Manisnya Berbisnis Sosis Bakar Jumbo, Omzet Besar Dengan Peminat Yang Beragam

Bisnis Sosis Bakar - (Sumber: jituews.com) Bisnis Sosis Bakar - (Sumber: jituews.com)

Berbisnis di bidang merupakan salah satu jenis yang menjanjikan. Baik dari segi peminat maupun keuntungan. Saat ini, yang berfokus kepada sedang menjadi tren di kalangan masyarakat.

Tidak ketinggalan dengan bisnis sosis bakar. Sekarang, banyak kita temui penjual sosis dengan ukuran jumbo baik di pinggir jalan, di pusat keramaian maupun di kantin sekolah atau kampus.

Bisnis Sosis Bakar Jumbo sudah banyak macamnya, dan tersebar di berbagai kota di Indonesia. Salah satunya di kota Bandung. Di sini terdapat usaha yang dinamakan Sosis Bakar Bandung Super Jumbo. Bagi Anda yang berminat menjadi rekan bisnis, dapat memilih salah satu paket waralaba yang ditawarkan.

Bisnis Sosis Bakar - (Sumber: jituews.com)

Bisnis Sosis Bakar – (Sumber: jituews.com)

Sosis Bakar Bandung Super Jumbo mengklaim usaha rekan bisnis waralabanya dapat kembali dalam waktu 3 bulan, dengan nilai investasi awal mulai dari Rp 5.750.000, Rp 7.500.000 hingga Rp 55.000.000.

Dengan paket franchise, selain bahan baku sosis, Anda juga mendapatkan aneka olahan ikan dan udang seperti siomay, fishstick, ekado, aneka dimsum dengan varian rasa. Selain itu, di dalam paket tersebut juga termasuk outlet yang di desain semenarik mungkin supaya lebih mudah diingat oleh masyarakat.

Pangsa pasar sosis bakar jumbo terbilang luas. Hal ini dikarenakan sosis dapat dinikmati mulai dari anak-anak hingga dewasa. Apabila Anda berkunjung ke alun-alun Kota Wisata Batu misalnya, di sana ada stand yang berisi jajanan siap saji yang dibakar. Salah satunya adalah sosis.

Stand tersebut biasanya ramai dibeli, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Harga yang ditawarkan pun terbilang cukup terjangkau. Satu tusuk jajanan dihargai Rp 10.000-15.000, tergantung besar kecilnya ukuran.

Melihat peminat sosis bakar yang tinggi, menjadikan beberapa orang berminat untuk berkecimpung di bisnis ini. Salah satunya, M. Aries. Kini, ia telah mempunyai 4 outlet yang dikelolanya sendiri. Dari hasil penjualannya tersebut, ia mampu meraup omzet minimal Rp 5juta per bulan, atau Rp 150jt per bulan dari outlet yang dimilikinya.

Dalam sehari, Aries bisa menjual rata-rata menjual 500 tusuk (aneka bakso) dijual seharga Rp 2.000, dan sosis bakar ukuran sedang dan besar, yang dijualnya dengan kisaran harga Rp 5.000-10.000, dengan rata-rata terjual 50 tusuk.

Penghasilan dari berjualan sosis tersebut dinilai lebih besar daripada gaji pegawai kantoran. Aries merasa hasil yang diperolehnya kini merupakan buah dari kerja keras dan ketelatenannya mengelola usaha.

Berdasarkan pengalaman pebisnis sosis bakar, mereka mengatakan bahwa untuk dapat mempertahankan usaha di tengah persaingan, perlu memperhatikan kualitas bahan baku (sosis), varian saosnya, harga yang bersaing, kebersihan kemasan dan tempat berjualan, serta pelayanan. Dengan memperhatikan beberapa hal tersebut, diharapkan konsumen merasa nyaman dan kembali membeli di tempat Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: