Apa Saja Manfaat Singkong untuk Ibu Menyusui?

Ilustrasi: ibu menyusui (sumber: healthline.com)Ilustrasi: ibu menyusui (sumber: healthline.com)

Seorang wanita yang baru saja melahirkan harus mempersiapkan diri untuk menjalani masa menyusui. Sebagai ibu menyusui, biasanya Anda akan dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi dan memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas ASI. Nah, salah satu jenis makanan yang dinilai baik untuk melancarkan dan meningkatkan ASI adalah singkong. Berikut sejumlah manfaat yang dapat Anda peroleh dari ubi kayu tersebut.

Meningkatkan Kandungan Serat ASI

Singkong merupakan salah satu jenis tanaman rakyat yang telah dikenal di seluruh pelosok Indonesia dan saat ini produksi singkong di Indonesia telah mencapai lebih dari 20 juta ton per tahun.[1] Banyaknya konsumen singkong disebabkan oleh sifat tanaman ini yang multifungsi.

Akar singkong, yang biasa disebut dengan ubi singkong, memiliki banyak kandungan karbohidrat dan serat serta rendah lemak. Ubi singkong juga kaya akan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Banyaknya kandungan pada singkong membuat sejumlah masyarakat di Nusantara menjadikannya sebagai bahan pangan pengganti nasi.

Untuk menjadikannya sebagai bahan pangan, biasanya orang akan mengolahnya menjadi aneka panganan tradisional, seperti singkong goreng, singkong rebus, dan singkong kukus. Ada juga yang mengolahnya menjadi gatot dan gaplek yang rasanya gurih dan legit. Biasanya, dua jenis makanan tersebut sering dijumpai di pasar tradisional.

Baca juga:  Kulit Mengelupas Setelah Treatment Dermaroller, Wajarkah?
Singkong/ketela pohon (sumber: rumahmesin.com)

Singkong/ketela pohon (sumber: rumahmesin.com)

Selain bisa memenuhi kebutuhan karbohidrat dan mineral, ternyata singkong juga baik untuk ibu yang sedang menyusui. Kandungan mineral pada umbi ini bisa meningkatkan kandungan serat dan karbohidrat pada ASI. Singkong kukus dan rebus dipercaya baik untuk menjaga kesehatan bayi yang minum ASI ibu, karena kandungan mineral di dalamnya mampu melindungi organ penglihatan bayi.

Kandungan karbohidrat pada ASI juga bisa membuat bayi lebih cepat kenyang dan tidak mudah lapar. Kebanyakan bayi yang mudah lapar biasanya akan rewel atau mengalami gangguan tidur, seperti sulit tidur dan mengigau.

Meningkatkan Kadar ASI

Selain umbinya, daun singkong juga bermanfaat bagi wanita yang sedang menyusui. Daun singkong mengandung banyak nutrisi yang dipercaya bisa meningkatkan kadar ASI. Dalam satu helai daun singkong, konon mengandung banyak vitamin dan mineral yang mampu mendorong tubuh untuk memproduksi ASI dalam jumlah banyak.

Secara tradisional, daun singkong sudah dikenal sebagai herbal mujarab untuk mengatasi susah ASI. Kandungan vitamin dan mineral pada daun singkong juga dinilai bermanfaat untuk meningkatkan kualitas ASI. Dilansir dari SehatQ, daun singkong dapat menambah kandungan nutrisi pada ASI. Sehingga, bayi akan mendapatkan gizi yang baik selama masa menyusui.

Baca juga:  Apa Itu Computer Vision Syndrome? Bagaimana Cara Mencegahnya?

Untuk memperoleh manfaat tersebut, Anda bisa mengolahnya menjadi makanan atau minuman. Biasanya, orang suka mengolah daun singkong menjadi sayur santan dengan bumbu kuning atau menjadikannya sebagai salad tradisional (urap-urap) dengan bumbu merah dan taburan kelapa parut.

Daun singkong (sumber: kerjausaha.com)

Daun singkong (sumber: kerjausaha.com)

Sementara itu, akan lebih baik jika Anda mengolah daun singkong sebagai minuman sehat. Cara membuat minuman daun singkong tidaklah sulit, karena Anda hanya memerlukan sekitar 100 gr daun singkong dan air sebanyak 300 hingga 500 ml. Setelah itu, masukkan daun singkong dan air ke dalam blender dan hancurkan hingga lembut. Minuman yang sudah jadi bisa dituangkan ke dalam gelas dan langsung diminum.

Menurut review konsumen, minum jus daun singkong lebih cepat untuk meningkatkan dan melancarkan ASI dibanding mengonsumsinya dengan cara dimasak. Anda bisa minum jus daun singkong setiap pagi sebelum menyusui. Selain itu, jus daun singkong dinilai baik untuk menjaga organ pencernaan agar terhindar dari sembelit dan diare.

Baca juga:  Pixy Bright Fix BB Cream Beige, Unggul Lewat Formula Smart-Lock Powder

Rasa jus daun singkong memang sangat pahit. Nah, untuk mengatasi aroma dan rasa yang kurang sedap pada jus daun singkong, orang-orang biasanya mencampurnya dengan ½ sendok makan air jeruk lemon. Ini akan membuat aroma dan rasa pahit daun singkong menjadi lebih segar.

Meskipun singkong baik untuk ibu yang menyusui, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi singkong yang difermentasikan. Tape merupakan salah satu jenis makanan yang tidak dianjurkan untuk wanita yang sedang menyusui. Rasa asam pada tape singkong akan memengaruhi rasa ASI dan mengubahnya menjadi asam. ASI yang asam cenderung tidak disukai bayi, sehingga membuat mereka tidak ingin menyusu. Ini juga salah satu penyebab bayi mengalami gizi buruk atau stunting di masa depan.

[1] Putri, Septi Wulan Adi & Wikanastri Hersoelistyorini. 2012. Kajian Kadar Protein, Serat, HCN, dan Sifat Organoleptik Prol Tape Singkong dengan Substitusi Tape Kulit Singkong. Jurnal Pangan dan Gizi, Vol. 3(6): 17-28.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: