Memilih Gaya Hidup Sehat Untuk Kesuburan Pria & Wanita

gaya, hidup, kesuburan, pria, wanita, sperma, dokter, konsultasi, resep, obat, herbal, stres, hubungan, pasangan, area, genital, alat, vital, hamil, kemungkinan, posisi, infeksi, kandung, kemih, alamiKeluarga kecil bahagia

Jika Anda berencana untuk hamil, kini Anda dapat melakukan banyak hal yang sederhana dan efektif untuk meningkatkan peluang kehamilan, karena gaya hidup dapat memiliki efek mendalam pada fungsi reproduksi wanita dan pria. Meningkatkan potensi kesuburan adalah sesuatu yang dapat Anda berdua lakukan tanpa bantuan dari luar. Selain melakukan diet peningkat kesuburan, memerhatikan berat badan dan melakukan olahraga, ada sejumlah pilihan gaya hidup yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kesuburan secara alami.

Hentikan konsumsi nikotin, marijuana, kokain, dan steroid

Merokok berhubungan dengan berkurangnya kesuburan baik pada wanita maupun pria. Selain itu, studi di Inggris telah menemukan hubungan antara merokok dan kematian pada bayi baru lahir, bayi dengan berat lahir rendah, dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS/Sudden Infant Death Syndrome).

Seorang wanita yang merokok cenderung memiliki lebih sedikit kemungkinan untuk hamil dan melahirkan ketika diobati dengan fertilisasi in-vitro (IVF/in vitro fertilization) daripada wanita yang tidak merokok. Kemungkinan terhambatnya kehamilan khususnya terjadi pada wanita yang merokok sebanyak 20 batang atau lebih per hari.

Mekanisme yang dapat menghubungkan merokok dengan pengurangan tingkat kehamilan setelah IVF adalah pengamatan bahwa merokok akan mempercepat laju kehilangan telur. Wanita yang merokok memiliki kadar hormon tinggi yang mengindikasikan persediaan telur yang habis dan folikel yang terlalu muda.

Untuk pria, apa pun yang dapat menyebabkan atherosclerosis, seperti diabetes atau hipertensi yang tidak diobati atau bahkan kebiasaan seperti merokok dan diet tinggi lemak, dapat merusak pembuluh darah dan merusak aliran darah, yang menyebabkan impotensi. Suplai darah yang baik ke penis diperlukan untuk mencapai ereksi.

gaya, hidup, kesuburan, pria, wanita, sperma, dokter, konsultasi, resep, obat, herbal, stres, hubungan, pasangan, area, genital, alat, vital, hamil, kemungkinan, posisi, infeksi, kandung, kemih, alami

Merokok pada umumnya merugikan kesehatan

Ganja telah dikaitkan dengan ketidakmampuan untuk melakukan hubungan seksual dan mengurangi kesuburan. Ganja juga bisa dikaitkan dengan peningkatan kadar hormon wanita pada pria dan perkembangan sperma yang tidak normal. Ganja juga memiliki efek menurunkan kadar hormon testosteron laki-laki.

Kokain juga berdampak negatif pada perkembangan sperma. Beberapa peneliti melakukan eksperimen pada hewan, dan menunjukkan bahwa kokain dapat merusak sel-sel yang menghasilkan sperma.

Selanjutnya adalah steroid. Steroid yang biasa digunakan oleh pria untuk membentuk tubuh yang lebih berotot juga dapat menghambat kemampuan untuk memiliki bayi. Steroid dianggap oleh beberapa orang dapat meningkatkan kinerja seksual, tetapi streoid bisa bertindak sebagai kontrasepsi pria dengan menekan sekresi hormon dan mengganggu produksi sperma yang normal.

Pria juga sebaiknya menghindari penggunaan pil atau suntikan hormon kecuali di bawah pengawasan dokter. Selain itu, pria harus menyadari bahwa penggunaan testosteron mungkin memiliki efek menekan atau mematikan sekresi hormon perangsang folikel dan hormon luteinizing, yang mengatur produksi sperma.

Dalam banyak kasus, jika Anda berhenti menggunakan zat-zat seperti suntikan hormon, steroid, dan lainnya, maka produksi sperma akhirnya kembali ke normal, walaupun itu bisa membutuhkan setidaknya satu siklus penuh produksi sperma (sekitar tujuh puluh empat hari).

Periksa obat-obatan yang Anda konsumsi

Sejumlah obat resep dianggap memiliki efek negatif pada sistem reproduksi pria, termasuk obat ulkus tagamet (cimetidine), beberapa antibiotik, dan obat anti-hipertensi. Misalnya, penggunaan obat golongan darah tinggi yang dikenal sebagai calcium channel blockers dapat mengganggu kemampuan sperma untuk menembus membran luar telur.

Pada wanita, terapi penggantian tiroid dapat memengaruhi ovulasi, tergantung pada seberapa besar penggunaan hormon tiroid dipertahankan pada tingkat normal. Ovulasi mungkin terganggu pada wanita yang memiliki kadar hormon tiroid rendah, sehingga ketika mereka berada pada terapi penggantian tiroid, kadar hormon hipofisis (yang mengontrol tiroid) dalam darah mereka harus dipantau secara teratur dan disimpan dalam kisaran normal.

gaya, hidup, kesuburan, pria, wanita, sperma, dokter, konsultasi, resep, obat, herbal, stres, hubungan, pasangan, area, genital, alat, vital, hamil, kemungkinan, posisi, infeksi, kandung, kemih, alami

Aneka produk obat-obatan kimia

Sebagai pasangan, beri tahu dokter sejak awal bahwa Anda berencana untuk hamil dan bicarakan tentang kekhawatiran Anda mengenai efek obat-obatan pada kesuburan. Dengan berkomunikasi bersama dokter, akan membantu untuk mengingatkan dokter Anda setiap kali mereka mulai menulis resep untuk Anda berdua.

Hindari obat-obatan yang berpengaruh terhadap kesuburan pria

Ada beberapa obat yang dinilai dapat membawa pengaruh bagi kesuburan pria, antara lain:

  • Spironolactone adalah komponen dari beberapa obat anti-hipertensi, yang kemungkinan dapat merusak produksi testosteron dan sperma.
  • Sulfasalazine ditemukan dalam beberapa obat yang digunakan untuk penyakit usus, kolitis, atau penyakit crohn. Baik ┬áspironolactone maupun sulfasalazine dinilai dapat memengaruhi perkembangan sperma normal.
  • Colchicine dan allopurinol yang digunakan untuk mengontrol asam urat dinilai dapat memengaruhi kemampuan sperma untuk membuahi.
  • Antibiotik termasuk tetrasiklin, gentamisin, neomisin, eritromisin, dan nitrofurantoin (dalam dosis sangat tinggi) dapat berdampak negatif terhadap pembentukan, pergerakan, dan kepadatan sperma.
  • Cimetidine, bahan aktif dalam tagamet, kadang-kadang dapat menyebabkan impotensi dan kelainan semen.
  • Siklosporin digunakan untuk meningkatkan kelangsungan hidup cangkok dalam transplantasi organ, mungkin memiliki efek yang merugikan pada kesuburan pria.

Hati-hati dengan obat herbal

Beberapa obat herbal yang populer mungkin harus ditambahkan ke daftar zat yang harus dihindari jika Anda ingin melindungi kesuburan. Meskipun banyak orang percaya bahwa karena herbal itu adalah alami, maka produk herbal bersifat aman untuk dikonsumsi. Obat herbal dinilai memiliki efek seperti obat pada tubuh, dikarenakan mengandung bahan kimia yang kuat. Seperti obat-obatan yang dijual bebas atau resep, beberapa obat herbal dapat mengganggu reproduksi normal.

Tiga obat herbal yang diuji dalam penelitian laboratorium pada sperma manusia dan pada telur hamster menghasilkan efek yang merugikan baik di sperma atau telur, atau keduanya. Para peneliti di Loma Linda University School of Medicine di California telah menemukan bahwa sejumlah kecil echinacea purpurea, dan ginkgo biloba membuat telur sulit untuk dipupuk, mengubah materi genetik dalam sperma, dan mengurangi daya hidup sperma.

gaya, hidup, kesuburan, pria, wanita, sperma, dokter, konsultasi, resep, obat, herbal, stres, hubungan, pasangan, area, genital, alat, vital, hamil, kemungkinan, posisi, infeksi, kandung, kemih, alami

Kapsul obat-obatan herbal

Para peneliti menunjukkan bahwa pekerjaan laboratorium mereka hanya menunjukkan risiko potensial. Mereka mengatakan bahwa mungkin orang yang tidak melebihi dosis yang direkomendasikan tidak akan mengalami efek negatif, dan dalam tubuh manusia, dosis yang diresepkan mungkin tidak benar-benar mencapai telur dan sperma. Namun, perlu dicatat bahwa di laboratorium, telur dan sperma hanya terpapar beberapa menit dari fraksi persiapan herbal.

Infeksi yang harus segera diobati

Wanita yang mengalami infeksi vagina atau leher rahim, seperti vaginosis bakterial, trikomoniasis, klamidia, atau ragi, harus segera diobati karena infeksi tersebut dapat menghentikan sperma memasuki uterus.

Pria yang mengalami infeksi saluran kemih juga harus segera diobati karena beberapa infeksi saluran kemih, terutama yang melibatkan epididimis, dapat mengurangi kesuburan jangka panjang.

Hindari paparan racun seperti pelarut dan pestisida

Studi telah menyatakan bahwa pestisida, pelarut kimia, debu, dan zat lain di lingkungan adalah contoh zat yang dapat menyebabkan ketidaksuburan pada wanita dan sperma abnormal atau produksi sperma rendah pada pria.

Selain pestisida, debu, pelarut kimia, sebaiknya para pria menghindari menggunakan celana ketat dan terlalu sering mandi dengan air yang suhunya terlalu panas. Sel-sel benih di alat vital yang menghasilkan sperma bekerja paling baik dalam suhu sedikit di bawah suhu tubuh normal. Jika suhu di dalam testikel meningkat hanya dua, tiga, atau empat derajat Fahrenheit, baik produksi sperma dan testosteron terpengaruh secara negatif.

Untuk menjaga area genital pria tetap dingin, skrotum (kantung kulit yang menahannya) mengendur. Tetapi, jika Anda mengenakan celana jins ketat, celana pendek sepeda, atau celana kulit yang terlalu ketat, maka suhu area genital Anda akan naik. Peningkatan suhu juga dapat terjadi jika Anda memakai celana pendek yang terbuat dari nilon atau serat buatan lainnya, walaupun tidak ketat. Kain seperti nilon atau serat buatan lainnya menyerap lebih banyak panas daripada kapas dan wol. Menjaga area genital Anda tetap sejuk juga bisa membantunya terhindar dari infeksi yang tumbuh subur di tempat yang hangat dan lembap.

Selain itu, menghabiskan waktu di kolam air panas, jacuzzi, dan sauna, dan mandi air panas yang lama bisa merusak fungsi sel sperma secara signifikan. Anda bisa memilih untuk lebih mandi dengan air hangat dan dilakukan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Memaksimalkan kegiatan bercinta dengan pasangan

gaya, hidup, kesuburan, pria, wanita, sperma, dokter, konsultasi, resep, obat, herbal, stres, hubungan, pasangan, area, genital, alat, vital, hamil, kemungkinan, posisi, infeksi, kandung, kemih, alami

Suami istri berhubungan intim

Perubahan kecil dalam cara Anda melakukan hubungan bercinta akan dapat membantu sperma mencapai rahim dengan lebih mudah. Beberapa hal yang bisa Anda coba antara lain:

  • Jika Anda menggunakan pelumas, pilihlah dengan hati-hati. Tetapi, lebih baik hindari menggunakannya. Meskipun pelumas tidak dirancang untuk membunuh sperma, namun beberapa gel non-spermisidal dapat mengurangi jumlah sperma yang masuk ke leher rahim.
  • Perhatikan posisi Anda ketika melakukan hubungan dengan pasangan. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk membantu Anda dengan pasangan dalam hal ini.
  • Belajar mengendalikan stres. Jika memungkinkan, cobalah untuk mengurangi pekerjaan dan/atau kurangi frekuensi perjalanan dalam jadwal Anda selama beberapa bulan. Jika Anda tidak dapat mengurangi tanggung jawab di tempat kerja, pastikan Anda tidak mengerjakan tugas kantor di rumah.

Berbagai contoh gaya hidup yang sehat di atas bisa Anda praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Apabila Anda sudah menikah, menerapkan gaya hidup sehat tentu lebih baik dilakukan bersama pasangan. Tetapi, bagi Anda yang belum menikah, memilih gaya hidup yang sehat bisa dianggap sebagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan kesuburan terganggu.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: