Mengenal Nutrigenomik, Makan Sehat Sesuai Gen

Makan Sehat Sesuai Gen - www.inlifehealthcare.comMakan Sehat Sesuai Gen - www.inlifehealthcare.com

Sebuah penelitian terhadap potensi untuk mengendalikan kesehatan baru-baru ini dilakukan oleh seorang ilmuwan bernama Cary Kreutzer dari USC Leonard Davis School of Gerontology dan Keck School of Medicine. Ia melihat adanya potensi besar mengenai kemampuan pengendalian kesehatan yang bisa dilakukan oleh tubuh manusia dengan makanan yang dikonsumsinya.

Sebelumnya, perlu Anda ketahui bahwa setiap orang memiliki susunan genetik yang unik. Susunan genetika yang ada dalam tubuh manusia dapat memengaruhi cara makanan tertentu. Bisa jadi ketika Anda makan, tubuh dapat menanggapinya sebagai zat berbahaya yang dapat merusak tubuh. Sebaliknya, bisa jadi juga kemungkinan cara makan Anda adalah hal yang positif untuk tubuh. Dalam hal ini, para peneliti melihat keampuhan dari mengikuti diet yang dilakukan oleh beberapa individu. 

Apa itu Nutrigenomics?

Setiap orang tentu memiliki jenis diet berbeda-beda, hal ini tergantung pada genetik Anda. Akan lebih baik jika Anda selalu berkonsultasi sebelum memutuskan melakukan diet. Berbagai macam jenis diet di luar sana tidak bisa cocok untuk semua orang. Inilah fungsi dari seorang nutrisionis, mereka akan menakar dan memberitahukan Anda jenis diet apa yang sesuai setelah melakukan pemeriksaan terhadap DNA Anda. 

Dalam hal ini, sejumlah nutrisi akan direkomendasikan khusus untuk Anda dengan takaran sempurna. Ini disebut sebagai nutrigenomics, yaitu cara seorang dokter atau nutrisionis mengarahkan seorang perawat untuk menggunakan makanan sebagai obat. Bidang nutrigenomics sendiri tampaknya masih dalam tahap perkembangan. Suatu hari nanti, diharapkan dapat mengubah cara seorang individu makan.

Mengenal Nutrigenomik - food-guide.canada.ca

Mengenal Nutrigenomik – food-guide.canada.ca

Sebuah contoh dari kasus nutrigenomics dialami oleh Cary Kreutzer, seorang profesor klinis gerontologi dan pediatri di USC Leonard Davis School of Gerontology dan Keck School of Medicine USC. Ia baru mengetahui bahwa dirinya merupakan salah satu jenis orang dengan metabolisme lambat.

Dalam hal ini, terlebih dahulu ia melakukan tes sebanyak 23 kali terhadap sistem metabolismenya. Metabolisme yang lambat ini tampaknya dipengaruhi oleh kafein pada kopi. “Jika saya minum kopi pukul 2 siang, saya tidak akan bisa tidur dengan waktu tidur yang normal. Saya selalu bangun di jam tidur dan mulai mengantuk di pagi hari,” katanya.

Mengendalikan Kesehatan Melalui Nutrigenomics

Dengan adanya penelitian dan tes metabolisme tubuh, seseorang dapat mengetahui bagaimana kondisi kesehatannya. Dengan begini, mereka bisa mengendalikan kesehatannya dengan lebih baik lagi. Dengan cara ini pula, diharapkan dapat membantu mengurangi tingkat prevalensi penyakit kronis di daerah tertentu dengan tingkat prevalensi penyakit kronis tinggi.

Menurut Kreutzer, dia melihat masa depan yang menjanjikan dengan mengembangkan ilmu nutrigenomics ini. “Saya senang tentang ini. Sebagai peneliti, kita perlu membantu orang mengendalikan kesehatan mereka. Dengan begini, kita bisa lebih memahami risiko kesehatan mereka dan mengurangi prevalensi penyakit kronis yang mengganggu bangsa kita,” katanya.

Sudah banyak ahli yang mempelajari apa yang jelas bagi para pelaku diet yang tidak memiliki rancangan tentang jumlah nutrisinya. Contoh yang sering dijumpai, ketika Anda dapat hidup dengan diet vegan, sementara orang lain akan lemas tanpa daging pada waktu makan malam. Preferensi kita semua bisa ditentukan oleh apa yang ada dalam gen kita.

Beberapa ilmuwan mempelajari hubungan antara nutrisi yang dapat memengaruhi risiko penyakit secara berbeda sesuai susunan genetik seseorang. Beberapa orang mungkin berisiko lebih tinggi terkena kanker jika diet. Hal ini karena, mereka kekurangan nutrisi tertentu, seperti vitamin, mineral, atau fitonutrien. Tidak hanya kekurangan saja, tetapi mereka mungkin memiliki kandungan nutrisi tersebut secara berlebihan. Perlu Anda ketahui pula, beberapa nutrisi dapat membantu melindungi genom tubuh terhadap kerusakan yang disebabkan oleh polusi lingkungan atau merokok. Tetapi, mereka mungkin tidak bisa melindungi kesehatan tubuh secara maksimal karena gen/DNA.

Mengendalikan Kesehatan Melalui Nutrigenomics - idietitian.in

Mengendalikan Kesehatan Melalui Nutrigenomics – idietitian.in

Setiap orang memiliki gen yang berbeda, tetapi belum tentu gen dengan penyakit akan membawa mereka pada penyakit tersebut. Diketahui dari diagnosis yang Kreutzer lakukan bersama dengan putranya, ia menemukan bahwa dirinya ternyata memiliki gen diabetes, sedangkan putranya tidak. Tetapi, ia tidak mengalami penyakit diabetes. 

Dalam hal ini pula ia dapat menyimpulkan bahwa setiap orang juga memiliki pantangan makanannya sendiri. Seperti dirinya yang tidak bisa minum kopi di jam-jam tertentu karena metabolisme yang melambat jika terkena kopi, atau anaknya yang tidak bisa mengonsumsi makanan manis karena terkena diabetes.

Creutzer juga merekomendasikan, akan lebih baik jika Anda makan pada waktu makan yang tepat dengan suasana yang tepat juga. Tentu saja, berolahraga teratur serta berpartisipasi dalam kegiatan lain yang bersifat sosial dan santai sangat penting. Bahkan, dengan apa yang dipelajari para ilmuwan saat ini, pemahaman kita tentang gen dan nutrisi terus bergeser dan meluas. “Apa yang dapat kita ambil, adalah masing-masing dari kita memiliki perbedaan dalam nutrisi dalam makanan yang kita makan. Ini tergantung pada pilihan genetik dan gaya hidup kita yang unik.” tutupnya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: