Omega 9, Sumber Nutrisi dan Kaya Manfaat

Ilustrasi: mengonsumsi makanan sehat

Salah satu nutrisi yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh adalah asupan omega 3, 6, dan 9. Minyak ikan kaya akan omega 3 yang memiliki banyak manfaat baik bagi kesehatan. Sebagai lemak esensial, omega 3 dan 6 nyatanya tidak dapat diproduksi oleh tubuh sendiri. Sehingga perlu diperoleh melalui makanan atau suplemen. Sedangkan omega 9 sudah diproduksi secara alami dalam tubuh. 

Dimulai dengan omega-3 sebagai lemak tak jenuh ganda (PUFA) yang kandungannya pada otak lebih dari 30 persen. Terdapat tiga komponen utama omega tiga dengan fungsi berbeda meliputi DHA (asam Docosahexaenoic) untuk perkembangan otak dan membuat otak berfungsi secara normal, EPA (asam Eicosapentaenoic) membantu mengurangi peradangan dan depresi, dan ALA (asam alfa-linolenat) yang berperan sebagai energi.

Secara umum, Omega 3 bermanfaat bagi pertumbuhan sel otak, organ penglihatan dan tulang, serta menjaga sel-sel pembuluh darah dan jantung tetap sehat. Omega 3 sangat penting bagi perkembangan sel-sel otak karena 40% asam lemak di otak terdiri atas asam lemak Omega 3. Terkait dengan kebutuhan omega 3, para ahli gizi sepakat bahwa tubuh membutuhkan sekitar 300 mg Omega 3 per harinya.

Dimulai saat masih janin, omega 3 dibutuhkan untuk membentuk sel-sel pembuluh darah dan jantung. Untuk itu, dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan sel-sel saraf otak optimal pada anak, omega 3 sangat dibutuhkan sampai sekitar usia lima tahun, bahkan sampai usia dewasa. 

Pasalnya, omega 3 juga berperan dalam menurunkan kadar trigliserida dan LDL dalam darah. Penimbunan lemak darah yang tak baik dapat dikontrol dan dibuang untuk mencegah aterosklerosis dan tekanan darah tinggi. Sehingga risiko seperti stroke dan penyakit jantung pun dapat dihindari. Sedangkan pada lansia, omega 3 dapat membantu mengatasi penyakit peradangan persendian. Manfaat lain dari Omega 3 adalah kemampuannya dalam menjaga dan mempertahankan kesehatan kulit.

Omega 3 sebagian besar dapat ditemukan pada ikan-ikanan seperti ikan salmon, ikan tuna, ikan air tawar, makerel, hering, ikan tenggiri, dan ikan sarden (ikan lemuru). Selain itu, Omega 3 dapat ditemukan pula pada makanan yang berasal dari tumbuhan seperti minyak dari raps, kacang kenari, walnuts, avokad, bayam, minyak canola, dan kacang kedelai.

Berbeda dengan omega 3, asam lemak omega 9 termasuk dalam golongan lemak tak jenuh tunggal. Terdapat dua bentuk omega 9 yang mudah ditemukan pada makanan, yaitu asam oleat dan asam erusik. Nyatanya banyak yang asing dengan omega 9, padahal banyak sekali beberapa fakta penting terkait manfaat omega 9 dalam tubuh. Sehingga, asupan omega 9 baik dari makanan maupun suplemen harus juga diperhatikan. 

Ilustrasi: minyak mengandung omega 9 (sumber: drweil.com)

Ilustrasi: minyak mengandung omega 9 (sumber: drweil.com)

Fakta Omega 9

Omega 9 dapat mengurangi kardiovaskular dan stroke

Baca juga:  Minyak Kelapa Murni Diklaim Mampu Atasi Gejala Psoriasis

Penyakit kardiovaskular dan stroke terjadi akibat penumpukan plak pada pembuluh arteri. Omega 9 dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) dan menurunkan kadar kolesterol LDL (kolesterol buruk) sehingga dapat mengurangi risiko tersebut.

Omega 9 dapat meningkatkan energi dan suasana hati

Dalam penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa asam lemak tak jenuh tunggal memengaruhi aktivitas fisik. Sehingga terbukti mampu meningkatkan energi dan menjaga suasana hati.

Omega 9 dapat menurunkan resiko alzheimer di hari tua

Sebuah studi menunjukkan bahwa asam erusik pada omega 9 menormalkan kembali penumpukan asam lemak rantai panjang di otak pada pasien dengan X-linked adrenoleukodystrophy (ALD). Hal Ini merupakan gangguan genetik serius yang memengaruhi kelenjar adrenal, sumsum tulang belakang, dan sistem saraf.

Asam erusik dapat meningkatkan peningkatan memori dan fungsi kognitif sehingga menjadi salah satu zat yang dibutuhkan dengan penyakit yang menyebabkan gangguan pada kemampuan kognitif, misalnya penyakit alzheimer.

Omega 9 dapat mengurangi resistensi insulin

Baca juga:  Cara Memutihkan Badan Dengan Cepat Secara Alami Maupun Kimia yang Aman

Asam lemak omega-3 dapat mengurangi produksi molekul dan zat yang terkait dengan peradangan, seperti eicosanoids inflamasi dan sitokin. Sama halnya dengan omega 9 yang dapat meringankan peradangan pada tubuh. Salah satu studi lain menyebutkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan tinggi asam lemak tak jenuh memiliki lebih sedikit peradangan pada tubuh.

Ilustrasi: menu makanan mengandung omega 9 (sumber: barebiology.com)

Ilustrasi: menu makanan mengandung omega 9 (sumber: barebiology.com)

Omega 9 dapat membantu proses penyerapan vitamin

Salah satu studi menunjukkan bahwa mendapatkan cukup omega-3 selama tahun pertama kehidupan akan mengurangi  risiko penyakit autoimun, termasuk diabetes tipe 1, diabetes autoimun dan multiple sclerosis. Sedangkan omega 9 nyatanya berkhasiat membantu penyerapan vitamin sehingga kebutuhan vitamin pada tubuh tetap terpenuhi. Hal tersebut dapat menjaga fungsi masing-masing organ tubuh tetap seimbang.

Omega 9 dapat menurunkan risiko artritis

Penyakit ini juga disebabkan karena peradangan yang menyerang pada bagian sendi. Artritis atau penyakit yang menyebabkan nyeri sendi parah kerap dialami pada orang tua. Mengonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung omega 9 sejak dini akan berdampak bagus terutama untuk mencegah peradangan sendi saat usia lanjut.

Cara Memilih Omega 9 yang Tepat

Kandungan suplemen DHA, EPA, dan α-Linolenic acid yang cukup menjadi poin penting ketika memilih omega 9 yang tepat. Selain itu, sangat perlu memperhatikan bahan baku apakah omega 9 terbuat dari ikan atau tumbuhan. Proses pembuatan suplemen yang aman adalah dengan suhu rendah. Pasalnya, asam lemak omega-3 yang dipanaskan dapat berubah menjadi komponen seperti asam lemak trans yang tentunya berpengaruh buruk bagi tubuh, begitu pula pada omega 9. Suplemen dengan adanya tambahan antioksidan menjadi tanda omega 9 yang tepat dikonsumsi tubuh. 

Meski omega 9 memiliki banyak manfaat, mengonsumsi suplemen ini bersamaan dengan obat-obatan lain, tentu akan memengaruhi kerja dari obat tersebut. Dampak buruk akan dialami jika obat tidak memberikan manfaat maksimal untuk mendukung kesehatan. Sebagian orang dengan kondisi tertentu seperti eksim, psoriasis, arthritis, diabetes, atau nyeri pada payudara, harus melakukan konsultasi kepada dokter mengenai asupan omega 9.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: