Bukannya Malah Hilang, Mencabut Uban Bisa Menyebabkan Kerusakan Rambut

Ilustrasi: mencabut uban (sumber: shampoolounge.com)Ilustrasi: mencabut uban (sumber: shampoolounge.com)

Uban merupakan kejadian ilmiah yang terjadi pada manusia di usia 30-an dan dikarenakan banyak faktor, mulai dari gaya hidup, gejala penuaan, alergi, dan penggunaan produk hair care yang tidak cocok.[1] Selain bisa mengubah penampilan, uban mampu membuat beberapa orang merasa tidak percaya diri dan ini membuat mereka kerap mencabutnya. Padahal, mencabut uban diketahui bisa menyebabkan kerusakan pada rambut.

Mitos Mencabut Uban

Dilansir dari HuffPost, banyak orang yang mengatakan, jika kita mencabut uban maka itu akan tumbuh lebih banyak. Mitos seperti ini membuat beberapa orang malah ingin mencabut uban. Padahal, bukan itu yang akan terjadi.

“Setiap kali Anda mencabut uban, lebih banyak lagi yang akan tumbuh di tempatnya. Saya berharap ini benar, karena dengan begitu kami dapat membantu orang-orang yang mengalami kerontokan rambut dengan mudah,” kata Mirza Batanovic, direktur Eufora International. “Tetapi mencabut satu helai rambut tidak membuat lebih banyak rambut tumbuh.”

Mencabut uban adalah ide yang tidak memiliki dasar dalam sains. Dengan mencabut uban, apalagi di usia 40 tahun ke atas, Anda bisa kehilangan hingga 159 rambut. Namun, dasarnya rambut tidak memiliki akar yang terhubung dengan rambut baru, sehingga mencabutnya tidak akan mendorong lebih banyak rambut yang tumbuh di kulit kepala.

Baca juga:  Rekomendasi Produk dan Teknik Untuk Memperkuat Rambut Rusak

Jadi apa yang sebenarnya terjadi ketika Anda menarik uban untuk menghilangkannya, setidaknya untuk sementara? Menurut Michael Van Clarke, penata rambut London dan pendiri 3”’More Inches Hair Care, mencabut rambut hanya akan memperpendek siklusnya. Dalam artian, rambut memiliki siklus tumbuh, jika Anda mencabutnya, artinya ada akar rambut lain yang tadinya sedang beristirahat malah memulai siklus tumbuh berikutnya. Padahal, siklus pertumbuhan rambut berlangsung sekitar tiga bulan.

“Pada setiap siklus setelah sekitar usia 20 tahun, rambut tumbuh kembali sedikit lebih tipis dan bertahan untuk waktu yang sedikit lebih singkat,” kata Clarke. “Siklus rambut di kepala rata-rata lima tahun, dan jumlah siklus pertumbuhan terbatas.”

Selain memotong salah satu dari siklus itu, Anda mungkin membuat beberapa kerusakan rambut yang mungkin sulit untuk diperbaiki. Stylist Jennifer Korab memperingatkan, dengan mencabut rambut, Anda dapat membuat trauma pada folikel rambut, yang dapat menyebabkan infeksi bahkan kebotakan.

Mengapa Uban Semakin Banyak?

Ilustrasi: rambut beruban (sumber: allure)

Ilustrasi: rambut beruban (sumber: allure)

Rambut beruban adalah bagian yang tak terhindarkan dari penuaan, jadi Anda akan melihat lebih banyak seiring berjalannya waktu. Itu sebabnya, mencabut uban bukanlah solusi tepat untuk menghilangkannya.

Baca juga:  Pengalaman Diet dengan Xenical, Benarkah Efektif Menurunkan Berat Badan?

“Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada rambut dan kulit,” jelas stylist Helen Reavey, pendiri merek perawatan rambut Act + Acre. “Jumlah butiran pigmen secara alami mulai berkurang seiring bertambahnya usia seseorang, biasanya antara usia 28 hingga 40 tahun. Alasannya adalah melanosit, sel yang memproduksi melanin, mulai melambat dan memproduksi lebih sedikit.”

Reavey juga menambahkan, uban yang benar-benar putih bisa tembus cahaya. Warna abu-abu pada uban timbul dari persentase warna rambut alami yang tersisa. Pada beberapa orang, uban tidak hanya berwarna abu-abu, ada juga yang berwarna oranye dan keemasan atau tembaga.

“DNA Anda dan hidup Anda berperan dalam seberapa cepat uban muncul,” kata Juan Serrano, direktur Developlus, Inc. “Riasan biologis dan genetika Anda menentukan kapan uban mulai muncul. Stres juga dapat memperkuat atau mempercepat proses kemunculan uban.”

Uban bisa berkembang dan semakin banyak, bukan karena Anda mencabutnya. Ini hanya masalah waktu yang terus berjalan.

“Saya tidak percaya balas dendam dibangun di alam,” jelas Clarke. “Tapi lebih banyak uban akan datang, karena ini adalah lintasan kehidupan. Jika Anda membuat kebiasaan mencabuti rambut saat kurang dari 1% rambut beruban, Anda akan memiliki lebih sedikit rambut untuk tumbuh dalam waktu beberapa tahun, apalagi ketika 10% rambut sudah mulai beruban.”

Baca juga:  Masalah Kulit Yang Biasa Dialami Oleh Orang Dewasa

Cara Mengatasi Uban

Anda dapat memilih untuk hidup berdampingan dan terbiasa dengan uban Anda atau mewarnainya. Langkah pertama yang baik adalah berbicara dengan penata rambut Anda, kata Cassie Siskovic, direktur artistik nasional AS untuk merek perawatan rambut dan kulit profesional Alfaparf Milano Professional.

“Konsultasikan dengan stylist Anda tentang penempatan rambut dan desain palet yang mencakup warna uban Anda,” kata Siskovic. “Itu bahkan tidak berarti Anda harus beralih sepenuhnya ke abu-abu, tetapi ini mungkin membuat perawatan Anda lebih mudah. Sejujurnya saya mendorong klien untuk menemukan cara yang mudah, menyenangkan, dan sedang tren untuk mengatasi uban daripada melawannya.”

[1] Sholihuddin, Moh & Muhamad Jalil. 2018. Uban dalam Persperktif Biologi dan Teologi. JOBE Institut Agama Islam Negeri Kudus, Vol. 1(1): 47-56.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: