Menghapus Aplikasi Kencan Online Bukti Siap Berkomitmen, Benarkah?

Cara, membangun, komitmen, bukti, menghapus, aplikasi, kencan, dating, online, Tinder, Bumble, pasangan, hubungan, pacaran, serius, menjaga, bertanggungjawab, cinta, ahli, psikolog, susah, keseriusan, jujur, kejujuran, sabar, target, menikah, masa, depan, cemburu, perasaan Pasangan masing-masing sibuk dengan gadget

Berkat munculnya sejumlah atau dating, membuat yang tulus hanya pada satu orang lebih berarti daripada sebelumnya. Dalam yang baru, tak sedikit orang yang bingung menunjukkan keseriusan atau komitmen. Namun, bukan berarti tak ada cara untuk membuktikannya.

“Menghapus aplikasi kencan (seperti Tinder dan Bumble) mengindikasikan bahwa seseorang serius dengan orang yang sedang mereka kencani,” jelas psikolog hubungan Madeleine Mason Roantree. “Biasanya itu berarti bahwa seseorang berada dalam hubungan eksklusif,” katanya kepada The Independent. Ia menambahkan bahwa itu juga dapat meredakan kecemasan seseorang tentang mata pengembara pasangannya.

Sementara, ahli kencan James Preece mengungkapkan bahwa tindakan tersebut adalah hal penting. “Anda memperjelas bahwa Anda benar-benar akan fokus satu sama lain mulai dari sekarang dan selanjutnya,” katanya. Ia menambahkan bahwa itu adalah cara untuk memberi tahu Anda dan diri Anda sendiri bahwa ‘pencarian Anda telah berakhir’.

Namun, hal tersebut tak perlu dilakukan terlalu dini. Ketika seseorang sudah semakin intim dan membicarakan seputar masa depan bersama, menghapus aplikasi kencan bisa dilakukan. “Jika Anda baru saja mulai melihatnya, Anda tidak perlu menghapusnya. Namun saat Anda sudah semakin dekat, maka itu mungkin waktu yang tepat untuk melakukannya.”

Preece menambahkan, seseorang yang masih menggunakan aplikasi kencan terlihat tak serius dengan pasangannya saat itu. Selain itu, masih adanya percakapan dengan orang lain juga membuat hubungan yang sedang dijalani jauh dari kesuksesan. Jika Anda memilih untuk mempertahankan profil kencan setelah Anda mulai melihat seseorang, itu bisa menimbulkan kesan bahwa Anda tidak sepenuhnya berinvestasi pada orang yang saat ini Anda lihat.  “Dengan menghentikan kebiasaan tersebut, Anda melakukan pembersihan psikologis sehingga pikiran bisa lebih kosong dan Anda bisa berkonsentrasi pada pasangan Anda sekarang,” katanya.

Memang ada banyak alasan yang melatarbelakangi seseorang susah berkomitmen dalam suatu hubungan. Terkadang ia sangat mudah untuk jatuh cinta pada orang lain. Tetapi ketika seseorang dihadapkan pada sebuah komitmen, dia menjadi ragu pada dirinya sendiri atau pasangannya. Namun, sebenarnya ada beberapa cara untuk membangun komitmen pada pasangan. Dilansir dari Merdeka,com berikut cara untuk membangun komitmen kepada pasangan:

Cinta timbal balik

Cara, membangun, komitmen, bukti, menghapus, aplikasi, kencan, dating, online, Tinder, Bumble, pasangan, hubungan, pacaran, serius, menjaga, bertanggungjawab, cinta, ahli, psikolog, susah, keseriusan, jujur, kejujuran, sabar, target, menikah, masa, depan, cemburu, perasaan

Ilustrasi hubungan berkomitmen

Salah satu alasan yang melatarbelakangi kenapa seseorang susah berkomitmen adalah karena dia takut pada cinta yang membutuhkan timbal balik. Sebagaimana dikatakan oleh seorang filsuf China, Lao Tzu, bahwa sangat dicintai oleh seseorang memberi Anda kekuatan, sementara mencintai seseorang secara mendalam memberi Anda keberanian. Komitmen membutuhkan cinta yang saling timbal-balik bukan sepihak.

Jadikan dia sahabat terbaik

Beberapa pasangan percaya bahwa komitmen seumur hidup hanya dapat dilakukan dengan sahabat terbaik. Dan ketika seseorang merasa pasangannya belum menjadi sahabat terbaiknya, dia mungkin masih merasa ragu untuk berkomitmen dalam hubungan tersebut. Untuk itu, pastikan bahwa pasangan Anda telah menjadi sahabat terbaik untuk Anda. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah berkomitmen pada hubungan Anda.

Buang keraguan

Selama masih ada keraguan di hati untuk serius dalam suatu hubungan, seseorang tidak akan pernah bisa berkomitmen pada pasangannya. Keraguan adalah benih jahat yang membuat cinta tidak bisa tumbuh subur dalam hati setiap pasangan. Jadi, pastikan bahwa Anda sudah membuang semua keraguan di hati dan pikiran Anda ketika berkomitmen pada pasangan.

Buat target

Buatlah target kapan Anda ingin menikah atau menjalin hubungan yang serius dengan seseorang. Jika Anda sudah memiliki pasangan, buatlah target yang jelas tentang hubungan kalian. Dengan demikian, hubungan kalian lambat laun akan menuju arah yang serius dan komitmen itu akan terbentuk dengan sendirinya. Yang perlu diingat adalah komitmen itu berasal dari hati. Jika Anda merasa ragu dan susah berkomitmen pada pasangan, coba minta masukan dari orang-orang terdekat Anda. Mungkin mereka lebih tahu alasan di balik itu semua.

Nah, setelah saling berkomitmen untuk serius bersama pasangan, tugas selanjutnya adalah bertahan dan bertanggung jawab untuk menjaga komitmen tersebut. Jangan sampai karena hal-hal yang tidak baik akan menghancurkan komitmen yang telah dibuat. Berikut beberapa cara untuk menjaga komitmen, termasuk:

Jujur

Cara, membangun, komitmen, bukti, menghapus, aplikasi, kencan, dating, online, Tinder, Bumble, pasangan, hubungan, pacaran, serius, menjaga, bertanggungjawab, cinta, ahli, psikolog, susah, keseriusan, jujur, kejujuran, sabar, target, menikah, masa, depan, cemburu, perasaan

Ilustrasi pasangan langgeng

Kejujuran adalah kunci utama dalam sebuah hubungan. Adanya kejujuran, kita memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga komitmen yang telah dibuat. Menutup-nutupi suatu kebenaran akan mencederai dan melukai komitmen yang ada. Sikap jujur yang ditanam dalam sebuah hubungan akan membawa hubungan tetap harmonis, bahagia, dan keutuhan tetap terjaga.

Komitmen tanpa syarat

Komitmen dibuat atas dasar cinta dan keutuhan suatu hubungan. Apabila komitmen yang dibuat hanya ingin meraih kepentingan sendiri, maka tidak akan heran jika komitmen akan segera memudar. Dan hubungan terasa hambar dan hancur bersama komitmen yang dibuat. Jalinan cinta tanpa syarat dan komitmen yang tulus akan membawa kebahagian dalam hubungan tersebut. Sehingga pertengkaran akan terminimalisir.

Sabar

Seseorang yang memiliki sikap mudah tersulut emosi, maka ia juga akan dengan mudah menghancurkan komitmen. Memiliki pribadi yang sabar akan membuat komitmen tetap terjaga. Cemburu yang meluap-luap membutakan mata batin, sehingga emosi mudah terbakar. Hal ini dapat merusak komitmen yang dibuat. Oleh sebab itu, terima setiap kejadian, baik ataupun buruk dengan hati lapang. Kesabaran menentukan utuhnya komitmen dalam membina keharmonisan suatu hubungan.

Bertanggung jawab atas komitmen yang dibuat

Komitmen butuh tanggung jawab dari kedua belah pihak. Awalnya, komitmen dibuat atas kesadaran pasangan tersebut. Oleh sebab itu, tidak diperkenankan untuk saling bersikap seenaknya terhadap pasangan. Tanggung jawab dalam komitmen dapat dilakukan dengan cara menghargai perasaan pasangan. Jangan lukai perasaan pasangan dengan mengingkari komitmen.

Apabila hubungan yang dijalani bukan sekadar senang-senang, cinta, dan tertarik secara fisik, maka komitmen perlulah dibangun dalam hubungan berpacaran. Jangan membuat komitmen selagi masih berpacaran coba-coba, memilih yang tepat, ataupun main-main. Mulailah berkomitmen jika Anda sudah siap. Hubungan yang memiliki komitmen, maka tidak akan sia-sia dalam menjalaninya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: