Manfaat Daun Puring dan Cara Merawatnya

Daun puring (sumber: dayaternak.com)Daun puring (sumber: dayaternak.com)

Bagi Anda pencinta tanaman hias, pasti sudah tidak asing dengan daun puring. Tanaman hias yang harganya murah ini adalah salah satu tumbuhan yang dicari banyak orang. Selain karena harganya terjangkau, ternyata daun puring memiliki sejumlah manfaat penting serta cara merawat yang terbilang mudah.

Manfaat Daun Puring

  • Puring, atau yang dikenal dengan nama crotone ini, memiliki nama ilmiah Codiaeum variegatum. Tanaman yang dulunya dikenal sebagai pendamping makam dan pagar tersebut, saat ini sudah beralih manfaat sebagai tanaman hias yang banyak ditanam di wilayah perumahan elit, perkantoran, dan hotel. Ini karena puring memiliki bentuk dan warna daun yang khas dan berwarna-warni. Tak heran jika tumbuhan tersebut lantas dimanfaatkan sebagai tanaman hias sejuta umat.
  • Di balik cantiknya bentuk daun puring, ternyata tumbuhan tersebut memiliki manfaat bagi kesehatan. Tanaman tersebut baik dijadikan sebagai filter udara. Ini karena puring memiliki kemampuan khusus untuk membersihkan udara di sekitar dengan cara menyerap unsur plumbum (Pb/timah hitam/timbal) yang bertebaran di udara terbuka. Sebagai filter udara, Anda hanya perlu menanam puring di sekitar rumah Anda, akan lebih pas jika ditanam di halaman rumah.
  • Puring juga dikenal sebagai salah satu tanaman toga. Masyarakat telah mengenal daun puring dan memanfaatkannya sebagai penyembuh luka. Cara menyembuhkan luka memakai daun puring tidaklah sulit. Anda hanya perlu menumbuk daun tersebut dan menempelkan tumbukan daun puring ke bagian tubuh yang luka, akibat goresan atau benturan.[1]
  • Dilansir dari bibitbunga, daun puring juga sudah dikenal sebagai obat untuk meredakan sakit perut pada anak-anak. Untuk kegunaan ini, ambil sekitar 3 hingga 7 lembar daun puring yang masih muda. Ciri daun puring muda, yaitu memiliki tekstur yang lembek, mudah melengkung, dan berwarna kuning kehijauan. Setelah dicuci bersih, tumbuk daun puring tersebut dan balurkan ke perut. Secara perlahan, sakit perut akan hilang dan tidak kambuh lagi.
  • Daun puring tidak hanya dimanfaatkan sebagai obat luar. Anda bisa memanfaatkannya sebagai detoks atau obat peluruh keringat. Caranya, rebus beberapa helai daun puring muda yang masih segar. Minum air rebusan daun puring tersebut secara rutin, ini akan membantu mengeluarkan racun dari tubuh sekaligus membuat keringat keluar dengan jumlah yang normal.
Tanaman puring (sumber: dekoruma.com)

Tanaman puring (sumber: dekoruma.com)

Semua manfaat daun puring di atas, selain membeli, juga bisa Anda dapatkan setelah menanam daun puring sendiri di rumah.Bagi Anda yang ingin menanam dan merawat daun puring, Anda bisa melihat referensi berikut.

Baca juga:  Berbagai Produk Garnier Untuk Menghilangkan Noda Bekas Jerawat

Cara Menanam dan Merawat Daun Puring

Bibit daun puring sangat mudah ditemukan, bahkan Anda bisa mencarinya di area pemakaman. Agar lebih mudah, Anda juga bisa mendapatkannya di toko tanaman atau koperasi tani. Pilihlah bibit puring siap tanam dengan kondisi sehat dan tidak cacat.

Setelah itu, siapkan lahan tanam yang pas untuk menanam puring. Dilansir dari ilmubudidaya, Anda bisa memilih media tanam berupa pot atau tanah secara langsung. Jika Anda memilih tanah langsung, maka Anda harus melakukan pembersihan, penggemburan, dan pemupukan lahan.

Sementara, jika Anda memilih media pot, Anda hanya perlu memasukkan tanah yang dicampur pupuk kompos dengan perbandingan 1:1 ke pot dan membuat lubang tanamnya. Setelah media tanam siap, tanam puring dengan posisi tegak dan padatkan permukaan tanah agar tumbuhan tidak mudah roboh.

Baca juga:  Bahaya Produk Olahan Susu Berkadar Lemak Tinggi

Merawat puring tidaklah susah, Anda hanya perlu melakukan penyiraman, pemangkasan, penyiangan, dan pemupukan lanjutan. Penyiraman dilakukan secara rutin jika tanah pada media tanam mulai kering. Paling baik, puring disiram setiap pagi dan sore hari. Hindari penyiraman di malam hari, karena berisiko hama dan penyakit bagi tanaman.

Selain itu, lakukan pemotongan daun puring yang sudah tua dan akan mati. Ini berfungsi untuk mempercepat proses regenerasi tanaman, sekaligus menyuburkan tanaman. Lakukan juga penyiangan dan pemupukan secara rutin agar tanaman puring Anda bebas dari gulma dan tumbuh semakin subur.

[1] Sumadewi, N.L.U. & Puspaningrum D.H.D. 2018. Ekstraksi dan Identifikasi Senyawa Kimia pada Daun Puring (Codiaeum variegatum) dengan Pelarut Air, Etanol, Etil Asetat dan N-Heksana. Jurnal Kimia 12(1): 70-73.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: