Gairah Seks Anda Menurun? Awas Gejala Menopause Dini

Ilustrasi: gairah seks wanita menurun (sumber: dailymotion.com)Ilustrasi: gairah seks wanita menurun (sumber: dailymotion.com)

Bagi seorang wanita, tentunya perlu waspada jika mengalami gejala menopause dini. Menopause dini merupakan salah satu gangguan pada siklus menstruasi. Salah satu tanda bahwa seorang wanita mengalami menopause dini bisa dilihat dari tingkat gairah seksualnya. Dilansir dari WebMD, seorang wanita yang mengalami penurunan gairah seks bisa jadi mengalami menopause dini.

Menopause dini sendiri dialami oleh wanita jika ia mengalami gejala-gejala atau tanda menopause dengan usia di bawah 40 tahun. Gejala menopause sendiri bermacam-macam dan tidak semua wanita mengalami hal yang sama. Tanda paling umum yang biasa dialami oleh sebagian besar wanita menjelang menopause, yaitu siklus menstruasi yang tidak lancar.

Gairah Seks Menurun Tanda Menopause Dini

Siklus menstruasi yang sering terlambat dengan kadar darah sedikit, bisa menjadi salah satu pertanda bahwa wanita tersebut mengalami menopause. Hal ini bisa dibuktikan dengan cara berkonsultasi ke dokter. Selain siklus menstruasi yang terlambat, beberapa wanita malah mengalami siklus menstruasi yang terlalu cepat dengan jumlah darah yang banyak.

Setiap wanita memang memiliki kondisi yang berbeda, terlebih terhadap siklus menstruasi. Untuk membuktikan bahwa seorang wanita akan memasuki masa menopause, tidak hanya bisa dilihat dari siklus menstruasinya saja. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mengingat ada banyak gejala dan tanda-tanda menopause.

Tanda lainnya yang bisa Anda ketahui dari seorang wanita yang akan mengalami atau yang mengalami menopause, yaitu memiliki perubahan mood secara drastis. Seorang wanita yang memiliki perubahan mood drastis dan lebih cenderung depresi atau stres, bisa jadi ia sedang dalam masa peralihan menuju menopause.

Baca juga:  Rekomendasi Produk Toner yang Dikenal Bagus untuk Jenis Kulit Kombinasi

Banyak wanita terkadang memiliki emosi berlebihan terhadap permasalahan yang kecil. Tak heran pula orang yang menopause terbiasa untuk marah atau menangis sendirian tanpa sebab. Mereka pun tidak tahu apakah ini hal yang wajar atau tidak, dan yang tahu tentang perubahan mood serta perilaku tersebut adalah orang di sekitarnya.

Ilustrasi: wanita menyendiri (sumber: healthline.com)

Ilustrasi: wanita menyendiri (sumber: healthline.com)

Selain itu, beberapa wanita juga sering menyendiri ketika dalam masa peralihan menuju menopause. Mereka cenderung kurang paham dengan emosi mereka sendiri, dan seringkali kesulitan mengontrol emosi. Dalam hal ini, dibutuhkan peran dari orang-orang di sekitar mereka untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.

Tanda lain yang banyak dirasakan oleh wanita secara fisik jika mereka mengalami masa menopause, yaitu vagina yang terasa lebih tipis dan kurang fleksibel. Hal ini memang biasa terjadi, apalagi seiring bertambahnya usia, kulit tubuh akan semakin kehilangan asam dan kolagen. Selain itu, hormon yang semakin tidak stabil juga menjadi penyebabnya.

Karena kondisi fisik tersebut, gairah seksual seorang wanita menjadi semakin menurun. Ini juga dapat dilihat dari rentang usia. Semakin meningkat usia seorang wanita, semakin berkurang pula gairah seksual mereka. Dilansir dari helloSEHAT, secara umum, gairah seksual pada wanita dapat berkurang secara drastis karena pengaruh usia dan kesehatan. Semakin mendekati usia 40 hingga 50 tahun atau usia menuju menopause, maka libidonya akan semakin berkurang. Dibandingkan pria, wanita bisa mengalami tingkat penurunan gairah seksual lebih cepat.

Baca juga:  Skiva, Lipstik Lokal Murah Meriah yang Punya Pilihan Warna Segambreng

Wanita Menopause Lakukan Investasi Energi

Penelitian yang dilakukan oleh seorang peneliti dari Inggris mengatakan, wanita yang jarang melakukan aktivitas seksual memiliki risiko lebih besar terhadap menopause dini. Penelitian tersebut diikuti hampir 3.000 wanita Amerika. Dalam studi tersebut, peneliti melacak kehidupan seks setiap peserta dan status menopausenya. Tubuh seorang wanita memiliki reaksi terhadap kurangnya gairah seks yang mereka alami dengan dasar menggunakan atau menghilangkan aktivitas seksual.

“Temuan penelitian kami menunjukkan bahwa jika seorang wanita tidak melakukan hubungan seks dan tidak ada kemungkinan kehamilan, maka tubuh wanita tersebut akan memilih untuk tidak berinvestasi dalam ovulasi,” jelas penulis studi bernama Megan Arnot dari University College London. “Hal ini karena tindakan tersebut tidak ada gunanya.”

Gairah seksual yang menurun juga salah satu jenis interaksi energi yang dilakukan oleh wanita. Sebagian besar wanita yang mengalami penurunan gairah seksual akan menginvestasikan energi mereka ke dalam ovulasi dan berinvestasi di tempat lain. Ini bisa diartikan bahwa mereka menyimpan energi untuk tidak melakukan hubungan seks dan menggunakan energi tersebut untuk kegiatan lainnya, seperti menjaga cucu mereka.

Ilustrasi: gairah seks wanita menurun (sumber: medicalnewstoday.com)

Ilustrasi: gairah seks wanita menurun (sumber: medicalnewstoday.com)

Mereka yang menginvestasikan energi untuk hal lain tentunya akan memiliki energi lebih dalam menjaga cucu mereka. Salah satu keuntungan dari menopause dini, seorang wanita akan merasa lebih kuat untuk mengasuh anak-anak. Mereka bahkan cukup kuat untuk bermain bersama cucu. Meskipun begitu, ada juga beberapa kerugian serta kendala yang akan dialami jika seorang wanita mengalami menopause dini.

Baca juga:  Rekomendasi Merk Lotion untuk Kulit Belang dan Gelap

Seseorang yang mengalami menopause dini akan lebih rentan terhadap beberapa macam penyakit, seperti osteoporosis, penyakit jantung, diabetes, stroke, gangguan pernapasan, gangguan tekanan darah tinggi, kanker usus, kanker ovarium, penyakit gigi, dan penyakit gusi. Karena lebih banyak kekurangannya daripada kelebihannya, ada baiknya Anda perlu waspada terhadap gejala menopause dini.

Ada baiknya Anda melakukan pencegahan dengan cara mengatur pola hidup sehat. Anda bisa berolahraga secara teratur setiap minggu, mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi lengkap, terutama buah dan sayuran hijau. Buah-buahan dan sayuran hijau mampu melengkapi nutrisi dan mineral dalam tubuh Anda, yang baik untuk menjaga kestabilan hormon dalam tubuh. Sehingga, Anda akan terhindar dari menopause dini.

Perlu Anda ketahui pula bahwa menopause sendiri adalah sebuah bagian dari teori kehidupan manusia. Dikatakan Arnot, menopause merupakan sebuah fenomena untuk mengurangi konflik reproduksi antara generasi perempuan yang berbeda, dan memungkinkan perempuan untuk meningkatkan kebugaran inklusif mereka melalui investasi energi untuk mengasuh generasi penerus mereka.

Gairah seks menurun menjadi salah satu tanda menopause dini juga dibenarkan oleh Mitchell Kramer, ketua kebidanan dan ginekologi di Rumah Sakit Huntington Northwell Health di Huntington. Ia menjelaskan bahwa semua wanita pada akhirnya akan memasuki menopause, ini dapat ditandai dengan menurunnya gairah seks mereka.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: