreezz.com)

Resep Puree Alpukat

Bahan yang diperlukan yakni: 125 gram alpukat matang (1/2 buah), 25 ml air matang, dan 100 ml air matang/ASI perah/sufor. Cara membuat  dimulai dengan mengambil daging buah alpukat, kemudian blender bersama air matang sampai halus. Tuang ke dalam wadah dan ditambahkan ASI perah/sufor. Lalu aduk rata dan saring.

Resep Puree Apel

Bahan yang diperlukan yakni: 150 gram daging buah apel merah (1 buah), 100 ml air jeruk baby, dan 50 ml air matang/ASI perah/sufor. Cara membuat dimulai dengan mengupas apel dan memotong daging buahnya. Satukan dengan air jeruk baby. Proses dengan blender sampai halus, kemudian saring pure dan tambahkan air/ ASI perah/ sufor serta aduk rata.

Resep Puree Labu Apel

Bahan yang diperlukan yakni: 1 buah apel merah (manis), 100 gram labu kuning rebus lalu dihaluskan, 1 sendok makan air jeruk manis, dan 100 ml ASI perah/ susu formula. Cara membuat dimulai dengan mengupas apel dan menyisihkan bijinya. Parut halus bahan dan campur dengan air jeruk manis kemudian sisihkan. Haluskan labu kuning rebus dengan mencampur apel parut. Cairkan dengan ASI perah/ susu formula dan aduk rata.

Resep Puree Pisang Apel

Bahan yang diperlukan yakni: 1 butir apel manis (200 gram), 1/2 buah pisang ambon dan dipotong-potong, 100 ml air matang, 1 sendok teh yoghurt plain. Cara membuatnya dimulai dengan mengupas apel dan menyisihkan bijinya. Memotong apel seukuran dadu. Kemudian campur apel dan pisang, serta tambahkan air. Masak semua bahan sampai mendidih dan apel layu. Selanjutnya mengangkat dan meniriskan. Proses apel dan pisang dengan blender sampai halus. Tambahkan yoghurt dan aduk rata.

Ada beberapa bahan makanan yang bisa Anda gunakan sebagai bahan makanan untuk menu MPASI bagi bayi 6 bulan Anda. Namun, tidak semua jenis bahan makanan cocok dan dapat dipakai untuk membuat resep MPASI tersebut. Sebaiknya gunakan bahan makanan di atas sebagai bahan makanan awal.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: