Kenali Melatonin untuk Mengatasi Sulit Tidur pada Anak

Ilustrasi: anak susah tidur (sumber: firstforwomen.com)Ilustrasi: anak susah tidur (sumber: firstforwomen.com)

Ketika waktunya tidur, tak sedikit orang tua yang kerepotan membuat anaknya lelap. Padahal sebagai orang tua, mereka juga membutuhkan istirahat. Nah, untuk mengatasi sulit tidur pada anak, Anda bisa memberikan suplemen atau obat melatonin dengan dosis sesuai rekomendasi dokter.

Apa Itu Melatonin?

Dilansir dari Harvard Health Publishing, melatonin merupakan hormon yang memiliki peran penting dalam mekanisme tidur. Secara komersial, itu dijual tanpa resep sebagai bantuan untuk mengatasi insomnia.

Efek hipnotik dari melatonin dan agonis reseptor melatonin dimediasi melalui reseptor MT1 dan MT2, terutama pada pacemaker irama sirkadian yaitu suprachiasmatic nucleus (SCN) yang bekerja pada hypothalamic sleep switch. Mekanisme pada melatonin sangat berbeda dengan obat-obatan GABAergic seperti golongan benzodiazepine. Agonis melatonin memicu inisiasi tidur dan menormalkan irama sirkadian, sehingga memudahkan mempertahankan tidur.[1]

Jika tubuh Anda memiliki kadar melatonin dalam jumlah banyak, maka Anda bisa tertidur dengan mudah. Bagi sebagian orang, ini sangat membantu, terutama jika mereka memiliki masalah insomnia parah. Tak hanya bisa dikonsumsi orang dewasa, ternyata melatonin boleh dikonsumsi anak-anak.

Rekomendasi Melatonin untuk Anak

Selama beberapa dekade terakhir, penggunaan suplemen melatonin telah meningkat secara signifikan. Ini adalah produk alami terpopuler kedua yang diberikan orang tua kepada anak-anak mereka setelah multivitamin.

Baca juga:  Kesejahteraan Keluarga Menurun, Ini Dampaknya Bagi Anak

Namun, Anda harus waspada dengan pemberian melatonin untuk anak. Ada banyak laporan overdosis melatonin pada anak-anak. Sementara overdosis dapat menyebabkan kantuk yang berlebihan, sakit kepala, mual, atau agitasi, untungnya gejalanya mudah diatasi. Namun, itu tidak berarti bahwa melatonin yang dijual bebas benar-benar aman. Faktanya, American Academy of Sleep Medicine (AASM) baru-baru ini mengeluarkan peringatan kesehatan dengan peringatan tentang penggunaannya.

Melatonin yang dijual bebas diklasifikasikan sebagai suplemen makanan. Ini berarti tidak diatur FDA (Food and Drug Administration) seperti obat-obatan yang dijual bebas, contohnya ibuprofen, acetaminophen, dan diphenhydramine. Tidak ada pengawasan tentang apa yang dimasukkan perusahaan ke dalam melatonin yang dibeli orang tua.

AASM memperingatkan bahwa jumlah melatonin yang sebenarnya dalam tablet atau cairan dapat bervariasi, mulai kurang dari yang tertera pada label komposisi hingga lebih banyak lagi. Variasi terbesar ditemukan pada tablet kunyah, yang sayangnya paling umum dikonsumsi oleh anak-anak. AASM juga melaporkan bahwa beberapa produk melatonin mengandung serotonin dan neurotransmitter yang pemakaiannya memerlukan resep dokter.

Baca juga:  Cenderung Pendiam, Ini Tips Anak Mau Bercerita tentang Harinya

Masalahnya, sementara beberapa anak benar-benar mendapat manfaat dari melatonin, seperti anak-anak dengan masalah neurologis atau perkembangan saraf, kebanyakan tidak membutuhkannya untuk tidur nyenyak di malam hari. Sebelum membeli alat bantu tidur seperti melatonin, sebaiknya coba beberapa cara sederhana dulu.

Alternatif Melatonin untuk Mengatasi Sulit Tidur pada Anak

  • Usahakan anak tidur dengan jadwal yang teratur. Untuk remaja, jadwal tidur itu sebaiknya mencakup tidur di malam hari, bukan di siang hari. Tidak apa-apa jika anak Anda begadang di akhir pekan atau selama liburan, tetapi cobalah untuk membatasinya. Sering begadang bisa mengubah ritme sirkadian tubuh dan menyebabkan sulit tidur di waktu yang diinginkan.
  • Pastikan anak Anda berolahraga di siang hari untuk membantu mereka menjadi lebih lelah pada waktu tidur dan jangan biarkan anak tidur siang. Jika mereka pulang dari sekolah kelelahan karena begadang, jangan biarkan mereka tidur siang, karena itu hanya akan membuatnya lebih sulit tidur malam.
  • Matikan layar gadget. Cahaya biru (blue light) yang dipancarkan layar gadget dapat membangunkan otak, dan mudah membuat anak fokus. Idealnya, layar gadget harus dimatikan dua jam sebelum tidur. Untuk remaja, yang terbaik adalah mengisi daya ponsel di tempat lain selain kamar tidur. Jika remaja mengatakan mereka membutuhkan telepon sebagai alarm pagi mereka, belikan mereka jam alarm.
  • Ciptakan lingkungan tidur yang kondusif untuk anak. Untuk beberapa anak, tirai penggelap ruangan sangat bagus. Jadikan kamar anak nyaman untuk mereka tidur. Yang terbaik adalah jika anak-anak tidak bermain di tempat tidur mereka di siang hari atau mengerjakan pekerjaan rumah di sana, karena tempat tidur seharusnya untuk tidur.
Baca juga:  Baby Talk, Metode Tingkatkan Kemampuan Berbahasa pada Bayi

Jika Anda telah mencoba semua ini dan anak Anda masih kesulitan tidur, bicarakan dengan dokter Anda sebelum memberi mereka melatonin. Mungkin ada masalah lain yang membuat anak sulit tidur. Dengan melakukan brainstorming bersama, Anda dapat menemukan cara yang tepat untuk mengatasi insomnia anak.

[1] Iswari, Ni Luh Putu Ayu Maha. 2013. Melatonin dan Melatonin Receptor Agonist sebagai Penanganan Insomnia Primer Kronis (Skripsi). Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: