Tips Membangun Koneksi Sosial untuk Tingkatkan Kesehatan Otak

Ilustrasi: interaksi sosial secara virtual (unsplash: Chris Montgomery)Ilustrasi: interaksi sosial secara virtual (unsplash: Chris Montgomery)

Kebanyakan orang melakukan diet sehat serta rajin olahraga untuk meningkatkan kesehatan otak. Padahal itu saja tidak cukup, karena otak juga perlu diasah. Untuk mengasah otak, tidak hanya perlu belajar secara teori, tetapi Anda bisa membangun koneksi sosial yang baik. Lalu, bagaimana caranya?

Kenapa Koneksi Sosial Tingkatkan Kesehatan Otak?

Sebagai makhluk sosial, manusia sudah membuat koneksi sosial untuk melakukan interaksi sosial dengan orang lain sejak lahir. Manusia bisa merasa hampa dan sunyi ketika tidak melakukan interaksi sosial dengan orang lain. Namun, interaksi sosial dengan orang lain akan berjalan efektif jika melibatkan pikiran dan perasaan.

Dalam melakukan interaksi sosial, Anda perlu membuat koneksi dengan orang lain. Hal ini perlu melibatkan pikiran dan perasaan, sehingga keterampilan pertemanan akan meningkat. Membuat koneksi seperti ini mampu mencegah perasaan kesepian sebagai faktor umum terjadinya stres, depresi, dan keinginan bunuh diri.

Membangun koneksi dengan orang lain akan menentukan jenis interaksi sosial yang akan Anda lakukan. Jika koneksi sosial tersebut Anda bangun bersama dengan orang yang bersifat positif, maka interaksi sosial yang terjadi juga akan bersifat baik. Interaksi sosial yang sehat akan menimbulkan rasa kebahagiaan dan kenyamanan. Rasa gembira ini adalah kondisi psikologis yang mampu memengaruhi perkembangan dan kesehatan otak.[1]

Baca juga:  Fungsi & Kebutuhan Asam Folat untuk Ibu Hamil

Dilansir dari Harvard Health Publishing, penelitian menunjukkan bahwa ikatan sosial yang kuat sangat penting untuk kesehatan otak. Bersosialisasi dapat merangsang perhatian dan memori. Selain itu, hal ini bisa membantu memperkuat jaringan saraf. Saat melakukan interaksi sosial setelah membangun koneksi sosial yang sehat, Anda mungkin hanya tertawa dan berbicara. Namun, saat itulah otak bekerja keras untuk meningkatkan aktivitas mental yang membuat organ penting ini menjadi lebih sehat.

Masih dari sumber yang sama, para ilmuwan telah menemukan bahwa orang-orang dengan ikatan sosial yang baik cenderung tidak mengalami penurunan kognitif dibandingkan dengan orang-orang yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka sendirian. Faktanya, sebuah penelitian besar dengan peserta 12.000 orang menunjukkan ketika seseorang kesepian, risiko demensia yang harus dihadapi meningkat sebanyak 40%.

Ilustrasi: interaksi sosial di tempat umum (unsplash: Toa Heftiba)

Ilustrasi: interaksi sosial di tempat umum (unsplash: Toa Heftiba)

Sayangnya, seperti yang kita ketahui, tidak semua orang dapat membuat koneksi sosial yang baik. Hal ini juga yang menjadi alasan tidak semua individu memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik. Untuk itu, berikut adalah tips membangun koneksi sosial supaya interaksi sosial Anda menjadi lebih baik, sehingga kesehatan otak Anda dapat meningkat.

Baca juga:  Sedang Diet? Ini Tips Makan Enak di Restoran

Tips Membangun Koneksi Sosial

  • Menghidupkan kembali persahabatan lama. Salah satu cara paling mudah untuk mengembangkan koneksi sosial adalah terhubung kembali dengan teman baik yang sudah lama hilang kontak. Karena Anda memiliki riwayat bersama sebelumnya, Anda bisa melanjutkannya kembali dengan mudah. Selain itu, cara ini bisa menghubungkan kedua belah pihak menjadi lebih dekat lagi.
  • Memperluas koneksi melalui grup sosial. Bergabunglah dengan beberapa grup sosial yang cocok dengan Anda. Sebagai contoh, bagi Anda yang suka berkebun, mungkin bisa bergabung dengan grup bercocok tanam di lingkungan Anda. Dari menjadi anggota sebuah grup sosial, Anda bisa membuat banyak koneksi sosial dengan orang lain. Tak hanya membuat koneksi dengan sesama anggota grup, Anda bisa menjalin pertemanan dengan teman dari teman salah satu anggota grup tersebut.
  • Memanfaatkan media sosial. Membangun koneksi sosial bisa juga secara daring. Dengan sebuah alat elektronik seperti laptop dan smartphone, Anda bisa mengenal seseorang secara online. Anda bisa melakukan chatting, mengirim pesan suara, atau video call. Ini termasuk cara paling mudah untuk membuat sekaligus mengembangkan koneksi sosial.
  • Ikut dalam berbagai kegiatan sosial. Bagi Anda yang jenuh di rumah saja dan tidak pernah keluar rumah, sesekali cobalah untuk mengikuti acara sosial di daerah rumah Anda. Selain bisa membuat koneksi sosial dengan tetangga, Anda bisa lebih mengenal mereka. Biasanya, kegiatan sosial yang ada di daerah adalah kegiatan PKK, arisan, posyandu, doa bersama, kegiatan karang taruna, dan rapat RT.
Baca juga:  Berada di Bawah Pengawasan Dokter, Krim LBC No 16 Dianggap Bisa Samarkan Noda di Wajah

Lakukan salah satu cara di atas untuk mengasah kemampuan Anda bersosialisasi, yang dapat meningkatkan kinerja dan kesehatan otak. Tidak hanya itu, orang yang memiliki banyak koneksi sosial mampu mengatasi kesedihan dan keresahannya dengan baik. Pasalnya, saat bertemu banyak orang, Anda bisa menceritakan berbagai macam hal untuk mendapatkan solusi yang tepat terhadap permasalahan hidup Anda.

[1] Silvianetri. 2019. Interpersonal Skill dalam Kajian Neurosains. Alfuad Journal IAIN Batusangkar, Vol. 3(1): 74-81.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: