Kulit Kering, Bersisik, dan Gatal? Yuk, Simak Cara Mengatasinya!

Cara, mengatasi, kulit, kering, bersisik, dan, gatal, konsultasi, dokter, kelamin, psoriasis, masalah, kelainan, faktor, penyebab, gejala, infeksi, penyakit, kesehatan, pemeriksaan, dermatis, dermatologis,Lotion untuk kulit kering

Kulit kering memang merupakan masalah yang sangat umum terjadi dan dapat terjadi pada siapa saja. Sebagian besar kulit kering hanya terjadi sementara, meskipun ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan terjadinya kulit kering berkepanjangan atau seumur hidup.

Meski bisa terjadi pada semua usia, namun orang berusia lanjut cenderung memiliki masalah kulit kering dibanding orang berusia muda. Kulit menjadi kering juga terjadi karena beberapa faktor. Berikut penyebab terjadinya kulit kering, dilansir dari laman Alodokter.  

  • Cuaca dan iklim. Orang yang tinggal di daerah yang dingin dengan kelembaban udara yang lembap akan memiliki kulit yang lebih kering
  • Pemanas ruangan. Penggunaan pemanas ruangan dapat menyebabkan udara menjadi sangat kering dan menyebabkan kulit menjadi kering juga
  • Mandi dengan air panas, mandi terlalu sering
  • Berdiam di ruangan ber-AC terlalu lama
  • Mandi menggunakan sabun yang terlalu keras dan tidak mengandung pelembab
  • Penggunaan produk kecantikan yang mempunyai efek eksfolian atau mengangkat sel-sel mati di lapisan terluar kulit dan mempercepat pergantian kulit baru
  • Orang yang memiliki penyakit seperti atopik dermatitis, psoriasis, kulitnya cenderung lebih kering
  • Penyakit genetik tertentu seperti ichthyosis

Beberapa gejala yang mungkin dirasakan oleh pemilik kulit kering di antaranya kulit terasa kencang terutama setelah mandi atau berenang, kulit terasa dan terlihat kasar, gatal pada kulit, kulit terlihat bersisik, terlihat garis-garis pada kulit hingga kulit pecah-pecah, serta kemerahan pada kulit.

Jika Anda termasuk ke dalam orang dengan masalah kulit kering, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya, misalnya menggunakan pelembab kulit, mandi menggunakan air hangat, jangan mandi terlalu lama, batasi 5-10 menit saja. Kenapa harus air hangat? Mandi air panas setelah seharian beraktivitas memang terasa menggoda, namun air panas dapat melucuti minyak alami tubuh, dan Anda perlu sebanyak mungkin penghalang yang membantu memerangkap kelembapan demi menjaga kulit Anda tetap halus dan lembap. Dermatologis merekomendasikan untuk mandi air hangat tak lebih dari 5-10 menit.

Cara, mengatasi, kulit, kering, bersisik, dan, gatal, konsultasi, dokter, kelamin, psoriasis, masalah, kelainan, faktor, penyebab, gejala, infeksi, penyakit, kesehatan, pemeriksaan, dermatis, dermatologis,

Lotion untuk kulit kering

Alternatifnya, Anda bisa mengompres area kulit kering bersisik dengan kompres air hangat. Gunakan waslap bayi bersih yang telah dicelupkan di air hangat, kemudian gosok lembut dengan gerakan melingkar kecil untuk mengangkat sisa kulit mati. Ulangi beberapa kali sehari, jika perlu. Pastikan untuk menggunakan waslap baru setiap kali akan mengompres. Setelah itu, keringkan kulit dan oleskan pelembab tubuh.

Selain itu, hindari penggunaan sabun yang keras, pilih sabun yang mengandung pelembab kulit, gunakan pelembab segera setelah mandi. Carilah produk yang tidak mengandung sodium lauryl sulfate, yang menguras kelembapan dari kulit. Sebaliknya, pilih produk yang bebas dari pewangi dan pewarna dan diberi label moisturizing. Jangan lupa gunakan pelembab udara atau humidifier, atau juga gunakan pakaian yang tidak kasar dan tidak menggesek kulit.

Jika kulit tetap kering setelah melakukan usaha-usaha tersebut, Konsultasikan kondisi kulit Anda ke dokter kulit, terlebih jika Anda juga merasakan kondisi-kondisi seperti, kulit kering disertai dengan kemerahan, gatal yang menyertai kulit kering mengganggu tidur, terjadi luka dan infeksi pada kulit, dan kulit kering pada area yang luas di tubuh.

Rasa gatal hingga kulit terasa bersisik bisa disebabkan oleh kulit kering. Namun, hal itu juga bisa terjadi karena dermatitis kontak, eksim atopik, infeksi jamur, psoriasis, dan yang lainnya. Psoriasis merupakan jenis penyakit peradangan kulit menahun. Penyakit ini umumnya yang ditandai dengan ruam memerah, kulit terkelupas, menebal, terasa kering, dan bersisik. Tanda-tanda tersebut juga terkadang disertai rasa gatal atau perih. Semua bagian tubuh bisa terserang gejala psoriasis. Namun, kondisi ini biasanya muncul pada lutut, punggung bagian bawah, siku, atau kulit kepala.

Tingkat keparahan gejala psoriasis berbeda-beda dan intensitasnya bisa berubah dari waktu ke waktu. Ada yang mengalami gejala ringan atau tidak sama sekali dalam kurun waktu tertentu, tapi kemudian bertambah parah hingga mengganggu kenyamanan pengidapnya.

Cara, mengatasi, kulit, kering, bersisik, dan, gatal, konsultasi, dokter, kelamin, psoriasis, masalah, kelainan, faktor, penyebab, gejala, infeksi, penyakit, kesehatan, pemeriksaan, dermatis, dermatologis,

Tungkai kaki kering

Hingga saat ini, jumlah pengidap psoriasis di Indonesia belum diketahui dengan pasti. Tetapi, telah didirikan Yayasan Peduli Psoriasis Indonesia sejak tahun 2006 untuk membantu para pengidap.

Penyebab psoriasis belum diketahui secara pasti. Namun, penyakit ini diduga terkait dengan gangguan autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh yang keliru menyerang sel-sel kulit yang sehat. Psoriasis muncul ketika produksi sel-sel kulit tubuh terjadi secara berlebihan. Pada kondisi normal, tubuh akan memproduksi dan mengganti sel-sel kulit yang mati dalam beberapa minggu sekali. Sementara pengidap psoriasis akan mengalaminya dalam hitungan hari sehingga terjadi penumpukan sel kulit yang akhirnya membentuk penebalan.

Faktor keturunan juga dianggap berperan dalam munculnya psoriasis. Di samping itu, ada sejumlah faktor pencetus yang diduga bisa memicu penyakit ini. Di antaranya adalah infeksi tenggorokan, stres, obesitas, mengidap HIV, cedera pada kulit, serta akibat penggunaan obat-obatan tertentu. Apabila Anda tidak memiliki faktor risiko tersebut, bukan berarti Anda tidak akan mengalami psoriasis. Faktor-faktor ini hanya untuk referensi saja. Anda harus berdiskusi dengan dokter Anda untuk lebih jelasnya.

Penanganan psoriasis tergantung pada jenis serta tingkat keparahan gejala yang diderita pasien. Psoriasis bisa ditangani dengan obat oles, fototerapi, konsumsi obat-obatan, serta suntikan. Pengobatan ini tidak bisa menyembuhkan psoriasis, tapi bertujuan meringankan gejala dan memperbaiki tekstur kulit yang terserang penyakit ini.

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin di mana dokter akan menganalisis gejala dan melakukan pemeriksaan fisik. Tes penunjang seperti tes darah, tes alergi dapat dokter anjurkan bila perlu. Terapi yang sesuai akan dokter berikan. Beberapa anjuran yang mungkin bisa Anda lakukan adalah hindari menggaruk bila terasa gatal, kelola stres sebaik-baiknya, hindari memegang atau memakai benda atau barang yang dipakai yang dicurigai Anda alergi terhadapnya, dan kenakan pakaian yang menyerap keringat dan tidak ketat.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: