Wangi Seperti Kweni, Ini Khasiat dan Ciri-Ciri Temu Mangga

Temu mangga kering (sumber: spiceprofessors.com)Temu mangga kering (sumber: spiceprofessors.com)

Temu mangga, atau yang lebih dikenal dengan nama kunir putih dan temu poh, terbilang laris di pasaran. Ini karena rempah tersebut memiliki banyak khasiat dan kandungan nutrisi. Meskipun mudah ditemukan di pasar, ada juga orang yang masih bingung cara membedakannya dengan jenis rempah lain. Untuk itu, Anda perlu mengetahui ciri-ciri temu mangga agar tidak salah saat membelinya.

Ciri-Ciri Temu Mangga

Secara ilmiah, temu mangga memiliki nama Curcuma mangga Val., yang berasal dari bangsa zingiberales dengan marga curcuma. Tanaman tersebut tidak hanya bisa ditemukan di daratan Indonesia, tetapi juga Malaysia. Taiwan, China, Thailand, dan Australia Utara. Setiap daerah tentunya memiliki penamaan masing-masing untuk kunir putih tersebut.

Secara fisik, temu mangga memiliki tanaman berbentuk semak dan bisa tumbuh hingga 2 m di alam liar. Namun, jika Anda membudidayakan tanaman ini, biasanya hanya mampu tumbuh hingga 1 m. Ini karena lokasi lahan yang kurang luas dan kandungan hara dalam tanah kebun yang lebih sedikit dibanding alam bebas seperti hutan.

Bunga temu mangga (sumber: wikipedia)

Bunga temu mangga (sumber: wikipedia)

Tanaman kunyit putih tersebut memiliki batang semu dengan postur tegak, lunak, dan sedikit berair. Batang rimpangnya berada di dalam tanah dan berwarna hijau. Daun tanaman ini berupa daun tunggal dengan pelepah yang agak lonjong. Bentuk daunnya agak meruncing, dengan tulang daun menyirip, berukuran panjang sekitar 1 m dengan lebar sekitar 10-20 m.

Baca juga:  Dijual Seharga Rp 800 Ribuan, Marine Omega 3 NuSkin Dianggap Miliki Manfaat Untuk Kesehatan

Tumbuhan temu mangga juga memiliki bunga yang berwarna putih dengan bentuk mahkota lonjong, agak terbelah, benang sari yang menempel pada mahkota bunga, putih berbentuk silinder, dan kepala putik berbentuk bulat kuning. Dilansir dari CCRC Farmasi UGM, tumbuhan ini memiliki buah dengan bentuk bulat berwarna hijau kekuningan. Buah tersebut memiliki biji berwarna cokelat dan berbentuk bulat.

Akar pada tanaman temu mangga adalah akar serabut dengan warna putih. Di bagian atas akar, terdapat umbi dengan warna kuning dan berbintik. Sekilas, umbi kunir putih hampir mirip dengan jahe, namun aromanya khas dan mirip dengan mangga kweni yang harum dan legit.

Tekstur daging umbinya sedikit berair dan tidak lembek. Rasa rempah tersebut berbeda dengan rempah-rempah lain yang cenderung pedas atau pahit. Umbi temu mangga segar yang baru dikupas dan diiris, memiliki rasa yang tidak pahit dan khas rempah, namun tidak hambar.

Baca juga:  Kandungan dan Manfaat Teh Hitam untuk Teh Tarik

Khasiat dan Kandungan Temu Mangga

Di pasaran, temu mangga tidak hanya dijual dalam bentuk kering atau segar, tetapi juga dalam bentuk bubuk untuk bahan campuran jamu. Secara tradisional, kunir putih kerap dipakai untuk mengobati beberapa macam penyakit, seperti demam, menghilangkan nyeri, mengatasi gejala masuk angin, mengatasi flu, dan mengatasi gejala asma.

Temu mangga (sumber: thefoodsamaritan.com)

Temu mangga (sumber: thefoodsamaritan.com)

Dilansir dari Gramedia.com, temu mangga juga bisa membantu menormalkan tensi, menurunkan kolesterol, mengatasi gejala diabetes, obat asam urat, mengatasi obesitas, obat radang, obat asam lambung, obat ambeien, obat tipes, mengatasi sinusitis, menghilangkan radang sendi, menyembuhkan vertigo, mengatasi batu ginjal, obat saraf, dan masih banyak lagi.

Banyaknya manfaat temu mangga tentu tidak lepas dari kandungannya. Rempah tersebut diperkaya oleh polifenol yang berperan sebagai antioksidan.[1] Dipercaya, kandungan tersebut juga bisa mengobati dan mencegah kanker. Antioksidan pada temu mangga akan membantu menangkal radikal bebas dan zat karsinogen yang menjadi penyebab kanker. Selain itu, temu mangga juga mengandung minyak atsiri, mirsen, tanin, kurkumin, gula, damar, protein toksin, feruloyl, 4-hydroxycinnamoyl, dan lain-lain.

Baca juga:  Tak Cuma untuk Pelengkap Kopi, Ini Sederet Manfaat Lain dari Fiber Creme

Cara Mengonsumsi Temu Mangga

Untuk mendapatkan semua manfaat temu mangga, pastikan Anda mengonsumsinya dengan tepat. Temu mangga bisa dimakan secara langsung setelah dikupas dan dipotong. Namun, jika Anda tidak terlalu suka dengan rasanya yang mentah, Anda bisa mengolahnya menjadi minuman.

Membuat minuman dari temu mangga tidaklah sulit. Anda bisa memakai kunir putih bubuk, segar, atau kering. Setelah itu, siapkan panci dan isi dengan air sebanyak 500 ml dan nyalakan kompor dengan api sedang. Setelah air mendidih, masukkan temu poh ke dalam panci dan biarkan selama 3 menit. Matikan kompor dan tuang air rebusan ke dalam gelas saji. Minumlah selagi hangat untuk mengobati atau mencegah penyakit.

Temu mangga memang memiliki banyak manfaat, namun tidak semua orang cocok dengan rempah tersebut. Menurut review konsumen, kunir putih tidak cocok bagi Anda yang memiliki keluhan darah rendah. Ini bisa membuat gejala darah rendah Anda menjadi lebih buruk.

[1] Tedjo, Aryo, Dondin Sajuthi, Latifah K. Darusman. 2005. Aktivitas Kemoprevensi Ekstrak Temu Mangga. Makara Kesehatan, Vol. 9(2): 57-62.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: