Tak Cuma Bikin Sushi Makin Nikmat, Telur Ikan Terbang Ternyata Simpan Beragam Manfaat

Telur ikan terbang (sumber: gimlifish.com)Telur ikan terbang (sumber: gimlifish.com)

Bagi Anda penggemar makanan khas Jepang seperti sushi, mungkin sudah tak asing lagi dengan tobiko atau yang dalam istilah Bahasa Indonesia disebut telur ikan terbang. Ya, biasanya butiran telur ikan berwarna oranye cerah ini kerap dijadikan topping untuk beberapa menu sushi di sejumlah restoran khas Jepang. Sensasinya yang asin, gurih, dan unik ketika digigit memang membuat siapa saja jatuh cinta dengan tobiko. Tak hanya lezat, kabarnya telur ikan terbang ini juga memiliki beragam manfaat.

Tobiko (と び こ) adalah kata dalam Bahasa Jepang untuk telur ikan terbang (flying fish), yang dikenal karena kemampuannya melompat ke udara. Ini paling banyak dikenal karena penggunaannya dalam membuat jenis sushi tertentu dengan karakteristik rasa “crunch” atau meletus ketika seseorang menggigitnya, dan tobiko menambahkan tekstur yang berbeda pada makanan.

Dilansir dari Wikipedia, telur ikan terbang ini besar, ukurannya berkisar antara 0,5 hingga 0,8 mm. Sebagai perbandingan, tobiko lebih besar dari masago (telur kapelin), tetapi lebih kecil dari ikura (telur salmon). Tobiko alami memiliki warna merah jingga, rasa berasap ringan atau rasa asin, dan tekstur yang renyah.

Baca juga:  Simpel, Ini Cara Mudah Menanam Bunga Wijaya Kusuma

Tobiko yang asli sebenarnya warnanya pucat dan rasanya tidak terlalu asin. Sedangkan tobiko yang banyak digunakan di restoran-restoran dan dijual di supermarket di Indonesia (dan juga di berbagai negara lain di dunia) kebanyakan adalah tobiko proses buatan pabrik. Walaupun benar berasal dari ikan, namun ditambahkan zat pewarna, zat pengawet seperti benzoic, dan garam dapur (garam proses). Umumnya tobiko berwarna jingga, namun sekarang banyak ditemui tobiko berwarna merah, hitam, dan hijau.[1]

Satu porsi tobiko bisa berisi beberapa potong, masing-masing memiliki warna berbeda. Saat disiapkan sebagai sashimi, tobiko mungkin disajikan pada bagian alpukat atau irisan. Tobiko digunakan dalam pembuatan banyak masakan Jepang lainnya. Seringkali, ini digunakan sebagai bahan dalam California rolls.

Di pasaran Indonesia biasanya tobiko dijual dalam kemasan repack supaya harganya lebih murah. Tobiko atau telur ikan terbang tersedia dalam berbagai ukuran kemasan. Misalnya untuk kemasan 100 gram dijual mulai Rp27 ribuan sampai Rp38 ribuan. Kemudian ada juga tobiko kemasan 250 gram (1/4 kilo) seharga Rp68 ribuan, tobiko kemasan 500 gr (1/2 kg) dengan harga Rp116 ribu sampai Rp150 ribuan, tergantung variannya. Biasanya tobiko hijau (dengan wasabi) jauh lebih mahal dari tobiko orange biasa.

Sushi telur ikan terbang (sumber: pinterest)

Sushi telur ikan terbang (sumber: pinterest)

Kandungan Gizi Telur Ikan Terbang

Menurut data dari Inspireuplift, tiap 1 sendok makan tobiko atau telur ikan terbang mengandung sekitar 3,2 mikrogram vitamin B12, vitamin D 37,1 IU, zat besi 1,9 mg, 48 mg magnesium, dan 10,5 mikrogram selenium.

Baca juga:  Review Pixy Lip Cream No 8 (Delicate Pink)

Telur ikan terbang berwarna kuning keemasan dan memiliki kandungan omega yang cukup tinggi yang baik untuk tubuh manusia. Dari segi kandungan protein maka telur ikan terbang yang siap ekspor dari Sulawesi mempunyai kandungan protein yang lebih tinggi yaitu 39,3%, sedangkan yang berserat adalah 41,5%. Protein dari serat yang dipisahkan dari butiran telur ikan terbang sangat tinggi yaitu 66,2% yang sampai saat ini belum dimanfaatkan.

Salah satu pemanfaatan serat ini adalah untuk produk kolagen yang masih impor dan banyak digunakan dalam produk kesehatan. Kandungan lemak dari telur ikan terbang Sulawesi termasuk rendah yaitu 3,1% sedangkan produk-produk di luar adalah 4-40%, hal ini menunjukkan bahwa telur ikan terbang tinggi protein dan rendah kandungan lemaknya.[2]

Secara nutrisi, tobiko kaya akan protein, vitamin, dan asam lemak omega-3. Meski demikian, tobiko harus dimakan dalam jumlah sedang karena kandungan kolesterol-nya yang tinggi. Karena tobiko sering digunakan sebagai hiasan, kadar kolesterol biasanya tidak terlalu mengkhawatirkan sebagai bagian dari makanan sehat.

Baca juga:  Alternatif Bahan Pengganti Daun Salam dalam Masakan

Manfaat Telur Ikan Terbang

Sebuah penelitian di International Journal of Molecular Sciences menjelaskan bahwa telur ikan terbang, mirip dengan telur salmon, sangat tinggi lemak fosfolipid. Lemak ini dapat membantu melindungi jantung dan hati, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kapasitas belajar, demikian seperti dilansir Medicalnewstoday.

[1] Tumiwa-Bachrens, I. 2019. Masak Sehat Itu Mudah (hlm 183). Ida A, editor. Jakarta: Kawan Pustaka.

[2] Nadir, dkk. 2018. Analisis Usahatani Perikanan Nelayan Patorani (hlm 22). Makassar: Penerbit Inti Mediatama.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: