Menikmati Manisnya Bisnis Telur Asin Beromzet Fantastis

Bisnis Telor Asin - (Sumber: economy.okezone.com) Bisnis Telor Asin - (Sumber: economy.okezone.com)

Berbisnis telur asin mungkin bisa menjadi salah satu ide bagi Anda yang akan memulai suatu . Bisnis telur asin memiliki beberapa keuntungan, salah satunya adalah minimnya peralatan yang diperlukan serta -bahan pembuatannya yang mudah didapat.

Membuka usaha tersebut dapat membawa keuntungan yang fantastis. Seperti yang dialami oleh Merry Yani, pengusaha telur asin yang sukses menjual puluhan ribu produknya setiap hari.

Telur asin Merry kini sudah mengantongi sertifikat kualitas gizi dari Departemen Republik Indonesia. Karena sudah memiliki standar seperti itu, kini setiap hari ia bisa menjual 10.000-15.000 ribu telur per hari. Dengan harga jual berkisar Rp 1.700-2.500 per butir, setiap bulannya Merry dapat meraih omset lebih dari Rp 300.000.000.

Dalam berbisnis, hal yang memegang peranan penting adalah cara memasarkannya. Hal tersebut berlaku juga dengan bisnis telur asin. Hal yang patut Anda perhatikan sebelum memasarkan kepada konsumen adalah mengenai kemasan. Disarankan memakai kemasan yang bersih dan menarik.

Untuk memasarkannya, Anda dapat melakukan dengan berbagai metode, beberapa diantaranya adalah online dan offline. Jika Anda akan memasarkan produk secara offline, Anda bisa menawarkan di toko, warung, rumah makan, penjual bakso dan mie ayam. Anda dapat melakukan kesepakatan dengan pemilik tempat tersebut.

Seperti yang dilakukan Ida, yang sukses berjualan telur asin. Ia awalnya menitipkan ke warung dekat rumah. Setelah produknya laris terjual, ia menambah produksinya dan menitipkan di lebih banyak tempat.

Dikarenakan usahanya yang semakin berkembang, Ida kini mengemas telur asinnya dan menjual ke minimarket dan swalayan yang bermitra dengannya. Omzet yang diterima dalam sebulan mencapai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta.

Metode pemasaran lain adalah dengan cara online. Memasarkan produk secara online termasuk cara yang banyak dilakukan masa kini, karena tidak memerlukan yang besar. Di samping itu, zaman sekarang masyarakat tidak asing lagi dengan gadget, internet, serta media sosial.

Proses Pembuatan Telor Asin - (Sumber: mobile.fourlock.com)

Proses Pembuatan Telor Asin – (Sumber: mobile.fourlock.com)

Selain itu, Anda dapat mengikuti cara aplikatif mengembangkan peluang usaha telur asin, yaitu:

  • Memodifikasi produk untuk kembangkan peluang usaha pembuatan telur asin
  • Membundling produk untuk kembangkan peluang usaha pembuatan telur asin
  • Kembangkan peluang usaha dengan membuat nama produk yang unik
  • Bekerjasama dengan komunitas untuk mengembangkan peluang usaha
  • Promosikan produk Anda melalui media sosial
  • Membuat iklan yang unik sehingga orang tertarik mencoba produk Anda
  • Bekerjasama dengan endorser

Setelah membahas bisnis telur asin, ada baiknya Anda mengenal bahan utamanya terlebih dahulum yaitu telur, yang merupakan sumber protein hewani yang mudah dicerna dan bergizi tinggi.

Senasib dengan produk lainnya, telur juga dapat mengalami kerusakan. Kerusakan pada telur dapat terjadi karena telur disimpan di ruang terbuka selama kurang lebih 2 minggu tanpa diawetkan. Penyebab kerusakan lain bisa juga karena kulit telur pecah/retak.

Keretakan pada kulit telur menyebabkan mikroba mudah masuk ke dalam telur. Keluarnya udara dari dalam telur dapat mengakibatkan derajat keasaman telur naik, sehingga mengakibatkan kerusakan pada telur.

Salah satu cara pengawetan telur yang mudah dan tidak memerlukan biaya tinggi adalah dengan membuatnya menjadi telur asin. Keuntungan dari pembuatan telur asin adalah memperpanjang masa simpan dan menghilangkan bau amis, terutama pada telur itik.

Telur yang mengalami pengasinan menjadi awet saat disimpan dan mempunyai rasa yang khas sehingga banyak diminati dan memunculkan budaya memasak telur asin.

Prinsip dasar dalam tehnik pembuatan telur asin adalah mengurangi kandungan air yang ada dalam telur dengan cara memberinya garam. Hal ini menyebabkan terjadi penyerapan air oleh garam.

Pada pembuatan telur asin, dapat menambahkan ekstrak daun teh untuk mendapatkan aroma telur asin yang lebih disukai konsumen. Zat tannin yang ada pada daun teh dapat menutupi pori-pori serta memberikan warna coklat muda serta aroma yang lebih sedap.

Langkah pertama yang Anda lakukan untuk memulai membuat telur asin yaitu memilih telur. Telur yang digunakan sebaiknya telur yang segar. Agar Anda tidak kesulitan dalam memilih telur yang segar, berikut tips yang bisa diikuti:

  • Pilihlah telur yang segar. Telur yang segar terlihat mengkilap dan berwarna cerah. Telur yang sudah lama terlihat kusam/keruh dan kulit luarnya timbul bintik-bintik hitam yang disebabkan adanya jamur.
  • Telur yang segar bisa dilihat dari perendaman. Telur dapat direndam dalam air tawar ataupun larutan garam. Telur yang bagus akan tenggelam, karena mempunyai berat jenis lebih besar dari air.

Setelah Anda menemukan telur segar yang baik dibuat menjadi telur asin. Maka, langkah selanjutnya adalah pembuatan telur asin. Berdasarkan proses pengolahannya, telur asin dapat dibuat dengan merendam telur dalam larutan garam (cara basah) atau menggunakan adonan pengasin (cara kering). Adonan pengasin merupakan campuran garam, abu gosok dan serbuk bata merah.

Cara basah

Bahan-bahan yang diperlukan:

  • Telur bebek bermutu baik kurang lebih 10 butir
  • Garam dapur 250gram
  • Air bersih 1 liter

-alat yang diperlukan:

  • Kertas gosok atau ampelas halus 1 lembar
  • Ember plastik 1 buah
  • Alat pengaduk 1 buah
  • Toples atau wadah tempat merendam telur 1 atau 2 buah

Cara pembuatan:

  1. Bersihkan telur terlebih dahulu, kemudian keringkan.
  2. Gunakan amplas untuk mengamplas telur agar pori-porinya terbuka sehingga pada saat perendaman akan lebih mudah menyerap garam.
  3. Buat larutan pengasin yang terdiri dari campuran air dan garam dengan perbandingan 4:1.
  4. Rendam  telur dalam larutan pengasin sehingga semua telur terendam.
  5. Simpan telur selam 12 atau 15 hari.
  6. Setelah masa penyimpanan selesai, keringkan telur.
  7. Apabila didinginkan, telur dapat direndam dalam air teh selama 8 hari.
  8. Telur asin direbus sampai matang, kemudian ditiriskan.

Cara kering

Bahan yang diperlukan:

  • Telur bermutu baik kurang lebih 10 butir
  • Abu gosok 200gram
  • Bubuk batu bata 800gram
  • Lumpur 1000gram
  • Garam dapur 900gram
  • Air bersih secukupnya

Alat-alat yang diperlukan:

  • Ember plastik ukuran sedang 1 buah
  • Kuali tanah atau bak plastik 1 buah
  • Alat pengaduk 1 buah
  • Tampah 1 buah
  • Wadah penyimpan telur 1 buah

Proses pembuatan:

  1. Telur yang akan diasinkan dicuci terlebih dahulu kemudian dikeringkan.
  2. Membuat adonan untuk mengasinkan telur, yang terdiri dari campuran lumpur tanah dan garam dapur dengan perbandingan 4:1 atau campuran antara bubuk bata merah, abu gosok, dan garam dapur dengan perbandingan 2:2:3.
  3. Menambahkan sedikit air ke dalam campuran adonan tersebut, kemudian diaduk, hingga adonan berbentuk pasta.
  4. Membungkus telur dengan adonan tersebut satu per satu sekeliling permukaan telur secara merata dan kokoh seperti gambar di atas. Tebal adonan pembungkus telur kira-kira 1 cm.
  5. Membungkus telur yang sudah dilumuri adonan pengasin dengan plastik supaya adonan pengasin tidak mudah lepas dari telur.
  6. Menyimpan telur yang diasinkan dalam kuali tanah atau ember plastik selama 15 sampai 21 hari.
  7. Simpan dalam tempat yang bersih dan terbuka, usahakan agar telur tidak pecah.
  8. Setelah penyimpanan dalam waktu yang ditentukan, telur dibersihkan dari adonan pengasin, kemudian bila diinginkan telur dapat direndam dalam larutan teh.
  9. Telur asin direbus sampai matang, kemudian tiriskan.

Dengan mengetahui seluk beluk mengenai telur asin, diharapkan Anda memiliki cukup pengetahuan apabila ingin memulai untuk membuka usaha tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: