Mengapa Saat Menginjak Usia Dewasa Susah Menemukan Teman?

mengapa, saat, menginjak, usia, dewasa, susah, menemukan, teman, pekerjaan, waktu, jam, penelitian, hubungan, terbatas, waktu, interaksi, internet, online, orang, syarat, persahabatan, kenalan Pria berteman dengan hewan peliharaan

Banyak hal terjadi ketika Anda beranjak menjadi . Tetapi, dari sekian kesulitan yang dialami, memiliki baru dianggap menjadi salah satunya. Mendapatkan baru dirasa tidak lagi semudah ketika Anda memasuki bangku sekolah. Misalnya, ketika Anda masih berada di sekolah dasar, berteman dapat dimulai dari makan siang di meja yang sama, sampai bercerita mengenai tugas yang diberikan guru.Mengapa saat menginjak usia dewasa susah menemukan ? Ketika beranjak dewasa, sebagian besar waktu untuk berinteraksi dengan orang lain menjadi terbatas karena pekerjaan. Pada dasarnya, mereka mungkin tidak terlalu menyukai kerjanya, atau mereka tidak memiliki di luar pekerjaan.

Mengapa saat menginjak usia dewasa susah menemukan teman? Ketika beranjak dewasa, sebagian besar waktu yang Anda miliki untuk berinteraksi dengan orang lain menjadi terbatas karena pekerjaan. Begitu pula bagi Anda yang bekerja dari rumah, interaksi dengan dibatasi oleh konferensi video.

Kini, pertemanan bisa dilakukan melalui internet. Anda bisa membentuk pertemanan baru secara online, hanya dengan menyukai atau mengomentari postingan seseorang. Hal ini bisa dipandang sebagai sesuatu yang baik, bisa juga buruk.

Keberadaan Anda yang seakan terisolasi, di mana mungkin hanya ada sedikit hubungan yang dibina, tampaknya hal itu yang membuat generasi milenium disebut dengan generasi paling sepi. menunjukkan bahwa kesepian memiliki yang setara dengan merokok. Kesepian akan mengantarkan Anda kepada depresi dan kecemasan yang melonjak, hingga berpengaruh ke otak.

mengapa, saat, menginjak, usia, dewasa, susah, menemukan, teman, pekerjaan, waktu, jam, penelitian, hubungan, terbatas, waktu, interaksi, internet, online, orang, syarat, persahabatan, kenalan

Pria depresi akibat kesepian

Menurut pendapat beberapa orang, kesepian bisa saja melanda orang yang memiliki kepribadian ekstrovert atau terbuka. Hal itu menjadi mungkin karena orang-orang ekstrovert dianggap memberikan energi kepada orang lain. Dan, Anda dinilai lupa untuk memberi energi kepada diri .

Apa yang bisa dilakukan ketika Anda merasa kesepian tetapi tidak memiliki cara bagaimana menemukan teman baru? Seorang terapis dan Youtuber, Kati Morton memberikan tipsnya. Kati merupakan seorang terapis berlisensi yang membuat akun YouTube mengenai mental sejak tahun 2011. Ia dibantu oleh suaminya.

Ia tertarik dengan bidang karena ia selalu merasa tertarik dengan hubungan antar manusia dan komunikasi. Itulah mengapa ia memulai melakukan terapi kepada dirinya sendiri sebagai seorang remaja, untuk belajar bagaimana berkomunikasi dengan keluarganya. Dan, perhatiannya terhadap dunia perlahan tumbuh ketika ia sedang belajar di bangku kuliah.

Anda mungkin menyadari bahwa orang-orang memiliki kekuatan untuk berubah dan mengendalikan diri tentang bagaimana mereka merespons dibanding bereaksi terhadap sesuatu.

Banyaknya orang yang kesulitan membangun koneksi dengan orang karena mereka tidak mengetahui bagaimana memulai komunikasi. Terlebih, hal itu diperparah dengan adanya ketergantungan sebagian besar orang terhadap gadget atau smartphone.

Untuk mengatasi kesulitan untuk berkomunikasi, Anda bisa memulainya dari diri sendiri. Anda perlu mengetahui apa yang penting untuk diri sendiri, siapa diri Anda sebenarnya, dan orang seperti apa yang Anda inginkan dalam hidup, sebelum mencari teman.

mengapa, saat, menginjak, usia, dewasa, susah, menemukan, teman, pekerjaan, waktu, jam, penelitian, hubungan, terbatas, waktu, interaksi, internet, online, orang, syarat, persahabatan, kenalan

Proses komunikasi terjadi secara dua arah

Dalam hal pekerjaan, Anda butuh keluar kota di mana tidak banyak orang yang dikenal. Anda mungkin akan merasa terdorong untuk pergi ke luar dan berteman dengan orang-orang pertama yang Anda temui. Namun, jika mereka bukan orang yang benar-benar disukai, Anda bisa merasa lebih kesepian daripada sebelumnya.

Menurut temuan dari dua survei terpisah yang dilakukan ilmuwan komunikasi, Jeffrey Hall dari Universitas Kansas menemukan bahwa orang yang belum saling mengenal dapat menjadi teman setelah menghabiskan sekitar 50 jam bersama, teman biasa menjadi teman akrab setelah 80 hingga 100 jam, dan persahabatan yang erat dan kuat biasanya membutuhkan sekitar 200 jam.

Hall yang dimotivasi oleh sebagian karya ahli psikologi evolusioner Robin Dunbar dari Universitas Oxford, yang berteori bahwa ada lapisan persahabatan misalnya, kenalan, teman biasa, teman, dan teman baik, serta ada batasan kognitif terhadap jumlah orang yang dapat ditampung di salah satu lapisan. Anda biasanya dekat dengan tidak lebih dari lima orang, 15 orang teman baik, dan sekitar 50 orang teman biasa.

Sementara itu, Dunbar menemukan bahwa 150 adalah batas kasar pada jumlah hubungan bermakna yang tampaknya dapat dikelola oleh otak. Untuk gagasan itu, Hall menambahkan teorinya sendiri, yaitu teori Communicate Bond Belong, yang menegaskan bahwa Anda semua merasakan kebutuhan evolusioner untuk menjadi bagiannya, dan bahwa baik jumlah waktu maupun jenis aktivitas yang dibagikan dengan orang lain adalah kuncinya. Penelitian sebelumnya oleh Dunbar, Hall, dan lain-lain telah menetapkan bahwa waktu yang dihabiskan bersama-sama penting dalam membangun koneksi, tetapi tidak ada yang benar-benar bisa untuk menghitung angka pastinya.

mengapa, saat, menginjak, usia, dewasa, susah, menemukan, teman, pekerjaan, waktu, jam, penelitian, hubungan, terbatas, waktu, interaksi, internet, online, orang, syarat, persahabatan, kenalan

Hubungan pertemanan yang langgeng hingga usia dewasa

Kemudian, Hall mengukur persyaratan persahabatan dalam dua studi terpisah. Pertama, termasuk 355 orang dewasa yang telah pindah ke tempat baru dalam enam bulan sebelumnya. Hall meminta mereka untuk mengidentifikasi seseorang yang baru mereka temui. Para peserta menentukan di mana mereka bertemu dengan orang ini, berapa banyak waktu yang mereka habiskan bersama minggu sebelumnya, dan berapa banyak waktu yang mereka habiskan bersama dalam satu minggu. Mereka juga diminta untuk mengategorikan orang di suatu tempat pada skala dari kenalan ke teman terbaik.

Dalam studi kedua, Hall merekrut 112 mahasiswa baru Universitas Kansas dan meminta mereka menyebutkan dua kenalan baru. Kemudian, dia mengikuti dua kali selama sembilan minggu pertama tahun sekolah untuk mengukur waktu yang dihabiskan dengan kenalan baru tersebut dan melihat bagaimana hubungan itu berubah.

Hasil dari kedua penelitian menegaskan bahwa waktu yang dihabiskan bersama dikaitkan dengan persahabatan yang lebih dekat. Hall menemukan bahwa butuh sekitar 50 jam interaksi untuk berpindah dari kenalan ke teman biasa, sekitar 90 jam untuk berpindah dari teman biasa ke teman dekat, dan lebih dari 200 jam untuk memenuhi syarat sebagai .

Di sisi lain, waktu bersama tidak secara otomatis membuat dua orang berteman. Beberapa orang dewasa melaporkan menghabiskan ratusan jam bersama rekan kerja, tetapi masih menyebut orang-orang itu kenalan. Pada dasarnya, mereka tidak terlalu menyukai teman kerjanya, atau mereka tidak memiliki hubungan di luar pekerjaan.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: