Info Manfaat dan Cara Menanam Tanaman Rosemary

Tanaman rosemary (sumber: farmersalmanac.com)Tanaman rosemary (sumber: farmersalmanac.com)

Anda pernah tau tanaman rosemary? Tanaman ini sangat multifungsi, tak hanya banyak dipakai sebagai bahan untuk aromatherapy, rosemary juga kerap dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Tak heran jika kemudian banyak orang di Indonesia yang kemudian menanam rosemary di halaman atau kebun rumahnya.

Dalam buku Resep Favorit untuk Usaha Serba Panggang disebutkan bahwa rosemary merupakan tanaman yang bentuknya runcing mirip daun cemara. Aromanya wangi dan tajam. Bisa digunakan dalam bentuk segar maupun sudah dikeringkan. Biasa dipakai untuk menambah harum masakan sup, juga hidangan panggang/bakar ataupun bumbu serta saus perendam.

Manfaat Rosemary

  • Mencegah rambut rontok
  • Meningkatkan daya ingat
  • Mengurangi stres
  • Berpotensi melawan kanker
  • Meningkatkan fungsi hati
  • Mengobati reumatik
  • Membantu mengatasi perut kembung
  • Mengatasi gejala flu
  • Menjaga tingkat kepadatan tulang
  • Bisa digunakan sebagai aroma terapi
  • Mengecilkan pori-pori kulit
  • Meningkatkan sirkulasi darah
  • Mengencangkan kulit
  • Mencegah kulit berminyak

Cara Menanam Rosemary

Ilustrasi: memotong batang rosemary untuk di-stek (sumber: realestate.com.au)

Ilustrasi: memotong batang rosemary untuk di-stek (sumber: realestate.com.au)

Melalui Stek Batang

  1. Teknik yang dikenal paling mudah untuk menanam rosemary adalah dengan metode stek batang. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengambil potongan batang rosemary. Anda dapat membeli potongan tanaman rosemary atau bisa juga memotong sendiri dari tumbuhan rosemary yang Anda pilih.
  2. Potong rosemary sepanjang 4 inci atau sekitar 10 cm untuk ditanam lagi. Usahakan untuk memilih bagian yang bagus dan pilih yang sudah cukup umur (bukan yang masih muda).
  3. Lalu tanam potongan rosemary tersebut dalam sebuah pot yang sudah diisi dengan media tanam berupa tanah yang sudah dicampur dengan pasir kasar maupun lumut gambut dengan perbandingan 2 : 1.
  4. Letakkan pot di tempat yang memperoleh sinar matahari, tetapi tidak langsung terkena sinar matahari. Rajin-rajinlah menyiram potongan rosemary itu hingga terbentuk bagian akar. Biasanya akar bisa tumbuh dalam kurun waktu sekitar 20 hari.
  5. Jika akar sudah terbentuk, pindahkan rosemary tersebut dalam pot yang berukuran lebih besar atau bisa juga di halaman rumah. Aroma atau tingkat keharuman rosemary umumnya akan tergantung tingkat keasaman tanah. Jika semakin basah tekstur tanah, aroma harum dari tanaman ini pun makin semerbak.

    Biji rosemary (sumber: foodsharkmarfa.com)

    Biji rosemary (sumber: foodsharkmarfa.com)

Dari Biji/Benih

  1. Pilihlah benih atau biji rosemary yang berkualitas dan tak ada cacat. Pasalnya, biji rosemary kabarnya memiliki tingkat germinasi yang rendah. Anda bisa mengambil biji dari tanaman rosemary langsung. Tetapi pastikan bijinya dijemur dulu hingga kering.
  2. Sediakan media penyemaian biji yang ringan dan gembur, misalnya campuran sekam bakar, vermiculite, maupun campuran kompos semai organik.
  3. Apabila telah menemukan biji rosemary terbaik, rendam biji tersebut dalam air bersih selama 4-6 jam supaya air lebih mudah menyerap dalam biji dan memudahkan proses penyemaian.
  4. Sebarkan beberapa biji rosemary di media tanam. Atau bisa juga dengan membuat lubang tanam kecil-kecil, lalu masukkan 2-3 biji ke dalam lubang tersebut. Kemudian tutup dengan tanah tipis-tipis dengan ketebalan maksimal 2 mm.
  5. Basahi media semai dengan semprotan yang bulir airnya halus. Tutup rapat media semai dengan plastik supaya kelembapannya terjaga. Biji rosemary yang Anda tanam tersebut biasanya akan mulai tumbuh sekitar 6-8 minggu kemudian.
  6. Apabila sudah tumbuh dengan tinggi mencapai 7,5 cm, Anda bisa mengeluarkan bibit rosemary dari media penyemaian dan memindahkannya dalam pot yang berisi tanah dengan campuran pupuk kandang atau kompos (perbandingan 1:1).

Perawatan tanaman rosemary memang butuh perhatian. Pasalnya tanaman ini membutuhkan cahaya matahari, tetapi tidak terlalu tahan bila terpapar cahaya matahari tropis yang terlalu panas. Sebagai solusinya, Anda dapat merawat rosemary dengan meletakkan tanaman rosemary di tempat yang masih memperoleh cahaya matahari, tetapi ternaungi. Supaya rosemary bisa tumbuh dengan sempurna, sebaiknya jangan lupa melakukan pemangkasan daun secara rutin dan juga melakukan pemupukan kompos dengan intensitas 2 minggu sekali.

Perlu Anda perhatikan juga, walaupun menyimpan banyak manfaat, konsumsi rosemary hanya aman jika Anda gunakan dalam dosis rendah. Jika terlalu banyak mengonsumsi rosemary atau produk olahannya, maka berpotensi menimbulkan efek samping seperti muntah dan mual, kejang, edema paru, keguguran, atau bahkan koma.

Referensi:

Masak, Tim Ide. 2012. Resep Favorit Untuk Usaha Serba Panggang. Hardiman I, editor. Jakarta (ID): PT Gramedia Pustaka Utama

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: