Manfaat Memelihara Hewan untuk Kesehatan dan Perkembangan Mental Anak

Memelihara Hewan untuk Kesehatan AnakMemelihara Hewan untuk Kesehatan Anak

Ada beberapa aspek untuk menilai perkembangan dan kesehatan mental anak, di antaranya cara mengontrol emosi, cara mengekspresikan diri, dan cara mengatasi tekanan dari lingkungan sekitar.[1] Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan supaya anak-anak memiliki semua aspek tersebut dan salah satunya adalah memelihara hewan. Hewan peliharaan tidak hanya bermanfaat sebagai teman di rumah, tetapi sebagai media untuk membantu meningkatkan perkembangan dan kesehatan mental anak.

Dilansir dari HuffPost, hewan peliharaan dapat membantu anak-anak untuk memanajemen emosional mereka guna mendapatkan perkembangan mental yang baik serta membuat anak-anak memiliki perilaku sosial yang positif. Seorang konselor klinis dari Ohio bernama Gina McDowell mengatakan, hewan peliharaan memainkan peran besar dalam hidup seseorang dan berdampak positif untuk kesehatan mental dan emosional anak. Untuk lebih jelas mengenai manfaat hewan peliharaan terkait kesehatan dan perkembangan mental anak, Anda bisa melihat ulasan berikut.

Meningkatkan Mood dan Manajemen Emosional

“Hewan peliharaan dapat membantu meningkatkan mood,” kata McDowell. “Bermain dengan hewan peliharaan sering kali menciptakan emosi positif yang dapat bertahan sepanjang hari, bahkan dapat membantu mengelola gejala kecemasan dan depresi anak.”

Baca juga:  Kemampuan Janin Di Dalam Kandungan Untuk Mengenali Wajah dan Suara

Anak-anak bisa menikmati manfaat emosional memelihara hewan, yang juga membuat mereka betah bermain dengan peliharaan mereka selama bertahun-tahun. Hal ini jelas berbeda dengan mainan anak yang Anda belikan di mall atau toko mainan. Mainan seperti ini mudah membuat mereka bosan, karena tidak ada timbal balik emosi.

Manfaat Memelihara Hewan

Manfaat Memelihara Hewan

Selain itu, dilansir dari sumber yang sama, anak-anak bisa menemukan kenyamanan tersendiri saat bermain dengan hewan peliharaan. Seekor anjing atau kucing pastinya tidak hanya diam saat diajak bermain. Hewan seperti ini memiliki ekspresi dan tingkah laku yang lucu. Dengan menatap wajah hewan yang sedang berekspresi, anak-anak juga akan belajar cara menerima dan membalas ekspresi hewan kesayangannya.

Hewan peliharaan juga mampu meningkatkan mood dan diketahui sangat manjur untuk menghadapi anak-anak yang murung atau sedang stres. Tingkah laku hewan yang abstrak bagi manusia adalah hal yang lucu, bahkan menggemaskan. Hal ini juga dirasakan oleh anak-anak yang melihat anjing atau kucingnya berlarian tidak jelas dan tentunya, yang dapat membuat mereka tertawa dan bahagia.

Baca juga:  Penyebab dan Gejala Menopause Dini

Menciptakan Pribadi yang Bertanggung Jawab

Secara mental, anak-anak masih lemah dan membutuhkan dorongan supaya mereka bisa berdiri sendiri tanpa harus meminta pertolongan pada orang lain. Nah, untuk menumbuhkan aspek kemandirian dan tanggung jawab, para orang tua bisa memberi mereka hewan peliharaan. Ajari si kecil untuk merawat hewan peliharaannya dengan membuat jadwal, di antaranya jadwal bermain, memberi makan, membersihkan kandang, dan memandikan hewan. Biarkan anak-anak untuk belajar hingga mereka terbiasa.

Dengan rasa tanggung jawab yang mulai muncul, buah hati Anda akan memiliki mental yang lebih kuat. Selain itu, anak-anak akan menjadi lebih berani dan tidak mudah cemas. Ini karena mereka juga memiliki rasa kasih sayang terhadap hewan peliharaan, sehingga mereka akan merasa bertanggung jawab dan harus melindungi peliharaan mereka.

Membantu Anak Autisme

Memiliki hewan peliharaan di rumah diketahui dapat membantu anak-anak dengan gangguan spektrum autisme yang menghadapi tantangan sosial. Seperti yang kita ketahui, anak autis tidak seperti anak normal yang bisa bertingkah laku wajar. Tak jarang, pasien autis akan dikucilkan dari sebuah lingkungan. Hal ini juga berlaku pada anak autis yang disekolahkan di sekolah biasa.

Memelihara Hewan untuk Perkembangan Mental Anak

Memelihara Hewan untuk Perkembangan Mental Anak

Gangguan sosial pada pasien autis tentunya sangat meresahkan dan membuat penderita menjadi stres dan mengalami kemunduran mental. Untuk itu, Anda bisa memberikan hewan peliharaan kepada pasien autis. Tingkah laku hewan yang konyol bisa meningkatkan mood dan berinteraksi dengan hewan, mampu mempercepat serta meningkatkan perkembangan mental anak. Ini akan membantu anak autis menjadi lebih stabil dan tidak mudah stres.

Baca juga:  Awas, Merkuri pada Krim Pemutih Kulit Bisa Rusak Saraf

Selain itu, hewan peliharaan diketahui mampu membantu anak autis untuk dengan gejala keterbelakangan mental untuk meningkatkan perkembangan mentalnya. Berinteraksi dengan hewan peliharaan yang karakteristiknya ramah dan penyayang seperti anjing, kucing, dan burung beo, diklaim mampu membuat anak dengan keterbelakangan mental menjadi kembali normal.

[1] Lubis, Layla Takhfa, dkk. 2019. Peningkatan Kesehatan Mental Anak dan Remaja Melalui Ibadah Keislaman. Al-Hikmah:Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Universitas Islam Riau, Vol. 16(2): 120-129.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: