Jangan Ditahan, Menangis Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan

Ilustrasi: wanita menangisIlustrasi: wanita menangis

Menangis merupakan respon yang unik dan manusia akan menangis dalam kondisi apa pun, seperti saat cemas, bahagia, takut, dan kadang bisa terjadi tanpa sebab.[1] Secara umum, diketahui wanita lebih banyak menangis dibandingkan pria dan ini adalah hal yang wajar, karena pria lebih mengandalkan logika daripada perasaan. Meskipun begitu, ada juga laki-laki juga sering menangis. Hal ini bukanlah sebuah masalah, apalagi ternyata menangis memiliki manfaat baik untuk kesehatan.

Manfaat Menangis

Sebagai fenomena yang unik pada manusia, menangis adalah respon alami terhadap berbagai emosi, mulai dari kebingungan, kesedihan yang mendalam, hingga kebahagiaan yang ekstrem atau bisa disebut dengan euphoria. Selain menjadi salah satu bentuk respon fisik terhadap perasaan yang Anda rasakan, ternyata menangis memiliki banyak manfaat, terutama untuk kesehatan.

Dilansir dari Health Harvard Publishing, manfaat medis dari menangis telah dikenal sejak era klasik. Para cendekiawan dan tabib di Yunani serta Roma kuno berpendapat, air mata bekerja seperti obat untuk memurnikan dan menetralkan tubuh. Sebagian besar ahli psikologi setuju dan menekankan peran menangis sebagai mekanisme untuk melepaskan stres dan rasa sakit.

Baca juga:  Ini Lho 9 Alasan Mengapa Kita Harus Tidur Telanjang!

Masih dilansir dari sumber yang sama, dalam sebuah penelitian, menangis juga berperan sebagai tameng atau katup pengaman pada pikiran untuk menyimpan perasaan yang sulit dialami. Studi ini telah meneliti penanganan represif terhadap sistem kekebalan tubuh yang kurang tangguh terhadap penyakit kardiovaskular, hipertensi, dan kesehatan mental, termasuk stres, kecemasan, dan depresi.

Dengan menangis, setidaknya daya imun yang lemah akan meningkat dan membantu tubuh untuk melawan rasa sakit yang diakibatkan oleh penyakit-penyakit ini. Selain itu, menangis bisa menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan empati dan simpati terhadap lingkungan sosial, seperti teman dan keluarga.

Untuk membuktikan hasil penemuannya, para ahli membagi air mata dari tangisan para peserta menjadi tiga kategori, antara lain air mata refleks, air mata yang jatuh secara terus-menerus atau intens, dan air mata emosional. Dua kategori pertama diketahui adalah air mata yang berfungsi untuk menghilangkan kotoran, contohnya debu, pasir, bulu mata yang rontok, dan asap di mata. Selain itu, air mata ini dikeluarkan dengan tujuan untuk melindungi sekaligus melembapkan bola mata, karena mengandung 98% air.

Ilustrasi: air mata tangisan (pexels: Karolina Grabowska)

Ilustrasi: air mata tangisan (pexels: Karolina Grabowska)

Kategori ketiga, air mata emosional dan mampu mengeluarkan hormon stres serta racun dari tubuh. Mengetahui jenis air mata ini, peneliti telah menentukan, menangis dapat melepaskan oksitosin dan opioid endogen atau dikenal dengan endorphin. Bahan kimia ini membuat perasaan Anda menjadi nyaman, sehingga tubuh mampu menahan rasa sakit secara fisik dan emosional. Bisa dibilang, menangis mampu membuat Anda merasa lebih baik dan lega, meskipun Anda mengalami sakit secara fisik dan mental.

Baca juga:  Pixy UV Whitening Two Way Cake Cover Smooth Natural Peach Untuk Tone Kulit Wanita Indonesia

Mengetahui menangis memiliki manfaat yang besar, tentunya Anda tidak perlu merasa malu untuk menahannya, apalagi jika Anda adalah seorang wanita yang memiliki perasaan lembut dan berempati tinggi. Meskipun begitu, hal ini berbeda dengan para pria yang lebih mengandalkan logika dan biasanya lebih suka memendam kesedihan atau emosi mereka dan melampiaskan dengan cara lain selain menangis.

Ada juga paradigma atau doktrin, pria sejati tidak menangis atau anak laki-laki tidak boleh cengeng seperti anak perempuan. Hal ini membuat sebagian besar pria berpikir dua kali untuk melepaskan tangisannya dan memilih untuk menahannya. Tak jarang beberapa pria yang sedih akan mencoba melampiaskannya pada hal-hal negatif seperti minum minuman beralkohol, mencoba obat-obatan terlarang, hingga bunuh diri.

Tentunya, hal seperti ini membuat khawatir orang di sekitarnya, termasuk keluarga atau teman. Untuk itu, bagi Anda yang merasa sedih, tertekan, dan depresi, tak ada salahnya untuk melepaskannya dengan cara menangis. Jika Anda merasa malu untuk menangis di hadapan orang tersayang atau teman, tak ada salahnya untuk mencari tempat yang sepi dan privat saat menangis.

Baca juga:  Apa Sih Bedanya Cinta, Kasih dan Sayang?

Bagi pria atau wanita, menangis bukanlah hal yang harus dibedakan, apalagi ini adalah bentuk emosi yang memang harus dilepaskan. Sehingga, siapa pun bisa merasakan manfaat menangis. Bagi pria, diketahui menangis juga bisa mencegah Anda sekaligus menurunkan risiko stres, depresi, dan melakukan berbagai macam tindakan negatif.

[1] Aqmarina, Fatma Nur. 2007. Makna Menangis pada Self-Awareness dalam Religiusitas (Skripsi). Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: