Mengapa Anda Membutuhkan Beberapa Concealer?

concealer, makeup, produk, nars, laura, mercier, giorgio, armani, tekstur, jenis, warna, kulit, masalah, wajah, jerawat, bekas, area, gelap, bawah, mata, brush, aplikator, MUA, palette, krim, cair, tipis, warna, correcting, colour, corrector Ilustrasi: aplikasi cream concealer dengan brush (sumber: lorealparis.com.au)

Sebagian besar makeup artist mungkin membutuhkan lebih dari 1 concealer, terlebih ketika sedang mendandani klien. Apa alasannya? Hal itu didasari pemikiran ketika berbicara mengenai foundation dan concealer, disarankan untuk memiliki beberapa produk (tidak hanya satu foundation saja, tetapi beberapa, begitu pula dengan concealer). Alasannya adalah karena adanya permasalahan atau ‘kekurangan’ di yang tidak hanya satu macam.

Misalnya saja Anda memiliki dua foundation di dalam pouch makeup Anda. Dengan produk itu, bisa memakai dua pilihan , menyesuaikan dengan perubahan Anda. Dan, dengan adanya dua itu bisa sekaligus membuat ‘bayangan’ pada wajah tanpa menggunakan produk contour atau highlighter stick.

Menyangkut concealer, itu adalah hal yang lebih kompleks. Menurut beberapa makeup artist, mereka biasa memakai empat concealer sekaligus, tergantung pada hasil yang diinginkan. Meskipun, dalam banyak kasus, memakai dua concealer saja cukup.

Hal Yang Perlu Diperhatikan

Warna Concealer

Warna concealer merupakan satu hal penting dari produk ini. Hal ini karena satu warna dari concealer mungkin tidak cukup untuk menutupi masalah pada wajah Anda. Ada warna yang berfungsi untuk menetralkan kemerahan, tetapi tidak bisa memberikan efek cerah pada wajah (misalnya pada area bawah mata), begitu pula sebaliknya.

concealer, makeup, produk, nars, laura, mercier, giorgio, armani, tekstur, jenis, warna, kulit, masalah, wajah, jerawat, bekas, area, gelap, bawah, mata, brush, aplikator, MUA, palette, krim, cair, tipis, warna, correcting, colour, corrector

Ilustrasi: varian warna concealer (sumber: avoskinbeauty.com)

Ketika menghubungkan concealer dengan area bawah mata, sebagian besar orang akan menyarankan untuk memakai warna yang lebih terang daripada warna foundation Anda. Joanna Schlip, seorang makeup artist mengatakan bahwa ia biasa memakai produk Yves Saint Laurent Touche Eclat untuk menutupi kekurangan pada wajah. Ia menyukai produk itu karena produknya tidak akan ‘cracking’ atau pecah ketika dipakaikan ke wajah, tetapi dapat menutupi kekurangan dengan baik.

Produk lain yang menjadi rekomendasi yaitu Giorgio Armani Beauty High Precision Retouch Concealer, di mana produk ini menjadi favorit makeup artist Yara Shahidi. Namun, Anda tidak harus memakai kedua produk itu. Konsumen tetap bisa memakai produk pilihannya sendiri.

Apabila Anda memiliki masalah dengan lingkaran hitam di bawah mata, produk colour correcting concealer berwarna oranye bisa menjadi solusinya. Hal itu diutarakan oleh makeup artist Nick Barose. Selain warna oranye, ada pula warna ungu. Untuk hal ini, menurut makeup artist Kate Lee yang sudah pernah bekerja dengan Dakota Johnson dan Emilia Clarke mengatakan bahwa produk dari Chanel yaitu Longwear Color Correcteur Rose menjadi produk andalannya.

Lee mengatakan bahwa produk dari Chanel tersebut membantu tampilan makeup di wajah jika berwarna abu-abu atau biru. Kemudian, ia biasanya akan menumpuk kembali dengan concealer sesuai kebutuhan.

Ketika klien memiliki warna kulit medium atau gelap, Cheng, seorang makeup artist juga mengatakan bahwa dirinya sering memakai Nars Radiant Creamy Concealer untuk menutup area gelap di wajah. Produk tersebut hadir dengan 22 pilihan warna yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

concealer, makeup, produk, nars, laura, mercier, giorgio, armani, tekstur, jenis, warna, kulit, masalah, wajah, jerawat, bekas, area, gelap, bawah, mata, brush, aplikator, MUA, palette, krim, cair, tipis, warna, correcting, colour, corrector

Ilustrasi: artis make up mengaplikasikan penggunaan concealer (sumber: marieclaire.com.za)

Color correcting concealer juga bisa digunakan untuk masalah kemerahan dan hiperpigmentasi. Misalnya warna hijau untuk meminimalisir tampilan kemerahan, peach (oranye) atau ungu untuk menutupi bekas jerawat atau terbakar matahari.

Cara mengaplikasikan concealer yang disarankan adalah sedikit saja produk corrector yang diaplikasikan di wajah sesuai dengan masalah kulit Anda. Kemudian, tumpuk dengan concealer sesuai warna kulit.

Walaupun color corrector banyak digunakan beberapa makeup artist (MUA), tetapi ada pula yang merasa tidak membutuhkannya. Seperti Rommy Najor, yang bekerja dengan Kate Moss dan Hillary Duff mengatakan bahwa color correcting bukanlah produk yang penting, bahkan cenderung ia lupakan, karena ia sudah menemukan solusi dari concealer.

Berkaitan dengan noda di wajah, beberapa MUA menyarankan untuk mencari warna sedekat mungkin dengan kulit karena concealer yang nantinya dibubuhkan akan menyatu dengan kulit tanpa terlihat ada perbedaan warna yang mencolok.

Memiliki dua atau tiga warna concealer berbeda akan memungkinkan Anda untuk menyesuaikan riasan dengan kebutuhan. Hal itu juga akan membantu Anda mendapatkan tampilan yang natural.

Tekstur

Ketika berbicara masalah tekstur, Anda akan mengacu kepada konsistensi produk. Concealer bisa tipis, tebal, tidak terlalu cover, atau bahkan memiliki tekstur yang bisa sangat menutupi noda, semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

concealer, makeup, produk, nars, laura, mercier, giorgio, armani, tekstur, jenis, warna, kulit, masalah, wajah, jerawat, bekas, area, gelap, bawah, mata, brush, aplikator, MUA, palette, krim, cair, tipis, warna, correcting, colour, corrector

Ilustrasi: persiapan sebelum memoles wajah dengan concealer (sumber: brit.co)

Menurut MUA Barose, untuk area di bawah mata yang cenderung kering, Anda bisa mengaplikasikan concealer dengan tekstur krim. Produk yang biasa ia gunakan adalah IT Cosmetic Bye Bye Under Eye dan Nars Radiant Creamy Concealer. Hal tersebut bisa membantu memantulkan cahaya dan mencerahkan area bawah mata. Produk untuk bawah mata biasanya akan membantu melembapkan area tersebut, sehingga Anda tidak perlu khawatir kulit menjadi tampak kering.

MUA lainnya seperti Fiona Stiles mengatakan bahwa ia suka menggunakan formula concealer yang cair dan pemakaiannya tipis-tipis saja untuk di bawah mata. Ia biasanya mengaplikasikan produk memakai aplikator seperti brush. Produk yang biasa dipakai oleh Stiles yaitu Laura Mercier Flawless Fusion Longwear Concealer.

Di sisi lain, untuk titik-titik atau bekas jerawat, sebagian besar makeup artist mungkin akan mengatakan sebaiknya memakai concealer yang cukup tebal. Seorang MUA bernama Barose mengatakan bahwa untuk noda-noda di wajah, Anda membutuhkan concealer dengan tekstur lebih tebal seperti yang ada dalam kemasan pot, jar, atau palette. Produk yang biasa ia gunakan antara lain MAC Conceal and Correct, atau Laura Mercier Secret Camouflage.

Untuk mendapatkan warna dan juga tekstur concealer yang tepat, Anda harus mengetahui warna, jenis, dan juga masalah kulit yang Anda miliki. Jika masih bingung, bisa berkonsultasi dengan para beauty advisor yang biasa berjaga di counter makeup. Anda juga bisa menambah pengetahuan dengan membaca artikel , atau bertanya kepada orang terdekat yang lebih mengetahui perihal makeup.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: