Pakai Masker Aspirin untuk Obati Jerawat, Aman atau Tidak?

Pil aspirin (sumber: rd.com)Pil aspirin (sumber: rd.com)

Aspirin adalah analgesik yang efektif dan memiliki bahan antipiretik dan anti-inflamasi khususnya bila dipergunakan dalam dosis tinggi. Keampuhan aspirin sesuai dengan dosisnya dan merupakan analgesik pilihan yang diberikan dalam dosis tunggal 1.000 mg atau lebih. Aspirin tetap merupakan analgesik yang banyak digunakan, dan baik tablet aspirin B.P. atau tablet dispersi Aspirin B.P. sudah cukup untuk kebanyakan kasus karena bereaksi dengan cepat, tidak mahal, dan banyak tersedia.

Namun, aspirin memiliki efek erosiftopikal pada mukosa gastrointestinal dan banyak menyebabkan anemia defisiensi zat besi, hematemesis, nausea, atau muntah-muntah. Reaksi sensitivitas dapat timbul dalam bentuk ruam, pembengkakan, asma, dan juga reaksi anafilaktik, meskipun jarang terjadi. Dengan dosis kecil salisilat dapat memperpanjang masa protrombin pada pasien yang mendapat terapi antikoagulan.

Pemberian resep aspirin, atau campuran mengandung aspirin adalah kontraindikasi pada pasien dengan riwayat alergi terhadap obat atau asma, pada pasien tukak lambung atau penyakit darah, atau pada pasien yang mendapat terapi antikoagulan. Pada pasien-pasien tersebut harus diresepkan analgesik bebas aspirin.[1]

Baca juga:  Benarkah Suplemen Probiotik Baik untuk Organ Intim Wanita?

Terlepas dari fungsi dasarnya sebagai analgesik atau pereda rasa nyeri, rupanya aspirin banyak dimanfaatkan sebagai masker untuk mengobati jerawat. Namun benarkah penggunaan masker aspirin untuk jerawat terbukti ampuh dan aman? Berikut ulasan lengkapnya.

Masker Aspirin untuk Jerawat

Ilustrasi: aspirin untuk masker jerawat (sumber: elle.bg)

Ilustrasi: aspirin untuk masker jerawat (sumber: elle.bg)

“Aspirin dan aspilet merupakan obat dengan kandungan asam asetilsalisilat (turunan asam salisilat) yang merupakan golongan obat anti inflamasi non steroid dan juga dapat digunakan dalam dosis tertentu sebagai anti koagulan/antiplatelet untuk penyakit serangan jantung. Sediaan di pasaran untuk obat ini adalah tablet dan digunakan sebagai obat anti nyeri,” kata dr. Ellysabet Dian dari Alodokter.

Lebih lanjut dr Ellysabet menjelaskan, dalam penggunaannya sebagai peeling atau masker wajah yang lazim dipakai adalah asam salisilat yang sediaannya berupa pasta yang mengandung methyl salisilat. “Dan tidak semua jerawat dapat menggunakan masker ini. Biasanya jerawat yang menggunakan masker yang berisi asam salisilat ini adalah untuk jerawat tipe komedonal,” terangnya.

Beberapa orang pun tidak disarankan menggunakan masker aspirin. Terutama yang mempunyai alergi terhadap asam salisilat, infeksi yang sedang meradang, kehamilan, penggunaan isotretinoin, dan semacamnya. Efek samping yang mungkin ditimbulkan dari masker aspirin antara lain, pengelupasan kulit, dan bila memiliki luka maka luka Anda akan lebih lama mengering. Oleh sebab itu, sebelum menggunakan obat-obatan tertentu sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Baca juga:  Info Lengkap Varian Cream Loreal untuk Memutihkan Wajah

Cara Membuat Masker Aspirin untuk Jerawat

Bubuk aspirin (sumber: gdngrl.blogspot.com)

Bubuk aspirin (sumber: gdngrl.blogspot.com)

Meskipun memiliki beberapa efek samping yang mungkin berbahaya bagi sebagian orang, ahli perawatan kulit asal London, Nataliya Robinson mengatakan bahwa obat aspirin cukup efektif untuk mengobati jerawat, termasuk jerawat besar yang meradang.

“Aspirin adalah metode mudah yang alami, namun efektif untuk menyembuhkan jerawat. Kandungan asam asetilsalisilatnya memiliki efek anti inflamasi yang berperan penting dalam penyembuhan jerawat yang meradang. Ini akan membuat jerawat mengecil sehingga lebih tersamarkan,” ujar Nataliya, seperti dilansir Dailymail melalui Detik.

Cara mengobati jerawat menggunakan masker aspirin cukup mudah. Anda bisa menyiapkan 1 butir aspirin yang tidak berbuih dan air secukupnya. Lalu tumbuk tablet aspirin tersebut hingga berbentuk bubuk, campurkan dengan air secukupnya sampai teksturnya menyerupai pasta yang kental. Aplikasikan pasta itu ke area wajah yang meradang dan diamkan selama 15-20 menit. Setelah itu Anda bisa membilas wajah Anda sampai bersih.

Baca juga:  Manfaat Jojoba Oil untuk Kecantikan Kulit dan Tubuh

Masker aspirin ini bisa dicampur dengan berbagai bahan lain seperti cuka apel, aloe vera atau green tea gel, madu, minyak zaitun, hingga putih telur. Namun ingat, sebaiknya jangan menggunakan masker aspirin setiap hari. Apabila jerawat sedang parah, Anda bisa memakai metode pengobatan ini dengan frekuensi sekitar 2-3 kali seminggu. Tetapi jika kondisi jerawat Anda sudah mulai sembuh, cukup gunakan masker aspirin dengan frekuensi 1 kali seminggu saja.

Apabila wajah Anda mengalami iritasi seperti kulit terasa kering, gatal-gatal, atau bahkan kemerahan, sebaiknya segera hentikan pemakaian dan berkonsultasi dengan dokter.

[1] Howe, GL. 1993. Pencabutan Gigi Geligi. Terjemahan oleh Johan AB. Lilian Y, editor. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: