Masalah Umum Yang Terjadi Pada Kulit Kering & Cara Merawatnya

Di negara Barat, pada saat musim dingin, beberapa orang mencuci tangannya secara teratur dan tidak lupa menyemprot dengan cairan pembersih. Jika dilihat dari sisi kesehatan, hal itu mungkin saja baik, tetapi jika dilakukan secara terus menerus, bisa membuat kulit tangan menjadi kering, pecah-pecah, bahkan bisa menimbulkan luka di sekitar jari seseorang. Masalah Yang Umum Dialami Oleh Pemilik Kulit Kering Menurut Dr. Gilchrest, bagi sebagian besar orang, kulit kering itu bisa menimbulkan rasa gatal. Anda bisa saja menyalahkan air dingin dan kelembapan udara yang kurang sebagai penyebabnya. Kulit kering dinilai tidak memiliki kelembapan yang cukup dan juga lipid yaitu lemak. Oleh karena itu, jenis kulit tersebut cenderung kurang elastis, sangat ketat (tertarik), dan dalam banyak kasus, cenderung gatal. Hal tersebut terjadi karena adanya reaksi terhadap pengaruh lingkungan misalnya kulit menjadi iritasi. Untuk memberikan gambaran kulit kering, Anda bisa mengamati ciri-cirinya seperti terasa ketat atau ditarik, cenderung gatal, penampilan kulit kasar dan berkerak, bereaksi cepat terhadap pengaruh eksternal seperti suhu. Di negara yang memiliki empat musim, pada saat musim dingin, pemilik kulit kering umumnya akan mengalami eksim. Kondisi kulit tersebut merupakan manifestasi ekstrem dari kulit kering, dan biasa terjadi di kaki bagian bawah. Dengan kondisi seperti itu, kulit kering bisa menyebabkan keretakan di atas lapisan kulit yang dikenal dengan stratum korneum. Kulit seseorang mungkin saja akan tampak garis merah yang memberi tampilan berbintik-bintik. Dan, tampilan itu disertai dengan rasa gatal. Cara Merawat Kulit Kering Menangani masalah kulit kering dimulai dari menjaga kelembapan lingkungan sekitar Anda. Hal itu bisa dimulai dari menggunakan humidifier. Selain itu, bisa juga dengan memakai pelembap kulit yang bisa memperlambat kulit kehilangan air, dan juga menghaluskan permukaan kulit. Pelembap yang sebaiknya dipakai bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Meskipun dipakai oleh sesama pemilik kulit kering, tetapi bisa jadi produk tidak memberikan hasil yang sama. Produk yang disarankan antara lain pelembap atau krim siang dengan kandungan SPF untuk perlindungan kulit dari radiasi sinar matahari. Selain itu, bisa ditambahkan dengan serum. Jika Anda termasuk penggemar produk berbahan dasar minyak, bisa juga menggunakannya. Fungsinya adalah untuk memberi kulit Anda sensasi rileks. Anda juga disarankan untuk menjaga asupan air putih yang cukup. Mungkin sebagian besar dari pemilik kulit kering masih bingung ketika disuruh memilih pelembap yang cocok. Sebagai tips, Anda bisa memilih pelembap dengan tekstur cukup kental tetapi masih nyaman ketika diaplikasikan ke kulit. Gunakan lebih banyak produk pelembap di area seperti kaki dan tangan, yang cenderung mudah menjadi kering. Lalu, setelah mandi, keringkan kulit secara perlahan, dan jangan lupa untuk mengaplikasikan pelembap. Anda bisa mengulangi pemakaian pelembap jika diperlukan. Memilih pelembap bukan berarti dilihat dari harganya. Menurut Dr. Gilchrest, belum tentu semakin mahal produk, maka semakin baik hasilnya. Ia mengatakan bahwa dirinya pernah menemukan produk dengan harga cukup mahal, namun tidak terbukti melembapkan dengan baik. Namun, jika Anda bisa, cari pelembap dengan kandungan asam alfa hidroksi atau disebut pula dengan asam buah, seperti asam laktat. Krim dengan kandungan tersebut cenderung menahan kelembapan di kulit lebih lama daripada pelembap lainnya. Anda bisa memilih yang mengandung konsentrasi cukup tinggi. Pemakaiannya bisa dimulai dari jumlah sedikit untuk memberikan penyesuaian pada kulit. Menjaga lapisan kulit terluar supaya terhidrasi dengan baik merupakan hal yang penting. Jagalah kulit Anda tetap tertutupi pakaian, apalagi selama musim dingin. Jangan lupa memakai sarung tangan ketika Anda keluar ruangan. Bagi orang dengan sindrom Raynaud, di mana pembuluh darah di jari bereaksi berlebihan terhadap suhu dingin, sarung tangan membantu mencegah jari menjadi menyakitkan dan berubah menjadi putih, yang lebih sering terjadi di musim dingin. Menjaga tangan tetap hangat juga dapat memastikan pertumbuhan kuku yang sehat selama musim dingin. Selain itu, walaupun tampak menyenangkan, sebaiknya hindari duduk di samping perapian. Hal itu karena panas secara langsung seperti itu bisa merusak kulit. Anda juga tidak disarankan untuk mandi dengan air super panas dengan alasan yang sama. Untuk pakaian, bisa dengan memakai kain yang lembut. Kain wol itu memang membantu suhu tubuh tetap hangat, tetapi mungkin saja bahan tersebut bisa membuat kulit iritasi. Jika Anda memakai wol saat pergi keluar, pastikan untuk melepaskannya sesegera mungkin saat Anda kembali ke dalam, atau melapisinya di atas kain yang lebih lembut. Dengan sedikit perhatian ekstra, Anda akan dapat melindungi kulit dari efek musim dingin. Sementara itu di Indonesia, di mana negara ini tidak memiliki musim dingin, pemilik kulit kering bisa melakukan perawatan yang dimulai dari pemakaian pelembap. Sebelum memakai pelembap, sebaiknya kulit sudah bersih. Waktu terbaik adalah beberapa saat setelah selesai mandi. Hal itu karena produk pelembap akan mengunci kelembapan alami kulit Anda. Frekuensi pemakaian pelembap minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari sebelum beraktivitas (setelah selesai mandi), dan malam hari saat akan beristirahat. Dengan demikian, kondisi kulit akan terjaga kelembapannya. Walaupun bersifat melembapkan, akan tetapi tidak berarti Anda bisa menggunakan produk dengan jumlah banyak. Cukup oleskan sedikit demi sedikit hingga merata pada permukaan kulit. Gosokkan dengan kedua tangan secara perlahan-lahan agar seluruh permukaan kulit terlapisi dengan sempurna. Cara ini jauh lebih efektif daripada mengoleskan pelembap tebal-tebal hingga menimbulkan rasa kurang nyaman pada kulit. Deskripsi: Menurut Dr. Gilchrest, bagi sebagian besar orang, kulit kering itu bisa menimbulkan rasa gatal. Selain itu, masalah umum yang biasa terjadi pada kulit kering seperti eksim. Cara merawatnya bisa dengan memakai produk pelembap secara rutin, terutama setelah mandi. Keywords: pemilik, jenis, kulit, kering, pelembap, produk, asupan, air, putih, di, musim, dingin, sarung, tangan, ciri, gatal, ketat, setelah, mandi, pakaian, kain, lembut, ruangan, tipis, krim, SPF, eksim Ilustrasi: bebas kulit kering dengan perawatan yang benar

Di negara Barat, pada saat musim dingin, beberapa orang mencuci tangannya secara teratur dan tidak lupa menyemprot dengan cairan pembersih. Jika dilihat dari sisi kesehatan, hal itu mungkin saja baik, tetapi jika dilakukan secara terus menerus, bisa membuat tangan menjadi , pecah-pecah, bahkan bisa menimbulkan luka di sekitar jari seseorang.

Masalah Yang Umum Dialami Oleh Pemilik Kulit Kering

Menurut Dr. Gilchrest, bagi sebagian besar orang, kulit kering itu bisa menimbulkan rasa gatal. Anda bisa saja menyalahkan air dingin dan kelembapan udara yang kurang sebagai penyebabnya.

Kulit kering dinilai tidak memiliki kelembapan yang cukup dan juga lipid yaitu lemak. Oleh karena itu, jenis kulit tersebut cenderung kurang elastis, sangat ketat (tertarik), dan dalam banyak kasus, cenderung gatal. Hal tersebut terjadi karena adanya reaksi terhadap pengaruh lingkungan misalnya kulit menjadi iritasi.

Untuk memberikan gambaran kulit kering, Anda bisa mengamati ciri-cirinya seperti terasa ketat atau ditarik, cenderung gatal, penampilan kulit kasar dan berkerak, bereaksi cepat terhadap pengaruh eksternal seperti suhu.

Di negara yang memiliki empat musim, pada saat musim dingin, pemilik kulit kering umumnya akan mengalami eksim. Kondisi kulit tersebut merupakan manifestasi ekstrem dari kulit kering, dan biasa terjadi di kaki bagian bawah. Dengan kondisi seperti itu, kulit kering bisa menyebabkan keretakan di atas lapisan kulit yang dikenal dengan stratum korneum. Kulit seseorang mungkin saja akan tampak garis merah yang memberi tampilan berbintik-bintik. Dan, tampilan itu disertai dengan rasa gatal.

Cara Merawat Kulit Kering

Di negara Barat, pada saat musim dingin, beberapa orang mencuci tangannya secara teratur dan tidak lupa menyemprot dengan cairan pembersih. Jika dilihat dari sisi kesehatan, hal itu mungkin saja baik, tetapi jika dilakukan secara terus menerus, bisa membuat kulit tangan menjadi kering, pecah-pecah, bahkan bisa menimbulkan luka di sekitar jari seseorang. Masalah Yang Umum Dialami Oleh Pemilik Kulit Kering Menurut Dr. Gilchrest, bagi sebagian besar orang, kulit kering itu bisa menimbulkan rasa gatal. Anda bisa saja menyalahkan air dingin dan kelembapan udara yang kurang sebagai penyebabnya.  Kulit kering dinilai tidak memiliki kelembapan yang cukup dan juga lipid yaitu lemak. Oleh karena itu, jenis kulit tersebut cenderung kurang elastis, sangat ketat (tertarik), dan dalam banyak kasus, cenderung gatal. Hal tersebut terjadi karena adanya reaksi terhadap pengaruh lingkungan misalnya kulit menjadi iritasi. Untuk memberikan gambaran kulit kering, Anda bisa mengamati ciri-cirinya seperti terasa ketat atau ditarik, cenderung gatal, penampilan kulit kasar dan berkerak, bereaksi cepat terhadap pengaruh eksternal seperti suhu. Di negara yang memiliki empat musim, pada saat musim dingin, pemilik kulit kering umumnya akan mengalami eksim. Kondisi kulit tersebut merupakan manifestasi ekstrem dari kulit kering, dan biasa terjadi di kaki bagian bawah. Dengan kondisi seperti itu, kulit kering bisa menyebabkan keretakan di atas lapisan kulit yang dikenal dengan stratum korneum. Kulit seseorang mungkin saja akan tampak garis merah yang memberi tampilan berbintik-bintik. Dan, tampilan itu disertai dengan rasa gatal.  Cara Merawat Kulit Kering Menangani masalah kulit kering dimulai dari menjaga kelembapan lingkungan sekitar Anda. Hal itu bisa dimulai dari menggunakan humidifier. Selain itu, bisa juga dengan memakai pelembap kulit yang bisa memperlambat kulit kehilangan air, dan juga menghaluskan permukaan kulit.  Pelembap yang sebaiknya dipakai bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Meskipun dipakai oleh sesama pemilik kulit kering, tetapi bisa jadi produk tidak memberikan hasil yang sama. Produk yang disarankan antara lain pelembap atau krim siang dengan kandungan SPF untuk perlindungan kulit dari radiasi sinar matahari. Selain itu, bisa ditambahkan dengan serum. Jika Anda termasuk penggemar produk berbahan dasar minyak, bisa juga menggunakannya. Fungsinya adalah untuk memberi kulit Anda sensasi rileks. Anda juga disarankan untuk menjaga asupan air putih yang cukup. Mungkin sebagian besar dari pemilik kulit kering masih bingung ketika disuruh memilih pelembap yang cocok. Sebagai tips, Anda bisa memilih pelembap dengan tekstur cukup kental tetapi masih nyaman ketika diaplikasikan ke kulit. Gunakan lebih banyak produk pelembap di area seperti kaki dan tangan, yang cenderung mudah menjadi kering. Lalu, setelah mandi, keringkan kulit secara perlahan, dan jangan lupa untuk mengaplikasikan pelembap. Anda bisa mengulangi pemakaian pelembap jika diperlukan. Memilih pelembap bukan berarti dilihat dari harganya. Menurut Dr. Gilchrest, belum tentu semakin mahal produk, maka semakin baik hasilnya. Ia mengatakan bahwa dirinya pernah menemukan produk dengan harga cukup mahal, namun tidak terbukti melembapkan dengan baik.  Namun, jika Anda bisa, cari pelembap dengan kandungan asam alfa hidroksi atau disebut pula dengan asam buah, seperti asam laktat. Krim dengan kandungan tersebut cenderung menahan kelembapan di kulit lebih lama daripada pelembap lainnya. Anda bisa memilih yang mengandung konsentrasi cukup tinggi. Pemakaiannya bisa dimulai dari jumlah sedikit untuk memberikan penyesuaian pada kulit. Menjaga lapisan kulit terluar supaya terhidrasi dengan baik merupakan hal yang penting. Jagalah kulit Anda tetap tertutupi pakaian, apalagi selama musim dingin. Jangan lupa memakai sarung tangan ketika Anda keluar ruangan.  Bagi orang dengan sindrom Raynaud, di mana pembuluh darah di jari bereaksi berlebihan terhadap suhu dingin, sarung tangan membantu mencegah jari menjadi menyakitkan dan berubah menjadi putih, yang lebih sering terjadi di musim dingin. Menjaga tangan tetap hangat juga dapat memastikan pertumbuhan kuku yang sehat selama musim dingin. Selain itu, walaupun tampak menyenangkan, sebaiknya hindari duduk di samping perapian. Hal itu karena panas secara langsung seperti itu bisa merusak kulit. Anda juga tidak disarankan untuk mandi dengan air super panas dengan alasan yang sama. Untuk pakaian, bisa dengan memakai kain yang lembut. Kain wol itu memang membantu suhu tubuh tetap hangat, tetapi mungkin saja bahan tersebut bisa membuat kulit iritasi. Jika Anda memakai wol saat pergi keluar, pastikan untuk melepaskannya sesegera mungkin saat Anda kembali ke dalam, atau melapisinya di atas kain yang lebih lembut. Dengan sedikit perhatian ekstra, Anda akan dapat melindungi kulit dari efek musim dingin. Sementara itu di Indonesia, di mana negara ini tidak memiliki musim dingin, pemilik kulit kering bisa melakukan perawatan yang dimulai dari pemakaian pelembap. Sebelum memakai pelembap, sebaiknya kulit sudah bersih. Waktu terbaik adalah beberapa saat setelah selesai mandi. Hal itu karena produk pelembap akan mengunci kelembapan alami kulit Anda.  Frekuensi pemakaian pelembap minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari sebelum beraktivitas (setelah selesai mandi), dan malam hari saat akan beristirahat. Dengan demikian, kondisi kulit akan terjaga kelembapannya. Walaupun bersifat melembapkan, akan tetapi tidak berarti Anda bisa menggunakan produk dengan jumlah banyak. Cukup oleskan sedikit demi sedikit hingga merata pada permukaan kulit. Gosokkan dengan kedua tangan secara perlahan-lahan agar seluruh permukaan kulit terlapisi dengan sempurna. Cara ini jauh lebih efektif daripada mengoleskan pelembap tebal-tebal hingga menimbulkan rasa kurang nyaman pada kulit. Deskripsi: Menurut Dr. Gilchrest, bagi sebagian besar orang, kulit kering itu bisa menimbulkan rasa gatal. Selain itu, masalah umum yang biasa terjadi pada kulit kering seperti eksim. Cara merawatnya bisa dengan memakai produk pelembap secara rutin, terutama setelah mandi. Keywords: pemilik, jenis, kulit, kering, pelembap, produk, asupan, air, putih, di, musim, dingin, sarung, tangan, ciri, gatal, ketat, setelah, mandi, pakaian, kain, lembut, ruangan, tipis, krim, SPF, eksim

Ilustrasi: lotion untuk melembapkan kulit

Menangani masalah kulit kering dimulai dari menjaga kelembapan lingkungan sekitar Anda. Hal itu bisa dimulai dari menggunakan humidifier. Selain itu, bisa juga dengan memakai kulit yang bisa memperlambat kulit kehilangan air, dan juga menghaluskan permukaan kulit.

Pelembap yang sebaiknya dipakai bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Meskipun dipakai oleh sesama pemilik kulit kering, tetapi bisa jadi produk tidak memberikan hasil yang sama.

Produk yang disarankan antara lain pelembap atau siang dengan kandungan SPF untuk perlindungan kulit dari radiasi sinar matahari. Selain itu, bisa ditambahkan dengan serum.

Jika Anda termasuk penggemar produk berbahan dasar minyak, bisa juga menggunakannya. Fungsinya adalah untuk memberi kulit Anda sensasi rileks. Anda juga disarankan untuk menjaga asupan air putih yang cukup.

Mungkin sebagian besar dari pemilik kulit kering masih bingung ketika disuruh memilih pelembap yang cocok. Sebagai tips, Anda bisa memilih pelembap dengan tekstur cukup kental tetapi masih nyaman ketika diaplikasikan ke kulit. Gunakan lebih banyak produk pelembap di area seperti kaki dan tangan, yang cenderung mudah menjadi kering. Lalu, setelah mandi, keringkan kulit secara perlahan, dan jangan lupa untuk mengaplikasikan pelembap. Anda bisa mengulangi pemakaian pelembap jika diperlukan.

Memilih pelembap bukan berarti dilihat dari harganya. Menurut Dr. Gilchrest, belum tentu semakin mahal produk, maka semakin baik hasilnya. Ia mengatakan bahwa dirinya pernah menemukan produk dengan harga cukup mahal, namun tidak terbukti melembapkan dengan baik.

Namun, jika Anda bisa, cari pelembap dengan kandungan asam alfa hidroksi atau disebut pula dengan asam buah, seperti asam laktat. Krim dengan kandungan tersebut cenderung menahan kelembapan di kulit lebih lama daripada pelembap lainnya. Anda bisa memilih yang mengandung konsentrasi cukup tinggi. Pemakaiannya bisa dimulai dari jumlah sedikit untuk memberikan penyesuaian pada kulit.

Di negara Barat, pada saat musim dingin, beberapa orang mencuci tangannya secara teratur dan tidak lupa menyemprot dengan cairan pembersih. Jika dilihat dari sisi kesehatan, hal itu mungkin saja baik, tetapi jika dilakukan secara terus menerus, bisa membuat kulit tangan menjadi kering, pecah-pecah, bahkan bisa menimbulkan luka di sekitar jari seseorang. Masalah Yang Umum Dialami Oleh Pemilik Kulit Kering Menurut Dr. Gilchrest, bagi sebagian besar orang, kulit kering itu bisa menimbulkan rasa gatal. Anda bisa saja menyalahkan air dingin dan kelembapan udara yang kurang sebagai penyebabnya.  Kulit kering dinilai tidak memiliki kelembapan yang cukup dan juga lipid yaitu lemak. Oleh karena itu, jenis kulit tersebut cenderung kurang elastis, sangat ketat (tertarik), dan dalam banyak kasus, cenderung gatal. Hal tersebut terjadi karena adanya reaksi terhadap pengaruh lingkungan misalnya kulit menjadi iritasi. Untuk memberikan gambaran kulit kering, Anda bisa mengamati ciri-cirinya seperti terasa ketat atau ditarik, cenderung gatal, penampilan kulit kasar dan berkerak, bereaksi cepat terhadap pengaruh eksternal seperti suhu. Di negara yang memiliki empat musim, pada saat musim dingin, pemilik kulit kering umumnya akan mengalami eksim. Kondisi kulit tersebut merupakan manifestasi ekstrem dari kulit kering, dan biasa terjadi di kaki bagian bawah. Dengan kondisi seperti itu, kulit kering bisa menyebabkan keretakan di atas lapisan kulit yang dikenal dengan stratum korneum. Kulit seseorang mungkin saja akan tampak garis merah yang memberi tampilan berbintik-bintik. Dan, tampilan itu disertai dengan rasa gatal.  Cara Merawat Kulit Kering Menangani masalah kulit kering dimulai dari menjaga kelembapan lingkungan sekitar Anda. Hal itu bisa dimulai dari menggunakan humidifier. Selain itu, bisa juga dengan memakai pelembap kulit yang bisa memperlambat kulit kehilangan air, dan juga menghaluskan permukaan kulit.  Pelembap yang sebaiknya dipakai bisa disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing. Meskipun dipakai oleh sesama pemilik kulit kering, tetapi bisa jadi produk tidak memberikan hasil yang sama. Produk yang disarankan antara lain pelembap atau krim siang dengan kandungan SPF untuk perlindungan kulit dari radiasi sinar matahari. Selain itu, bisa ditambahkan dengan serum. Jika Anda termasuk penggemar produk berbahan dasar minyak, bisa juga menggunakannya. Fungsinya adalah untuk memberi kulit Anda sensasi rileks. Anda juga disarankan untuk menjaga asupan air putih yang cukup. Mungkin sebagian besar dari pemilik kulit kering masih bingung ketika disuruh memilih pelembap yang cocok. Sebagai tips, Anda bisa memilih pelembap dengan tekstur cukup kental tetapi masih nyaman ketika diaplikasikan ke kulit. Gunakan lebih banyak produk pelembap di area seperti kaki dan tangan, yang cenderung mudah menjadi kering. Lalu, setelah mandi, keringkan kulit secara perlahan, dan jangan lupa untuk mengaplikasikan pelembap. Anda bisa mengulangi pemakaian pelembap jika diperlukan. Memilih pelembap bukan berarti dilihat dari harganya. Menurut Dr. Gilchrest, belum tentu semakin mahal produk, maka semakin baik hasilnya. Ia mengatakan bahwa dirinya pernah menemukan produk dengan harga cukup mahal, namun tidak terbukti melembapkan dengan baik.  Namun, jika Anda bisa, cari pelembap dengan kandungan asam alfa hidroksi atau disebut pula dengan asam buah, seperti asam laktat. Krim dengan kandungan tersebut cenderung menahan kelembapan di kulit lebih lama daripada pelembap lainnya. Anda bisa memilih yang mengandung konsentrasi cukup tinggi. Pemakaiannya bisa dimulai dari jumlah sedikit untuk memberikan penyesuaian pada kulit. Menjaga lapisan kulit terluar supaya terhidrasi dengan baik merupakan hal yang penting. Jagalah kulit Anda tetap tertutupi pakaian, apalagi selama musim dingin. Jangan lupa memakai sarung tangan ketika Anda keluar ruangan.  Bagi orang dengan sindrom Raynaud, di mana pembuluh darah di jari bereaksi berlebihan terhadap suhu dingin, sarung tangan membantu mencegah jari menjadi menyakitkan dan berubah menjadi putih, yang lebih sering terjadi di musim dingin. Menjaga tangan tetap hangat juga dapat memastikan pertumbuhan kuku yang sehat selama musim dingin. Selain itu, walaupun tampak menyenangkan, sebaiknya hindari duduk di samping perapian. Hal itu karena panas secara langsung seperti itu bisa merusak kulit. Anda juga tidak disarankan untuk mandi dengan air super panas dengan alasan yang sama. Untuk pakaian, bisa dengan memakai kain yang lembut. Kain wol itu memang membantu suhu tubuh tetap hangat, tetapi mungkin saja bahan tersebut bisa membuat kulit iritasi. Jika Anda memakai wol saat pergi keluar, pastikan untuk melepaskannya sesegera mungkin saat Anda kembali ke dalam, atau melapisinya di atas kain yang lebih lembut. Dengan sedikit perhatian ekstra, Anda akan dapat melindungi kulit dari efek musim dingin. Sementara itu di Indonesia, di mana negara ini tidak memiliki musim dingin, pemilik kulit kering bisa melakukan perawatan yang dimulai dari pemakaian pelembap. Sebelum memakai pelembap, sebaiknya kulit sudah bersih. Waktu terbaik adalah beberapa saat setelah selesai mandi. Hal itu karena produk pelembap akan mengunci kelembapan alami kulit Anda.  Frekuensi pemakaian pelembap minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari sebelum beraktivitas (setelah selesai mandi), dan malam hari saat akan beristirahat. Dengan demikian, kondisi kulit akan terjaga kelembapannya. Walaupun bersifat melembapkan, akan tetapi tidak berarti Anda bisa menggunakan produk dengan jumlah banyak. Cukup oleskan sedikit demi sedikit hingga merata pada permukaan kulit. Gosokkan dengan kedua tangan secara perlahan-lahan agar seluruh permukaan kulit terlapisi dengan sempurna. Cara ini jauh lebih efektif daripada mengoleskan pelembap tebal-tebal hingga menimbulkan rasa kurang nyaman pada kulit. Deskripsi: Menurut Dr. Gilchrest, bagi sebagian besar orang, kulit kering itu bisa menimbulkan rasa gatal. Selain itu, masalah umum yang biasa terjadi pada kulit kering seperti eksim. Cara merawatnya bisa dengan memakai produk pelembap secara rutin, terutama setelah mandi. Keywords: pemilik, jenis, kulit, kering, pelembap, produk, asupan, air, putih, di, musim, dingin, sarung, tangan, ciri, gatal, ketat, setelah, mandi, pakaian, kain, lembut, ruangan, tipis, krim, SPF, eksim

Memakai baju hangat untuk menjaga kelembapan kulit

Menjaga lapisan kulit terluar supaya terhidrasi dengan baik merupakan hal yang penting. Jagalah kulit Anda tetap tertutupi pakaian, apalagi selama musim dingin. Jangan lupa memakai sarung tangan ketika Anda keluar ruangan.

Bagi orang dengan sindrom Raynaud, di mana pembuluh darah di jari bereaksi berlebihan terhadap suhu dingin, sarung tangan membantu mencegah jari menjadi menyakitkan dan berubah menjadi putih, yang lebih sering terjadi di musim dingin. Menjaga tangan tetap hangat juga dapat memastikan pertumbuhan kuku yang sehat selama musim dingin.

Selain itu, walaupun tampak menyenangkan, sebaiknya hindari duduk di samping perapian. Hal itu karena panas secara langsung seperti itu bisa merusak kulit. Anda juga tidak disarankan untuk mandi dengan air super panas dengan alasan yang sama.

Untuk pakaian, bisa dengan memakai kain yang lembut. Kain wol itu memang membantu suhu tetap hangat, tetapi mungkin saja bahan tersebut bisa membuat kulit iritasi. Jika Anda memakai wol saat pergi keluar, pastikan untuk melepaskannya sesegera mungkin saat Anda kembali ke dalam, atau melapisinya di atas kain yang lebih lembut. Dengan sedikit perhatian ekstra, Anda akan dapat melindungi kulit dari efek musim dingin.

Sementara itu di Indonesia, di mana negara ini tidak memiliki musim dingin, pemilik kulit kering bisa melakukan yang dimulai dari pemakaian pelembap. Sebelum memakai pelembap, sebaiknya kulit sudah bersih. Waktu terbaik adalah beberapa saat setelah selesai mandi. Hal itu karena produk pelembap akan mengunci kelembapan alami kulit Anda.

Frekuensi pemakaian pelembap minimal dua kali sehari, yaitu pada pagi hari sebelum beraktivitas (setelah selesai mandi), dan malam hari saat akan beristirahat. Dengan demikian, kondisi kulit akan terjaga kelembapannya.

Walaupun bersifat melembapkan, akan tetapi tidak berarti Anda bisa menggunakan produk dengan jumlah banyak. Cukup oleskan sedikit demi sedikit hingga merata pada permukaan kulit. Gosokkan dengan kedua tangan secara perlahan-lahan agar seluruh permukaan kulit terlapisi dengan sempurna. Cara ini jauh lebih efektif daripada mengoleskan pelembap tebal-tebal hingga menimbulkan rasa kurang nyaman pada kulit.

Deskripsi: Menurut Dr. Gilchrest, bagi sebagian besar orang, kulit kering itu bisa menimbulkan rasa gatal. Selain itu, masalah umum yang biasa terjadi pada kulit kering seperti eksim. Cara merawatnya bisa dengan memakai produk pelembap secara rutin, terutama setelah mandi.

Keywords: pemilik, jenis, kulit, kering, pelembap, produk, asupan, air, putih, di, musim, dingin, sarung, tangan, ciri, gatal, ketat, setelah, mandi, pakaian, kain, lembut, ruangan, tipis, krim, SPF, eksim

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: