Berdandan Saja Sudah Bisa Bikin Bahagia? Begini Alasannya

Berdandan dengan Berpakaian Modis - freepik: @lookstudioBerdandan dengan Berpakaian Modis - freepik: @lookstudio

Kebahagiaan adalah sebuah perasaan yang didapatkan dengan cara yang berbeda pada setiap orang, tergantung bagaimana individu mempersepsikan kebahagiaannya. Ada orang yang bahagia melihat anaknya tersenyum dan ada juga yang bisa menjadi bahagia hanya dengan berdandan atau dressing up.

Pendekatan untuk Meraih Kebahagiaan

Rasa bahagia yang didapatkan setiap orang bisa berbeda, karena perbedaan sudut pandang dalam hal menilai serta mengindikatorkan kebahagiaan tersebut. Secara psikologi, kebahagiaan sering dikaitkan dengan well-being atau kesejahteraan dan tradisi well-being meliputi pendekatan hedonis dan pendekatan eudaimonik.[1]

Pendekatan hedonic menyatakan bahwa tujuan hidup adalah untuk mencapai kebahagiaan, kesenangan, mendapatkan kenikmatan, serta rasa terhindar dari rasa sakit. Sementara itu, eudaimonic adalah pandangan mengenai kebahagiaan bukan dari hasilnya, melainkan pada proses untuk mencapai good life (nilai kehidupan yang lebih baik)

Dari dua pendekatan ini, Anda bisa menciptakan sebuah kebahagiaan yang dirasa tepat melalui sudut pandang Anda. Jika Anda adalah pribadi yang suka melihat sesuatu secara instan tanpa memedulikan prosesnya, mungkin pendekatan hedonic menjadi pilihan terbaik untuk kebahagiaan Anda.

Baca juga:  Pegagan (Centella Asiatica), Tanaman Herbal yang Simpan Manfaat untuk Kesuburan dan Kecantikan

Seperti dilansir dari HuffPost, membeli pakaian baru dan mengenakannya bisa membuat suasana hati menjadi lebih bahagia. Ketika Anda membeli pakaian baru untuk kebahagiaan, tentunya Anda tidak perlu memikirkan proses yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan pakaian baru ini. Anda hanya perlu ke mall atau distro dan memilih pakaian yang Anda inginkan. Anda juga tidak perlu merasa sakit atau sedih ketika kehilangan uang yang ditukar dengan pakaian, terpenting Anda senang dengan pakaian baru Anda.

Tampil Beda dengan Merias Wajah - freepik: @lifeforstock

Tampil Beda dengan Merias Wajah – freepik: @lifeforstock

Masih dilansir dari sumber yang sama, seorang psikologi bernama Dr. Audrey Tang mengatakan, mengenakan pakaian baru dan mewah bisa membuat seseorang menjadi 100% lebih bahagia. Ini karena mereka telah mengenakan sesuatu yang mereka inginkan dan sukai. Hanya dengan berdiri tegak berpakaian baru dan mewah, mampu membuat otak mereka bersemangat untuk memancarkan endorfin sebagai pusat kebahagiaan.

Untuk mencapai puncak endorfin, seseorang biasanya tidak hanya berpakaian atau dressing up dengan baju baru dan mewah yang disukai, tetapi juga berdandan. Khususnya bagi para wanita, berdandan adalah salah satu hal yang tak boleh dilupakan. Dengan memoleskan berbagai produk kosmetik di wajah, kaum Hawa akan melihat pantulan bayangan di cermin menjadi lebih menarik.

Baca juga:  5 Negara yang Melarang Jilbab dengan Segala Pro-Kontranya

Pakaian yang baru dan mewah tentu saja sangat cocok dengan dandanan yang spektakuler. Beberapa gadis juga suka memoleskan lipstik dan eye shadow dengan aneka warna. Supaya tidak terlihat kuno dan membosankan, beberapa perempuan juga menggunakan perhiasan pada rambutnya, bahkan ada yang menempelkan berlian pada bibir dan area mata supaya terlihat mewah.

Sementara itu, kebahagiaan juga bisa didapatkan dengan cara yang lebih sederhana menggunakan pendekatan eudaimonic. Untuk berbahagia dengan metode ini, Anda tidak perlu menghamburkan uang untuk berdandan atau berpakaian. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk menciptakan kebahagiaan secara sederhana, yaitu tidak melihat hasilnya, tetapi prosesnya.

Memilih Baju yang Tepat - freepik: @drobotdean

Memilih Baju yang Tepat – freepik: @drobotdean

Sebagai contoh, ketika Anda ingin bahagia secara sederhana, Anda hanya cukup tersenyum kepada diri sendiri. Saat melakukannya, Anda tidak memerlukan pakaian yang mewah atau dandanan yang menor, cukup tampil apa adanya. Siapkan cermin berukuran besar dan duduklah di depannya. Cobalah untuk tersenyum dengan lepas dan puas. Bagi sebagian orang, ini adalah hal yang mendebarkan dan mungkin akan terasa canggung. Bisa dibilang, kita kerap tersenyum kepada orang lain untuk kebaikan yang kita terima, tetapi sangat jarang, bahkan mungkin tidak pernah tersenyum pada diri sendiri atas pencapaian kita setiap hari.

Baca juga:  Pusing Menentukan Jenis Alat Kontrasepsi? Simak Beberapa Jenis Alat Kontrasepsi yang Bisa Anda Pilih

Beberapa orang mungkin akan merasa kesulitan tersenyum pada diri sendiri, apalagi bagi Anda yang sering membandingkan hidup sendiri dengan hidup orang lain yang dirasa lebih baik atau sudah menuju good life. Anda sebenarnya tidak perlu membandingkan hidup Anda dengan orang lain, karena setiap orang memiliki tujuan hidup yang berbeda-beda. Biasakan bahagia dengan proses yang Anda lakukan untuk mempermudah Anda dalam mencapai kesejahteraan hidup. Sehingga, Anda bisa bahagia tanpa harus mencari kebahagiaan dengan melakukan pendekatan hedonis.

[1] Harmaini & Alma Yulianti. 2014. Peristiwa-Peristiwa yang Membuat Bahagia. Psympathic Jurnal Ilmiah Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Vol. 1(2): 109-119.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: