Tanda Keterlambatan Perkembangan Anak dan Cara Menghadapinya

Keterlambatan Perkembangan Anak - ilslearningcorner.comKeterlambatan Perkembangan Anak - ilslearningcorner.com

Anak Anda termasuk hiperaktif dan jarang berbicara? Bisa jadi buah hati Anda mengalami keterlambatan dalam berkembang. Dalam berkembang ini, kita tidak berbicara mengenai kuantitas seperti pada pertumbuhan anak, tetapi lebih pada kualitas. Kualitas diri seorang anak yang berkembang dapat dilihat dari tingkat kecerdasan otak dan tingkah lakunya. Anda perlu mengenal, apakah anak Anda mengalami keterlambatan perkembangan atau tidak, dan bagaimana cara menghadapinya.

Tanda Anak Terlambat Berkembang

  • Bayi terlihat tegang dan belum bisa menggerakkan ujung kakinya. Tanda anak mengalami keterlambatan dalam berkembang dapat dilihat sejak bayi, ketika mereka berusia 0 hingga 2 bulan. Jika pada saat berumur 2 bulan lebih bayi tidak mampu menggerakkan kakinya dengan baik dan malah membentuk pola menyilang, bisa jadi ia mengalami keterlambatan dalam berkembang.
  • Bayi belum bisa berguling dan mengambil mainan. Anda juga perlu waspada saat bayi sudah menginjak umur 6 bulan tetapi belum bisa berguling, bahkan meraih mainannya sendiri dengan tangannya. 
  • Bayi belum bisa duduk sendiri. Akan sangat berisiko jika pada usia 9 bulan, bayi tidak dapat duduk sendiri. Anda perlu segera membawanya ke dokter anak atau psikiater bayi.
  • Bayi belum bisa merangkak. Setelah berusia 12 bulan, seorang bayi harus bisa merangkak sendiri untuk melanjutkan belajar jalan. Jika bayi masih saja belum bisa merangkak, Anda harus siap-siap untuk berkonsultasi dengan dokter anak.
  • Speech delay. Seorang anak setidaknya harus bisa memahami satu atau dua kata saat berumur 9 bulan. Bagi mereka yang belum bisa memahami satu katapun, bahkan belum bisa berbicara hingga umur 3 tahun, bisa diindikasikan mengalami keterlambatan berbicara. Inilah salah satu tanda bahwa anak Anda mengalami keterlambatan berkembang.
  • Tidak fokus. Beberapa anak yang mengalami keterlambatan dalam berkembang biasanya akan sulit fokus, apalagi jika diajak bicara atau diajak menonton film. Mereka juga tidak mudah untuk dipanggil atau mendengarkan.
  • Hiperaktif. Seorang anak yang mengalami keterlambatan dalam berkembang akan lebih sering bermain sendiri dan mudah bosan. Tidak hanya itu, mereka juga lebih hiperaktif. Waspadai jika anak Anda mengalami hiperaktif hingga usia 10 tahun, dan Anda harus segera berkonsultasi pada dokter dan psikiater anak.

Untuk tanda hiperaktif, tidak semua anak dengan keterlambatan berkembang mengalaminya, tetapi kebanyakan anak dengan keterlambatan berkembang adalah mereka yang hiperaktif. Anda bisa melihat dengan membandingkan tanda-tanda lainnya. Untungnya, hiperaktif sendiri bisa disembuhkan, dan beberapa anak akan kehilangan gangguan hiperaktifnya saat memasuki usia 7 tahun hingga 9 tahun.

Tanda Keterlambatan Perkembangan Anak - www.earth.com

Tanda Keterlambatan Perkembangan Anak – www.earth.com

Meskipun kita semua ingin anak-anak kita tidak memiliki masalah sama sekali, kenyataannya adalah bahwa hidup tidak selalu sebaik yang kita pikirkan. Banyak anak memiliki riwayat perkembangan yang berbeda dengan anak lainnya, seperti keterlambatan bicara yang bersifat temporer atau sesuatu yang lebih sulit dan permanen, seperti cerebral palsy atau autisme.

Cara Mengatasi Anak Terlambat Berkembang

Anak-anak dengan gangguan keterlambatan dalam perkembangan sebenarnya tidak kalah hebat dan baik dibanding dengan anak normal pada umumnya. Kunci untuk membuat mereka berada pada taraf yang sama adalah menghadapi permasalahan tersebut. Nah, cara terbaik untuk menghadapi anak yang mengalami keterlambatan dalam berkembang, yaitu dengan mengidentifikasinya.

Untuk mengidentifikasi, Anda perlu mengunjungi dokter anak dan melakukan pemeriksaan terhadap anak Anda. Dari sinilah Anda akan tahu bagaimana cara yang baik untuk membantu anak Anda dalam perkembangannya. Anda juga perlu berkonsultasi pada psikiater anak, terutama apabila anak Anda mengalami tingkat kesulitan tinggi dalam cara berpikir dan memahami sesuatu.

Ketika melakukan pemeriksaan, tentunya dokter akan memberikan diagnosis dan cara terbaik bagi Anda untuk mengatasinya. Sebelum pergi ke psikiater, Anda juga perlu bertanya pada dokter mengenai spesialis anak yang dapat mengevaluasi anak Anda dengan baik. Dalam mengevaluasi anak, ada dua jenis evaluasi yang akan dilakukan oleh ahli medis, yaitu intervensi dini dan perencanaan pendidikan individual.

Intervensi dini adalah layanan untuk anak-anak sejak lahir hingga mereka berusia 3 tahun yang memiliki masalah dengan perkembangan atau berisiko mengalaminya (misalnya bayi yang lahir prematur). Biasanya, tindakan evaluasi dilakukan oleh tim medis di rumah, tetapi juga dapat dilakukan di tempat penitipan anak atau tempat lain di mana keluarga merasa lebih nyaman. Dokter Anda dapat merujuk Anda ke intervensi dini, atau keluarga dapat merujuk sendiri dengan menjangkau program intervensi dini di sejumlah rumah sakit maupun klinik anak.

Mengatasi Anak Terlambat Berkembang - www.forbes.com

Mengatasi Anak Terlambat Berkembang – www.forbes.com

Sementara, perencanaan pendidikan individual dilakukan oleh orang tua kepada anak yang sudah memiliki kecenderungan keterlambatan perkembangan. Dalam hal ini, seorang anak mungkin tidak memenuhi syarat untuk layanan pendidikan secara formal, mereka membutuhkan penyesuaian dalam program sekolah khusus untuk mendukung perkembangannya.

Untuk rencana pendidikan individual ini, orang tua juga perlu berkonsultasi terlebih dahulu kepada psikiater anak. Dalam hal ini, mereka akan memberi informasi Anda tentang jenis pendidikan seperti apa yang baik untuk mendukung perkembangan anak Anda. Beberapa anak dengan perkembangan yang lambat biasanya akan menerima pendidikan khusus dengan perlakuan yang khusus pula.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: