Macam-Macam Susu Formula Hidrolisat untuk Bayi Alergi Susu Sapi

Susu Bayi - www.dailystar.co.uk

Alergi bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bentuk atau jenis reaksi alergi yang ditunjukkan pun macam-macam. Ada yang alergi terhadap makanan tertentu, ada pula yang mengalami alergi terhadap susu sapi. Setidaknya sekitar 28% gejala alergi susu sapi (ASS) timbul setelah 3 hari minum susu sapi, 41% setelah 7 hari minum, dan 68% setelah 1 bulan minum susu sapi. Alergi susu sapi umumnya terjadi pada anak yang memiliki bakat atopik atau alergi, sebab hal ini dipicu oleh adanya antibodi di tubuh sang anak.

Antibodi yang dinamakan imunoglobulin E (IgE) dibentuk pada orang yang memiliki bakat alergi. IgE akan bereaksi terhadap protein susu sapi karena protein ini dianggap sebagai benda asing oleh tubuh. Bisa dibilang juga bahwa anak yang mengalami ASS berarti tubuhnya hipersensitif terhadap protein susu sapi. Pasalnya ada sekitar 20 protein dalam susu sapi yang dapat merangsang terjadinya alergi, terutama jenis beta laktoglobulin.

Susu Bayi - www.newkidscenter.com

Susu Bayi – www.newkidscenter.com

Sebagai solusinya, beberapa dokter biasanya merekomendasikan bayi untuk tetap mengonsumsi ASI eksklusif atau bisa juga didampingi dengan susu formula hidrolisat. Susu formula yang telah mengalami hidrolisis atau hidrolisat ada 2 macam, yakni susu yang dihidrolisis sempurna dan hidrolisis parsial atau sebagian. Berikut ulasan lengkapnya.

Susu Formula Hidrolisat Ekstensif

Dalam susu formula hidrolisat ekstensif atau yang telah dihidrolisis sempurna, seluruh protein susu sapi sudah dipecah-pecah dengan sempurna. Susu formula jenis ini juga kerap disebut sebagai susu non-alergenik. Sebagian besar bayi dan anak yang memiliki alergi terhadap susu sapi biasanya dapat mentoleransi susu jenis ini dengan baik.

Susu formula yang telah dihidrolisis secara sempurna biasanya digunakan pada bayi yang telah timbul gejala alergi seperti eksim maupun asma. Susu formula yang termasuk jenis hidrolisat ada banyak, antara lain Nutramigen, Pregestimil, hingga Pepti-Junior. Susu formula hidrolisat biasanya dijual relatif lebih mahal dibandingkan susu formula biasa. Sebagai contoh, untuk merk Nutramigen harganya bisa dibanderol sekitar Rp 269 ribuan di pasaran, kemudian Pregestimil harganya mencapai Rp 291 ribuan. Cukup mahal bukan?

Susu Formula Hidrolisat Parsial

Berbeda dari susu formula hidrolisat ekstensif, pada jenis susu hidrolisat parsial kandungan protein susu sapi di dalamnya hanya dipecah sebagian saja. Hal ini dimaksudkan supaya bayi nantinya juga memiliki kekebalan terhadap susu sapi.

Susu hipoalergenik (hypoallergenic) ini umumnya dikonsumsi oleh anak yang belum memiliki gejala alergi, tetapi sudah diprediksi akan timbul alergi lantaran ayah atau ibunya memiliki riwayat alergi. Istilahnya, susu hidrolisat parsial ini hanya diperuntukkan sebagai langkah preventif atau pencegahan saja. Oleh sebab itu, bayi atau anak yang didiagnosis positif mengalami alergi susu sapi (ASS) biasanya tidak direkomendasikan meminum susu jenis ini, melainkan susu yang telah dihidrolisis sepenuhnya.

Merek susu formula hidrolisat parsial di pasaran pun ada bermacam-macam dan relatif lebih mudah ditemukan daripada varian hidrolisat ekstensif. Umumnya, susu formula yang terhidrolisis parsial memakai embel-embel ‘HA’ alias hipoalergenik di bagian namanya. Sebagai contoh, susu NAN HA, Enfa HA, Nutrilon HA, dan sebagainya. Jika dibandingkan susu yang terhidrolisis seutuhnya, harga susu hidrolisat parsial masih terpaut sedikit lebih murah. Namun tetap saja, harganya dibanderol di kisaran ratusan ribu rupiah.

Susu Bayi - www.therakyatpost.com

Susu Bayi – www.therakyatpost.com

Hal lain yang perlu diketahui dari susu formula hidrolisat selain kandungan protein yang telah dipecah, rasa dari susu formula hidrolisat biasanya juga cenderung kurang nikmat dan tidak bisa memiliki rasa yang senikmat susu formula dari susu sapi pada umumnya. Bahkan susu formula hidrolisat ekstensif memiliki rasa yang cenderung pahit, oleh sebab itu kebanyakan bayi atau anak-anak biasanya kurang menyukai susu hidrolisat ekstensif.

Alhasil beberapa orang tua biasanya mencari alternatif dengan memberikan susu kedelai alias soya pada anaknya yang mengalami alergi susu sapi. Akan tetapi rasa susu kedelai juga biasanya dianggap kurang enak oleh anak-anak. Terlebih sekitar 30-40% bayi yang mengalami alergi terhadap susu sapi ternyata juga memiliki alergi terhadap susu kedelai.

Sementara itu, berdasarkan sejumlah penelitian yang ada ternyata masih ada sekitar 10% penderita alergi susu sapi yang dapat menimbulkan reaksi terhadap susu formula ekstensif hidrolisa. Secara pasti penderita yang alergi terhadap susu formula ekstensif hidrolisat masih belum diketahui, namun kabarnya diperkirakan lebih dari 19%.

Beberapa penelitian akhirnya menemukan hasil bahwa penggunaan hidrolisa kasein cukup efektif untuk penderita alergi susu sapi. Hidrolisa kasein yang ada di pasaran antara lain Nutramigen dan Pregestimil. Kemudian ada pula jenis susu formula hidrolisat whey yang beberapa waktu belakangan mulai dijadikan alternatif untuk penderita alergi susu sapi. Toleransi secara klinik dari hidrolisat whey kabarnya hampir sama dengan hidrolisat kasein. Salah satu contoh dari hidrolisat whey adalah Nestle Alfare dan Pepti-Junior. Protein whey disebut-sebut lebih mudah didenaturasi dengan suhu panas, sedangkan kasein sangat tahan panas.

Bagaimanapun juga, jika buah hati Anda mengalami alergi susu sapi, sebaiknya segera periksakan kondisinya ke dokter anak. Jangan sampai Anda memberikan susu-susu formula hidrolisat atas inisiatif sendiri tanpa berkonsultasi dengan dokter. Susu formula hidrolisat biasanya baru bisa diberikan atas rekomendasi dokter. Sebab hanya dokter yang bisa memberikan rujukan tepat mengenai cara mengobati alergi, merek susu hidrolisat yang cocok untuk dikonsumsi, takaran susu, serta seberapa sering frekuensi pemberian susu. Dan perlu diketahui pula bahwa harga susu formula hidrolisat di setiap tempat kemungkinan bisa berbeda-beda, tergantung mereknya.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: