Belajar Tanggung Jawab, Ini Tips Ajarkan Anak Pentingnya Akuntabilitas

Ilustrasi: anak membantu di dapur (unsplash: Annie Spratt)Ilustrasi: anak membantu di dapur (unsplash: Annie Spratt)

Pembentukan anak secara mendasar tergantung kepada orang-orang di sekitarnya, khususnya orang tua. Untuk membentuk kepribadian yang baik pada anak, harus ditanamkan nilai-nilai moral sejak dini dan salah satunya adalah akuntabilitas. Tidak mudah mengajarkan anak pentingnya akuntabilitas, karena itu Anda perlu memperhatikan tips-tipsnya.

Dilansir dari HuffPost, akuntabilitas adalah cara untuk bertanggung jawab atas tindakan yang menjadi tanggung jawabnya. Ini adalah sebuah nilai moral yang sangat penting dan wajib ditanamkan pada anak. Dengan mengajari anak-anak tanggung jawab pribadi, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang paham untuk memperbaiki kesalahan yang pernah diperbuatnya. Hal ini pula yang menjadikannya sebagai pribadi yang bisa berkembang dengan baik serta mudah sadar dengan perilakunya sehari-hari.

Ketika anak mengetahui fungsi akuntabilitas yang tepat, individu kecil ini mampu menerapkan nilai moral benar dan salah pada kehidupannya. Nilai moral akan lebih mudah dipelajari sejak dini dan ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi buah hati yang sedang tumbuh untuk menjadi pribadi yang baik.[1] Tak perlu Anda perhatikan, dengan sendirinya anak akan melakukan hal yang benar dan baik dan menjauhi hal yang bersifat negatif. Berikut adalah tips supaya anak paham dengan akuntabilitas.

Baca juga:  Apa Pentingnya ASI Eksklusif untuk Bayi?

Tips Ajari Anak Akuntabilitas

Ilustrasi: anak menyiram tanaman (unsplash: Jonathan Borba)

Ilustrasi: anak menyiram tanaman (unsplash: Jonathan Borba)

  • Beri kesempatan pada anak untuk bertanggung jawab sejak dini. Menurut seorang psikolog bernama Sheryl Ziegler, terkadang orang tua tidak yakin kapan harus memulai memberikan kesempatan pada anak untuk bertanggung jawab dengan perbuatannya. Hal ini yang membuat anak-anak semakin leluasa untuk bertindak semaunya, seperti makan sambil jalan-jalan atau tidak mau membereskan mainannya sendiri. Untuk itu, Anda harus bersikap tegas dan berikan mereka kesempatan untuk bertanggung jawab dengan cara memperbaiki hal-hal kecil seperti ini.
  • Beri tanggung jawab secara bertahap. Seiring bertambahnya usia, tingkat pengetahuan anak-anak semakin luas. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk memberi tanggung jawab secara bertahap. Anak balita diberi tanggung jawab untuk mengambil mainannya sendiri. Setelah usianya lebih dari tiga tahun, beri mereka tanggung jawab untuk membersihkan mainannya sendiri.
  • Ajarkan toleransi. Rasa toleransi adalah salah satu cara untuk mengajarkan pentingnya akuntabilitas. Pada anak yang lebih tua, ajarkan mereka cara yang baik untuk membantu anak yang lebih kecil. Jadi, seorang kakak bisa belajar bertanggung jawab terhadap adiknya kepada orang tua. Hal ini juga berfungsi untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan solidaritas antar anggota keluarga.
  • Ajari anak tentang konsekuensi. Akuntabilitas juga dapat diartikan sebagai mengambil kepemilikan atas keputusan yang dipilih, dengan catatan siap menerima konsekuensi apa pun yang datang dari pilihan tersebut. Mungkin, anak-anak akan sedikit sulit menerima konsekuensi pilihan tersebut. Untuk itu, Anda bisa memberikan konsekuensi dengan bobot yang sesuai dengan usia serta perkembangan anak.
  • Ajari anak cara berpikir kreatif. Kebanyakan anak akan kesulitan saat diberi sebuah pilihan untuk dipertanggungjawabkan, sehingga Anda harus membuat mereka berpikir secara kreatif. Hal ini akan membuat mereka menyadari sesuatu dari pilihan mereka, mereka bisa mengembangkannya menjadi hal lain, sehingga mereka tidak akan kesulitan atau merasa berat dalam mengambil tanggung jawabnya.
  • Tawarkan penghargaan untuk anak. Anak-anak belajar bahwa mengambil tanggung jawab bukan hanya tentang konsekuensi negatif, tetapi juga penghargaan. Selain pujian verbal, Anda bisa memberikan hadiah berupa makanan atau mainan kesukaan jika mereka berhasil menyelesaikan tanggung jawabnya.
  • Memberi contoh sikap akuntabilitas. Sebagai anak, sangat mudah bagi mereka untuk meniru perilaku dan keseharian orang tuanya. Jika Anda menginginkan anak Anda memiliki nilai akuntabilitas yang baik, maka Anda harus menjadi model akuntabilitas bagi buah hati. Dalam keseharian, Anda harus menjadi pribadi yang bertanggung jawab, terutama dengan hal-hal kecil seperti menyiapkan makanan tepat waktu, bangun tepat waktu, dan menepati janji.
  • Berdiskusi dari hati ke hati dengan buah hati. Si kecil juga membutuhkan teman curhat supaya bisa berkembang menjadi pribadi yang stabil dalam mengolah perasaan. Tentunya, saat anak Anda sedang bercerita, Anda harus terlihat antusias, karena akan mendorong mereka lebih banyak bercerita. Dengan kondisi mood anak yang mulai meningkat, secara tidak sadar si kecil mampu mengontrol emosinya dan ini adalah salah satu langkah untuk membuka pikiran dan hati mereka untuk menerima pelajaran akuntabilitas.
Baca juga:  ASI Ternyata Mampu Perangi Pertumbuhan Bakteri Buruk pada Bayi

Mengajarkan pentingnya akuntabilitas pada anak sejak dini juga merupakan cara untuk membasmi kerusakan moral dan sosial anak. Ketika anak-anak sudah mampu menerapkan akuntabilitas sendiri, Anda tidak perlu risau dengan masa depannya, karena anak-anak dengan nilai akuntabilitas baik tidak akan mudah goyah, meskipun lingkungan sekitarnya kurang kondusif.

[1] Ruslan, Rosma Elly, Nurul Aini. 2016. Penanaman Nilai-Nilai Moral pada Siswa di SD Negeri Lampeuneurut. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Prodi PGSD FKIP Unsyiah, Vol. 1(1): 68-77.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: