Cara Mencegah dan Menghilangkan Bekas Jerawat

Ilustrasi: masalah jerawat pada kulit wajah (sumber: flo.health)Ilustrasi: masalah jerawat pada kulit wajah (sumber: flo.health)

Tampilan fisik jerawat yang membekas berdampak pada psikologis, seperti mengubah perasaan sejahtera seseorang dalam hal penampilan.[1] Supaya jerawat Anda tidak berbekas, beberapa ahli menyarankan untuk menggunakan produk perawatan kulit tertentu. Produk ini juga bisa dipakai untuk menghilangkan bekas jerawat yang menghitam dan bermanifestasi menjadi flek.

Dilansir dari Vogue, untuk menghilangkan dan mencegah bekas jerawat, Anda perlu mengetahui jenis-jenisnya. Ada jenis jerawat yang mampu menghasilkan bekas yang terlihat seperti luka, kemerahan, hingga bopeng. Untuk bekas yang parah, biasanya diakibatkan jerawat dengan ukuran besar dan meradang. Sementara, bekas jerawat ringan didapatkan dari proses penyembuhan jerawat ringan, seperti komedo dan jerawat kecil.

Masih dilansir dari sumber yang sama, dari semua jenis bekas jerawat, hal yang dikhawatirkan oleh banyak wanita adalah bekas jerawat permanen yang berlekuk dan membuat tekstur kulit menjadi tidak rata. Ini biasanya diakibatkan jerawat infeksi yang tidak dirawat atau bekas jerawat ringan yang berkembang akibat penumpukan melanin. Lalu, bagaimana cara mencegahnya?

Cara Mencegah Bekas Jerawat

Untuk mencegah bekas jerawat timbul, Anda harus mengontrol perkembangan jerawat yang muncul. Mulailah merawat jerawat Anda supaya tidak terinfeksi dan menjadi jerawat nanah. Anda bisa memakai berbagai produk perawatan kulit berjerawat.

Baca juga:  Rekomendasi Produk Vaseline untuk Memutihkan Kulit Tubuh Lebih Cepat
Ilustrasi: bekas jerawat (sumber: averraglow.com)

Ilustrasi: bekas jerawat (sumber: averraglow.com)

Kunci keberhasilan dari mencegah jerawat terletak pada sabun wajah dan serum yang Anda pakai. Pilihlah sabun wajah khusus untuk kulit berjerawat berdasarkan kondisi kulit Anda, apakah sedang kering atau berminyak. Untuk serumnya, pilihlah serum berbahan ringan dan tidak menyebabkan kadar minyak di wajah meningkat.

Hindari memegang dan memencet jerawat, karena bisa menyebabkan iritasi. Jika jerawat belum matang dan dipencet, cairan didalamnya akan terkontaminasi bakteri di luar kulit dan di tangan Anda. Hal ini menyebabkan jerawat semakin meradang dan infeksi, sehingga menimbulkan bekas luka yang mendalam.

Supaya jerawat Anda cepat sembuh tanpa bekas, Anda juga disarankan memakai obat topikal sediaan salep, gel, atau krim. Gunakan produk obat jerawat yang mengandung asam salisilat, prebiotik, niacinamide, dan retinol. Ini tidak hanya membantu proses penyembuhan jerawat, tetapi juga mencerahkan kulit Anda.

Cara di atas diklaim ampuh untuk mencegah bekas jerawat, tetapi tidak untuk menghilangkannya. Untuk mengatasi noda jerawat yang cukup membandel, tentunya diperlukan usaha ekstra dan tidak bisa memakai produk perawatan kulit sembarangan. Untuk lebih jelas mengenai cara menghilangkan bekas jerawat, Anda bisa melihat ulasan berikut.

Baca juga:  Wardah White Secret Sebaiknya Untuk Umur Berapa?

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan bekas jerawat, tergantung tingkat keparahannya. Jika Anda hanya mengalami noda bekas jerawat, Anda hanya perlu memakai skincare. Sementara itu, jika bekas jerawat berupa cekungan permanen, Anda harus melakukan treatment khusus.

Ilustrasi: wanita memakai krim perawatan wajah (sumber: skincare.com)

Ilustrasi: wanita memakai krim perawatan wajah (sumber: skincare.com)

Noda bekas jerawat bisa dihilangkan dengan mudah jika Anda fokus dengan perubahan warna kulit yang terjadi. Jerawat ringan memang selalu meninggalkan noda sebagai pertanda terjadinya proses penyembuhan jerawat. Ini juga salah satu hiperpigmentasi yang muncul akibat kulit mengalami trauma luka seperti jerawat.

Gunakan serum dan toner yang mengandung vitamin C dan A untuk menghilangkan bekas jerawat ringan. Dua vitamin ini diketahui ampuh mencerahkan kulit yang gelap, termasuk hiperpigmentasi akibat jerawat. Selain itu, gunakan asam salisilat untuk membersihkan sel kulit mati yang menumpuk di area bekas jerawat. Biasanya, noda bekas jerawat muncul akibat penumpukan sel-sel kulit mati.

Baca juga:  Punya Kulit Berminyak Tapi Ingin Pakai BB Cream? Coba Produk Wardah BB Everyday Beauty Balm Cream

Sementara itu, untuk menghilangkan bekas jerawat bopeng atau kronis, Anda bisa melakukan terapi fotodinamik atau terapi cahaya. Terapi seperti ini akan membantu menutup bekas jerawat dengan baik. Anda bisa melakukannya di klinik kecantikan.

Selain itu, Anda bisa melakukan treatment laser vaskular non-ablatif dan ablatif. Ini dipakai untuk melapisi kulit Anda yang cekung atau tidak rata akibat bekas jerawat. Untuk menghasilkan kulit yang mulus seperti semula, Anda harus melakukan prosedur ini secara berulang. Hasil metode laser vaskular terbilang lebih cepat dan permanen.

Beberapa orang juga menggunakan microneedling. Ini adalah prosedur kecantikan untuk ‘melukai’ kulit supaya menghasilkan kolagen sekaligus melakukan penyembuhan ulang. Dalam praktiknya, kulit Anda akan diolesi dengan krim anestesi supaya tidak kesakitan saat jarum-jarum kecil menusuk kulit Anda.

[1] Pratama, Antonius Nugraha Widhi, Maulina Hari Pradipta, Afifah Machlaurin. 2017. Survei Pengetahuan dan Pilihan Pengobatan Jerawat di Kalangan Mahasiswa Kesehatan Universitas Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan Universitas Jember, Vol. 5(2): 389-393.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: