Menjaga Dari Kerusakan, Berikut Ini Perawatan Produk Kerajinan Dari Bahan Lunak

Merawat Sepatu Kulit - (Sumber: tokopedia.com)

Kerajinan dari lunak merupakan yang dihasilkan oleh manusia dengan yang sederhana dari bahan yang lunak. Contoh kerajinan dari bahan lunak diantaranya kerajinan dari tanah liat, lilin, serat alam, kulit dan masih banyak lagi. Sedangkan bahan lunak bisa berasal dari bahan alami maupun buatan.

Bahan lunak alami berasal dari alam yang langsung dimanfaatkan untuk membuat kerajinan. Tetapi bahan lunak buatan manusia harus melalui beberapa hingga siap digunakan sebagai bahan utamanya.

Berikut ini akan ditampilkan beberapa contoh kerajinan dari berbagai macam bahan lunak alami.

Kerajinan dari tanah liat. Kerajinan ini dikenal juga dengan sebutan kerajinan keramik. kerajinan ini diminati oleh para pengrajin di Indonesia. Hal ini dikarenakan tingkat permintaannya cukup tinggi, bahan liat cenderung mudah didapat, serta murah bahannya (karena diperoleh dari alam).

Vas Bunga Tanah Liat - (Sumber: katalogibu.com)

Vas Bunga Tanah Liat – (Sumber: katalogibu.com)

Beberapa kerajinan dari tanah liat yang dihasilkan untuk hiasan antara lain, vas bunga, guci, patung dan hiasan lainnya. Sedangkan untuk keperluan rumah tangga diantaranya gerabah, genteng, tungku kompor, gelas, teko, asbak dan masih banyak lagi.

Proses pembuatan kerajinan dari tanah liat ini biasanya menggunakan alat pemutar, dengan cara tanah liat diletakkan di atasnya. Lalu, alat diputar, dan bahan (tanah liat) dibentuk sesuai dengan keinginan.

Kerajinan dari serat alam. Serat alam merupakan bahan dasar kerajinan yang cenderung mudah didapat dan banyak jumlahnya. Bahan kerajinan serat alam di antaranya adalah rotan, bambu, ilalang, eceng gondok, dan pelepah pisang. Sedangkan untuk produk yang dapat dihasilkan antara lain tas, dompet, topi, tikar, tempat lampu, hingga keranjang.

Kerajinan dari kulit. Bahan dari kerajinan ini biasanya berasal dari kulit hewan, seperti kerbau, sapi, dan kambing. Jenis kerajinan yang dihasilkan dari kulit contohnya jaket, dompet, sepatu, dan wayang.

Sepatu Kulit Wanita - (Sumber: aliexpress.com)

Sepatu Kulit Wanita – (Sumber: aliexpress.com)

Agar tetap terawat, tentunya produk kerajinan dari bahan lunak di atas memerlukan yang baik dan benar. Perawatannya dibedakan berdasarkan jenis bahan lunak yang digunakan.

Perawatan kerajinan tanah liat

Bahan lunak seperti tanah liat ini dapat dibuat menjadi berbagai macam jenis kerajinan, contohnya keramik. Dalam upaya menjaganya supaya tetap terawat, ada beberapa cara merawat kerajinan keramik, yaitu:

  • Lakukan proses perawatan dengan mencuci keramik menggunakan air hangat, kemudian keringkan menggunakan lap.
  • Usahakan tidak menumpuk produk produk kerajinan ini agar motif dan warnanya tidak rusak. Pastikan antara keramik satu dengan yang lainnya memiliki ruang saat disusun. Hal tersebut dilakukan agar keramik tidak bergesekan sehingga tidak retak maupun cacat.
  • Perawatan kerajinan dari bahan lunak ini juga dapat dilakukan menggunakan belimbing wuluh. tersebut dinilai memiliki kadar asam yang tinggi sehingga dapat menghilangkan noda pada keramik. Untuk melakukannya, bahan yang diperlukan adalah belimbing wuluh (sayur), sikat plastik atau sikat gigi, lap kering atau basah, sabun colek, dan sarung tangan plastik. Pertama, kupas bagian dalam belimbing wuluh. Setelah itu, gosokkan ke permukaan keramik secara merata, lalu diamkan selama 10 menit supaya kadar asamnya bekerja. Bersihkan keramik dengan menggunakan sikat plastik dan gosokkan satu arah baik horizontal ataupun vertikal sampai semua noda terangkat. Lap keramik dengan kain basah atau kering, lap secara perlahan hingga kering.

Perawatan kerajinan serat alam

Serat alam yang digunakan seperti eceng gondok, mendong, jerami dan lain lain. Maka dari itu, perawatan yang dilakukan harus dengan baik dan benar agar kerajinan yang dibuat tidak mudah rusak. Terdapat beberapa cara merawat kerajinan serat alam, di antaranya:

  • Produk produk kerajinan dari serat alam biasanya akan timbul debu berwarna abu-abu keunguan saat musim hujan maupun udara lebih lembap. Namun, perawatan kerajinan dari bahan lunak ini usahakan jangan dicuci. Hal tersebut karena debu tadi dinilai merupakan jamur yang timbul akibat lembap. Anda cukup menyikatnya dengan sikat kering dan menjemurnya. Apabila Anda menyikatnya dengan air, maka kerajinan serat alam tersebut akan mudah rusak.
  • Apabila barang barang Anda benar benar kotor, usahakan untuk tidak merendam maupun mencelupnya ke dalam air. Kandungan air yang berlebihan akan membuat serat alam mudah rusak.
  • Perawatan kerajinan dari bahan lunak ini cukup menggunakan sikat yang halus apabila berdebu. Anda hanya perlu menyikatnya ke bagian yang berdebu/kotor saja.
  • Melakukan perawatan bahan serat alam ini dapat menggunakan sabun mandi maupun sampo dengan kadar yang tidak berlebihan, agar produk kerajinan tidak mudah rusak. Usahakan tidak menggunakan detergen karena memiliki kandungan yang panas sehingga dapat merusak produk.
  • Saat Anda mencuci barang barang dari bahan serat alam, usahakan tidak menjemurnya ke matahari langsung. Hal tersebut dikarenakan akan mengubah warna, ukuran, maupun bentuk produk. Contohnya, baju yang berasal dari serat alam, apabila dijemur langsung maka warnanya akan mudah pudar. Kerajinan dari bahan lunak ini juga akan mengalami perubahan bentuk dan warna apabila dijemur langsung.
  • Perawatan kerajinan dari bahan lunak selanjutnya ialah menyimpan barang-barang tersebut ke dalam lemari maupun tempat khusus yang tidak lembap. Berilah ruang dengan kadar udara yang sedikit agar produk tersebut tidak berjamur dan berdebu.
  • Produk produk kerajinan dari serat alam ini dapat dilapisi dengan silica gel agar jamur tidak dapat tumbuh. Anda dapat menaruh 3 sampai 4 kantong kecil silica gel apabila jamur tumbuh banyak ditempat tersebut.

Sedangkan untuk produk dari bahan kulit, cara merawatnya antara lain dengan menghindarkan produk dari kontak langsung dengan sinar matahari dalam waktu lama. Paparan sinar matahari dianggap dapat merusak permukaan kerajinan kulit, misalnya pecah-pecah atau terlihat retak/

Selain itu, produk kerajinan dari kulit sebaiknya juga tidak terkena air. Apabila terlanjur terkena air, segera keringkan dengan lap kering dan bertekstur lembut. Dalam penyimpanannya, sebaiknya Anda menaruhnya di dalam kantong penyimpan (dust bag).  Jika produk dari pusat kerajinan sudah tidak digunakan lagi dalam waktu yang relatif lama, sesekali produk dapat dikeluarkan dari kemasannya dan diangin-anginkan.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: