Manfaat, Cara Pakai, dan Efek Samping Misk Thaharah

Misk Thaharah (sumber: biggo.id)Misk Thaharah (sumber: biggo.id)

Produk wewangian bertajuk misk thaharah beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial. Parfum Arab ini dipercaya mempunyai aroma yang semerbak dan tahan lama. Berbeda dari parfum pada umumnya, tekstur misk thaharah cenderung kental. Cara pakai misk thaharah cukup berbeda, yakni dengan cara dicampurkan dengan air atau kapas yang sudah dibasahi. Lantas, apa saja manfaat dan efek samping dari penggunaan minyak wangi misk thaharah?

Manfaat Misk Thaharah

  • Mengurangi jerawat. Minyak jarak yang terkandung dalam misk thaharah kabarnya memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi yang dapat berfungsi untuk mengurangi jerawat. Asam risinoleat di dalamnya juga diklaim bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
  • Menghaluskan kulit. Misk thaharah disebut kaya akan asam lemak esensial. Inilah yang membuatnya dapat melembutkan atau menghaluskan kulit Anda.
  • Mencegah timbulnya komedo. Wewangian seperti misk thaharah diklaim tidak menyumbat pori-pori dan mengurangi risiko timbulnya komedo.
  • Melindungi kulit dari infeksi bakteri. Dalam riset tahun 2015 di jurnal Brazilian Oral Research, misk thaharah disebutkan berpotensi melindungi kulit dari infeksi bakteri. Cara kerjanya adalah dengan menjauhkan mikroba yang bisa menyebabkan penyakit.
  • Melembapkan kulit. Minyak misk thaharah mengandung trigliserida yang dapat membantu menjaga kelembapan kulit. Oleh sebab itu, produk ini bisa digunakan untuk perawatan kulit kering. Selain itu, misk thaharah pun mempunyai sifat humektan, yakni menarik kelembapan dari udara ke dalam kulit, sehingga menjaga kulit Anda tetap terhidrasi dengan baik.
  • Membuat rambut berkilau. Hingga kini memang masih belum ada bukti bahwa minyak kasturi bisa merangsang pertumbuhan rambut. Tetapi, dalam penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Cosmetic Science tahun 2003 menyebutkan bahwa minyak kasturi bisa memperbaiki penampilan rambut dengan meningkatkan kilaunya. Selain digunakan layaknya kondisioner rambut, beberapa orang lain memakainya untuk mencegah atau menghilangkan ketombe, demikian seperti dilansir dari Orami.
  • Pewangi area kewanitaan. Meski belum bisa dipastikan manfaatnya, beberapa pedagang di pasaran menyebutkan bahwa misk thaharah bisa digunakan untuk membersihkan dan mengharumkan area kewanitaan setelah menstruasi. Tak hanya untuk area kewanitaan, misk thaharah juga bisa digunakan layaknya parfum biasa.
Baca juga:  Berefek Negatif, Jangan Langsung Percaya Foto Before After

Cara Pakai Misk Thaharah

Cara penggunaan minyak wangi misk thaharah cukup mudah, yakni ambil kapas atau tisu, kemudian basahi dan oleskan misk thaharah secukupnya. Lalu, usapkan tisu atau kapas itu ke area kewanitaan Anda dari arah depan ke belakang. Produk ini diklaim dapat digunakan untuk area Miss V serta menghilangkan bau darah setelah selesai haid.

Selain untuk area kewanitaan, misk thaharah juga dapat digunakan untuk parfum tubuh dengan cara dioleskan satu hingga dua tetes saja ke area lipatan tubuh seperti tangan, antara paha dan betis, area pinggang, hingga area ketiak supaya wanginya tahan lama. Di samping itu, Anda juga dapat memakai misk thaharah untuk dilarutkan ke air mandi untuk berendam atau digunakan sebagai diffuser untuk pengharum ruangan.

Efek Samping Misk Thaharah

Daerah kewanitaan mempunyai bau khas yang normal dan sulit dihilangkan atau ditutupi dengan parfum apapun. Penggunaan bahan kimia tertentu, seperti sabun pembersih vagina dan parfum, dapat membunuh bakteri baik atau mengiritasi vagina yang akhirnya merusak sistem pertahanan tersebut dan memudahkan terjadinya infeksi. Penyemprotan vagina juga dapat menyebabkan penyebaran infeksi dari vagina ke rahim bahkan sampai rongga panggul.[1]

Baca juga:  Obimin, Pilihan Produk Suplemen untuk Ibu Hamil dengan Kandungan Vitamin Lengkap

“Penggunaan produk perawatan kewanitaan jenis apapun sebenarnya dapat mengganggu keseimbangan mikroba alami yang hidup di dalam vagina,” kata Kieran O’Doherty, selaku ketua penelitian dari University of Guelph, seperti dikutip dari Hellosehat.

Bakteri baik pada vagina pun dapat hilang karena penggunaan produk kewanitaan biasanya bekerja untuk menghilangkan segala jenis bakteri, entah itu yang dibutuhkan oleh vagina maupun tidak. Padahal, beberapa bakteri pada vagina berfungsi untuk mencegah serangan infeksi yang dapat memicu berbagai masalah kesehatan seksual, seperti infeksi bakteri vagina, radang panggul, maupun penyakit seksual lainnya. Oleh sebab itu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter apabila ingin menggunakan berbagai produk untuk area kewanitaan Anda.

[1] Sari, W dkk. 2012. Panduan Lengkap Kesehatan Wanita. Jakarta: Penebar Plus+, hlm 108.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: