Apa Manfaat Menjadi Relawan Sosial?

Ilustrasi: aktivitas relawan (Anna Earl via unsplash)Ilustrasi: aktivitas relawan (Anna Earl via unsplash)

Tidak mudah menjadi seorang volunteer atau relawan sosial, karena dibutuhkan banyak tenaga dan materi. Meskipun begitu, beberapa orang merasa puas menjadi seorang sukarelawan, entah itu untuk sosial, agama, seni, atau politik. Dilansir dari Deutsche Welle, menjadi relawan juga memiliki manfaat yang penting untuk hidup Anda, karena Anda akan mendapatkan sebuah pengalaman menyenangkan yang tak terlupakan.

Menjadi Relawan Hadirkan Energi Positif

Sebelum membahas tentang manfaat menjadi volunteer, tentunya Anda perlu memahami definisinya. Relawan adalah seseorang yang menyumbangkan waktu, tenaga, dan talentanya untuk memenuhi suatu kebutuhan masyarakat tanpa mengambil keuntungan finansial atas sumbangannya tersebut.[1] Pengertian ini tampaknya tercermin dari sebuah komunitas amal Indonesia bernama Komunitas Taufan.

Seorang relawan bernama Adriana yang mengikuti kegiatan volunteer dalam komunitas ini, membantu pekerjaan komunitas dengan cara bermain dengan anak-anak di rumah sakit. Wanita muda ini menjadi relawan selama tiga hari dalam seminggu untuk membantu komunitas dalam menjalankan misinya.

Komunitas Taufan terkenal dengan misinya, yakni mendukung keluarga anak-anak penderita kanker dan penyakit berisiko tinggi lainnya. Badan amal ini mencoba untuk mencerahkan hri anak-anak selama di rumah sakit. Mereka akan berusaha membuat anak-anak tertawa dan tidak bosan dengan berbagai kegiatan menarik, seperti bermain, bermusik, dan menggelar pertunjukan khusus.

Baca juga:  Rekomendasi Merk Bedak Yang Dapat Membuat Makeup Tahan Lama Seharian
Ilustrasi: anak-anak bermain

Ilustrasi: anak-anak bermain

Tidak hanya mendukung para anak, Komunitas Taufan turut memotivasi para orang tua supaya mereka tidak stres atau murung saat melihat anaknya kesakitan di rumah sakit. Dengan menghibur anak-anak mereka, diharapkan orang tua bisa lebih lega menyaksikan anak-anaknya masih bisa tertawa saat berjuang untuk hidupnya.

Cara lain untuk menghibur sekaligus menenangkan orang tua anak-anak ini adalah dengan cara mengajak mereka berbincang sambil minum teh. Menurut Adriana, kadang orang tua yang butuh kekuatan dan motivasi untuk menghibur anaknya, sangat membutuhkan teman untuk curhat. Curhat dengan para relawan dikatakan mampu membuat hati orang tua menjadi lebih bersemangat untuk menemani buah hatinya berjuang melawan penyakit.

Manfaat yang didapatkan oleh anak-anak dan para orang tua tentunya tidak kecil, begitu pula yang didapatkan oleh para volunteer seperti Adriana. Setelah menghabiskan waktu bersama pasien dan para orang tua, beberapa relawan merasakan memiliki sejumlah energi positif yang masuk ke dalam hidupnya. Hal ini bisa mereka tunjukkan dengan senyuman dan rasa senang setelah membantu komunitas menjalankan misinya.

Baca juga:  Skincare Rutin untuk Kulit Kenyal dan Bersinar Ala Wanita Korea

Studi Manfaat Menjadi Sukarelawan

Masih dilansir dari sumber yang sama, penelitian telah menemukan ada hubungan yang kuat antara menjadi sukarelawan dan kepuasan hidup yang lebih besar, emosi positif, dan penurunan depresi. Tinjauan terhadap 37 penelitian dengan jumlah sampel mulai 15 orang hingga lebih dari 2.000 orang sukarelawan dewasa, mencetak skor kualitas hidup yang lebih tinggi dibanding orang yang bukan volunteer. Studi ini juga menjelaskan, orang bisa mendapatkan kegembiraan dan kepuasan batin dari membantu orang lain.

Ilustrasi: komunitas relawan (Manh Phung via unsplash)

Ilustrasi: komunitas relawan (Manh Phung via unsplash)

Sementara itu, hasil percobaan yang dilakukan di Australia Flinders University menjelaskan, orang yang menjadi volunteer memiliki tingkat kesejahteraan lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang bukan relawan, tetapi efek positifnya hanya bersifat temporary. Efek positif ini hanya mampu bertahan sebentar jika Anda tidak terus menjadi sukarelawan.

Studi ini juga menunjukkan, orang bisa mengalami peningkatan langsung dalam kesejahteraan subjektif setelah aktivitas sukarela. Namun, satu tahun setelah kejadian tersebut, kesejahteraan subjektif mereka kembali ke tingkat pra-relawan jika mereka tidak terus melakukannya.

Baca juga:  Punya Efek Buruk Jangka Panjang, Ini Kosmetik Online Berbahaya yang Perlu Diwaspadai

Untuk menjaga kesejahteraan hidup seperti ini, mungkin tidaklah mudah, tetapi Anda harus mencobanya. Anda bisa menjadi member aktif sebuah komunitas sosial yang bergerak di bidang kesehatan seperti Komunitas Taufan. Setidaknya, Anda bisa melakukan kegiatan amal setiap minggunya.

Dengan mengikuti sebuah kegiatan sosial secara rutin, tentunya Anda akan mendapatkan tabungan energi positif untuk kehidupan selanjutnya. Bisa dibilang, menjalankan kegiatan volunteer adalah cara untuk meningkatkan taraf hidup Anda menjadi lebih baik. Selain itu, Anda akan mendapatkan pengalaman yang menarik untuk dipelajari.

Bertemu orang banyak dengan kondisi dan background yang berbeda, akan membuat Anda belajar caranya bersosialisasi dengan baik. Selain itu, pada kondisi tertentu, Anda bisa mulai belajar mensyukuri apa yang Anda miliki dengan cara membantu orang-orang yang membutuhkan, entah itu secara moral, materi, atau tenaga.

[1] Pangestu, Jangkung Putra. 2016. Hubungan Motivasi dan Kepuasan Relawan pada Organisasi Seni. Tata Kelola Seni UNY, Vol. 2(2): 35-48.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: