Manfaat Moisturizer/Pelembap Untuk Kulit Kering

Pelembap, pelembab, moisturizer, kulit, kering, sensitif, berminyak, produk, manfaat, penyebab, di, pasaran, krim, lotion, salep, lapisan, asam laktat, komponen, kandungan, menthol, vitamin, emolien, oklusif, occlusive, humektan, air, kondisi, medis, tumit, bentuk, jenis, bahan, dasar, lactid acid, kecantikan, perawatan,Ilustrasi: kulit wajah kering

Kulit kering dan kusam merupakan salah satu masalah yang dapat mengganggu kepercayaan diri seorang. Untuk mengatasinya, mereka (khususnya wanita) akan melakukan beragam cara mulai dari menggunakan beragam produk kecantikan, hingga melakukan perawatan yang merogoh kocek cukup dalam.

Kulit kering menyebabkan adanya serpihan halus yang disebabkan pengelupasan dari kulit kering. Salah satu gejala yang umum terjadi adalah rasa gatal. Jika Anda memiliki kulit jenis ini, Anda sangat memerlukan pelembab untuk kulit kering.

Pelembab dapat melindungi kulit sensitif, memperbaiki warna, tekstur, serta kulit yang kering. Ada banyak pelembab yang tersedia di pasaran, baik untuk kulit kering, normal, berminyak, dan juga pelembab khusus untuk orang yang sudah lanjut usia.

Penyebab dan Manfaat Pelembap Untuk Kulit Kering

Kulit yang sangat kering dapat menyebabkan kulit menjadi retak dan terjadi perubahan pada permukaan kulit. Maka dari itu, kulit kering disarankan untuk tidak dianggap sepele atau bahkan diabaikan.

Beberapa hal yang menyebabkan kulit menjadi kering di antaranya pemakaian AC, mandi uap atau sering mandi dengan air panas (hangat), memakai sabun dengan bahan kimia yang dapat menghilangkan kelembaban kulit, pertambahan usia, iritasi terhadap sesuatu (iritan), serta kondisi medis seperti psoriasis atau dermatitis atopik.

Pemakaian pelembab adalah suatu keharusan, tidak peduli apakah jenis kulit Anda berminyak, normal, kering, atau kombinasi. Namun pelembab sebaiknya dipilih sesuai dengan jenis kulit Anda. Kulit kering dapat diobati atau diredakan dengan penggunaan pelembab yang khusus untuk kulit kering. Banyaknya produk pelembab untuk kulit kering di pasaran mungkin bisa saja membuat bingung. Terdapat beragam bentuk pelembab mulai dari krim, lotion, atau salep.

Untuk mengembalikan kondisi kulit kering, pilihlah pelembab yang berbahan dasar minyak untuk membantu menjaga kulit tetap terhidrasi. Untuk kulit yang sangat kering dan retak, Anda dapat memilih produk pelembab untuk kulit kering yang berbahan dasar petrolatum. Petrolatum lebih efektif dalam mencegah air menguap dari kulit Anda.

Pelembap, pelembab, moisturizer, kulit, kering, sensitif, berminyak, produk, manfaat, penyebab, di, pasaran, krim, lotion, salep, lapisan, asam laktat, komponen, kandungan, menthol, vitamin, emolien, oklusif, occlusive, humektan, air, kondisi, medis, tumit, bentuk, jenis, bahan, dasar, lactid acid, kecantikan, perawatan,

Ilustrasi: aplikasi lotion untuk melembapkan kulit

Komponen yang Terkandung Dalam Moisturizer

Air

Mengaplikasikan zat berminyak ke kulit tanpa menggantinya dengan air – baik dari pelembab atau dari sumber luar lain seperti mandi – tidak efektif: Anda akan berakhir dengan kulit berminyak yang masih kering dan pecah-pecah. Bahkan, cara optimal untuk melembutkan kulit adalah dengan merendamnya terlebih dahulu di air dan kemudian menutupinya dengan sesuatu seperti Vaseline. Tapi itu memakan waktu, jadi kecuali kulit Anda sangat kering, menggunakan pelembab yang mengandung air jauh lebih mudah dan lebih praktis.

Oklusif

Oklusif (occlusive) bekerja untuk meningkatkan dan menjaga kelembapan pada kulit dengan memberikan lapisan pelindung untuk mencegah berkurangnya kadar air. Singkatnya, occlusive bekerja untuk mengunci kelembapan pada kulit. Nah, untuk ‘mengunci’ kelembapan pada kulit, occlusive kerap hadir dalam tekstur yang cenderung lebih berat seperti petrolatum, wax, silicon, zinc oxide, dan minyak seperti castor oil atau jojoba oil. Agen occlusive yang paling populer adalah petrolatum atau biasa Anda kenal dengan petroleum jelly, yang mampu menahan kadar air dalam kulit hingga 98%.

Humektan

Sama-sama memiliki fungsi utama melembapkan, humektan (humectant) bekerja sedikit berbeda dari emollien dan oklusif. Humektan bekerja sebagai agen untuk mengikat kelembapan ke dalam kulit, dengan cara menarik molekul-molekul air dari luar. Familiar dengan produk yang formulasinya akan membuat kulit Anda kering seperti produk dengan kandungan sabun atau alkohol?

Nah, jika Anda menggunakan moisturizer yang mengandung humektan, kandungan ini akan bekerja secara aktif mengikat air dari udara sekitar Anda dan menempelkannya pada kulit untuk membantu menghidrasi permukaan kulit. Meskipun memiliki manfaat hidrasi, humektan dalam kadar tinggi berpotensi untuk menyebabkan iritasi kulit.

Perlu diingat, Anda tidak akan menemukan istilah humektan tertulis pada label produk. Oleh karena itu, Anda perlu melihat nama-nama kandungan humektan secara spesifik untuk mengetahui apakah moisturizer Anda memiliki kandungan tersebut. Beberapa kandungan humektan yang umumnya ditemukan dalam skin care di antaranya adalah glycerin atau glycerin, hyaluronic acid, lactic acid, serta beberapa bahan alami seperti madu, putih dan kuning telur, serta aloe vera gel.

Emolien

Pelembap, pelembab, moisturizer, kulit, kering, sensitif, berminyak, produk, manfaat, penyebab, di, pasaran, krim, lotion, salep, lapisan, asam laktat, komponen, kandungan, menthol, vitamin, emolien, oklusif, occlusive, humektan, air, kondisi, medis, tumit, bentuk, jenis, bahan, dasar, lactid acid, kecantikan, perawatan,

Ilustrasi: pemakaian lotion pelembap kulit wajah

Istilah emollient digunakan pada berbagai zat yang bekerja sebagai agen untuk mengentalkan konsistensi produk dan melembapkan serta melembutkan kulit, dengan cara mengisi celah dan kerak yang terdapat pada sel-sel kulit. Oleh karena itu, hampir bisa dipastikan komponen ini pasti selalu ada dalam moisturizer yang Anda miliki, bahkan dalam beberapa produk kecantikan lainnya seperti lipstik. Emollient akan meninggalkan kulit dalam keadaan lembut, kenyal, dan lembap, namun tidak selalu bertahan lama. Beberapa emollient juga sekaligus merupakan agen occlusive, sehingga dapat membuat kulit lembap lebih tahan lama.

Dalam moisturizer, contoh penggunaan emollient yang paling sering ditemukan adalah plant oil, mineral oil, shea butter, cocoa butter, petroleum, dan fatty acids seperti lanolin. Sedangkan, untuk produk skin care maupun kosmetik, emollient yang paling umum adalah oil atau lipids, seperti stearic, linoleic, lauric, oleic, dan ceramides. Meskipun istilah emollient mungkin terdengar sedikit asing, nama cocoa butter atau ceramide tentu sudah sering Anda lihat

Vitamin

Asam retinoat topikal – suatu bentuk vitamin A – mengurangi garis-garis halus dan kerutan di kulit dengan merangsang produksi kolagen dan merupakan bahan utama dalam resep krim anti keriput. Tetapi vitamin A yang digunakan dalam beberapa pelembab adalah retinil palmitat, yang memiliki keutamaan sebagai molekul yang sangat stabil tetapi tidak hampir secara biologis aktif sebagai asam retinoat. Dr Sewon Kang, seorang peneliti Universitas Michigan dan ahli retinoid, mengatakan ada sedikit kemungkinan retinyl palmitate, dalam jumlah yang ditemukan dalam pelembab, memiliki banyak efek, jika ada, pada kolagen dan kerutan. Jika retinil palmitat memiliki manfaat, itu mungkin sebagai humektan.

Vitamin C, biasanya dengan nama asam ascorbic, dan vitamin E, biasanya sebagai tocopheryl acetate, ditambahkan karena sifat antioksidan mereka. Studi vitamin C topikal telah menunjukkan beberapa efek, tetapi dalam konsentrasi tinggi. Keraguan berlama-lama tentang kegunaannya dalam pelembab karena cahaya dan oksigen menonaktifkan vitamin C. Vitamin E sebagai tokoferil asetat secara biologis tidak aktif dan mungkin berfungsi terutama sebagai pengawet.

Menthol

Meskipun mentol tidak menyerang masalah yang mendasarinya, sensasi pendinginan yang tidak asing tampaknya menghilangkan sensasi gatal.

Asam laktat

Kulit di atas tumit bisa sangat tebal, kasar, dan kering. Beberapa ahli merekomendasikan menggunakan batu apung atau kalus untuk menyingkirkan lapisan luar kulit dan kemudian menggunakan pelembab seperti AmLactin untuk melembutkannya. AmLactin, lotion over-the-counter, adalah 12% asam laktat, humektan tugas berat yang Dr. Arndt katakan juga mengendurkan adhesi sehingga kulit tumit menjadi lebih lentur dan cenderung retak. Terkadang produk mengandung sengatan asam laktat.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: