Asam Salisilat, Pertolongan Ampuh untuk Masalah Jerawat

Ilustrasi: wanita mengalami gangguan jerawat (sumber: goodtoknow.com)Ilustrasi: wanita mengalami gangguan jerawat (sumber: goodtoknow.com)

Banyak orang dibuat sedih dengan jerawat yang tak kunjung hilang. Sementara Anda kebingungan memilih skincare untuk mengatasinya, para ahli merekomendasikan asam salisilat. Zat tersebut konon memiliki khasiat yang ampuh untuk menghilangkan jerawat serta bekasnya dengan efektif.

Bagaimana Cara Asam Salisilat Mengobati Jerawat?

Asam salisilat sudah dikenal secara medis sebagai zat anti jerawat sekaligus keratolik yang lazim diberikan pada pasien sebagai obat topikal untuk jerawat. Biasanya, asam salisilat sebagai obat topikal berbentuk krim, liquid, dan gel. Dengan bentuknya yang cenderung cair, asam salisilat bisa diserap kulit lebih cepat tanpa menyisakan efek lengket.[1]

Dilansir dari allure, secara kimia, asam salisilat juga dikenal dengan nama asam beta hidroksi. Dengan kata lain, asam salisilat adalah bagian hidroksi dari molekul yang dipisahkan pada asam dengan dua atom karbon, berlawanan dengan asam alfa hidroksi yang dipisahkan oleh satu atom karbon.

Asam salisilat secara alami banyak ditemukan pada ekstrak kulit pohon willow. Asam salisilat yang memiliki struktur cair, dapat meresap ke pori-pori terdalam dan larut dalam minyak. Seorang ahli dermatologi juga menjelaskan, bahan yang dapat larut dalam minyak dapat menembus kulit lebih dalam daripada bahan yang bisa larut dalam air.

Baca juga:  Sederet Manfaat Menakjubkan dari Zinc Picolinate dan Gluconate yang Perlu Anda Tahu
Produk kosmetik dengan asam salisilat (sumber: theskincareedit.com)

Produk kosmetik dengan asam salisilat (sumber: theskincareedit.com)

Asam salisilat yang bisa menembus kulit lebih jauh, dapat dijadikan sebagai bahan yang bagus untuk mengatasi jerawat dan komedo. Asam salisilat mengobati jerawat dan komedo dengan cara melarutkan kotoran kulit yang menyumbat pori-pori. Selain itu, asam salisilat bertindak sebagai anti-inflamasi untuk mencegah peradangan jerawat dan menghilangkan kemerahan akibat jerawat.

Selain bertindak sebagai obat untuk menghentikan jerawat meradang, asam salisilat juga bisa dijadikan sebagai obat keratolitik. Zat ini memiliki kemampuan exfoliant yang baik untuk mengelupas lapisan atas sel kulit. Asam salisilat akan mengendurkan dan memecah dermozone (ikatan antar sel di lapisan luar kulit), sehingga lapisan teratas kulit yang tersumbat dapat dikelupas dengan mudah dan bakteri atau kotoran yang menyumbat kulit dapat dibersihkan.

Ikatan antar sel di lapisan luar kulit dapat menyebabkan jerawat, karena sel-sel kulit yang tidak normal. Sel kulit yang normal biasanya akan mengelupas melalui siklus yang sehat. Sementara, sel kulit yang tidak normal tidak bisa mengelupas sesuai siklusnya dan malah menempel satu sama lain. Sel kulit yang menempel tersebut menyebabkan penyumbatan pori-pori, menciptakan kista, jerawat meradang, dan komedo.

Baca juga:  Bintitan dan Kalazion - Perbedaan, Penyebab, dan Pengobatan

Efek Samping Asam Salisilat

Meskipun asam salisilat terbilang bagus untuk menyembuhkan jerawat, namun tidak semua orang cocok dengan bahan tersebut, apalagi bagi mereka yang alergi. Selain itu, asam salisilat cenderung kurang cocok bagi Anda yang memiliki kondisi kulit kering. Asam salisilat dapat menyebabkan risiko pengelupasan kulit yang tinggi pada kulit kering.

Ilustrasi: wanita menerapkan kosmetik wajah (sumber: teenvogue.com)

Ilustrasi: wanita menerapkan kosmetik wajah (sumber: teenvogue.com)

Dalam pemakaian asam salisilat sebagai obat jerawat, juga tidak boleh sembarangan. Terlalu banyak mengaplikasikan asam salisilat di kulit wajah dapat menyebabkan iritasi, pengeringan kulit, gatal, kemerahan, luka, dan pengelupasan kulit melebihi batas normal. Untuk itu, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit mengenai dosis asam salisilat yang tepat.

Setiap orang memiliki kondisi jerawat dan kesehatan kulit yang berbeda-beda. Bisa jadi, dosis asam salisilat yang diberikan dokter untuk pasien yang satu berbeda dengan pasien lainnya. Dalam hal ini, Anda tidak bisa memakai obat asam salisilat milik pasien lain.

Baca juga:  Tersedia Dalam Beberapa Merk, Asam Folat Bermanfaat Untuk Kesuburan Pria

Selain memakai asam salisilat dari dokter, untuk mengobati jerawat, Anda bisa memakai produk kecantikan yang mengandung asam salisilat. Menurut FDA (Food and Drug Administration), produk skincare dengan kandungan asam salisilat yang efektif dan aman menyembuhkan jerawat adalah produk dengan komposisi 0,5% dan 2% asam salisilat.

Sementara itu, jika Anda ingin mencoba perawatan peeling atau exfoliating dengan produk kimia berbahan asam salisilat, Anda bisa mencoba produk dengan kandungan 20% hingga 30% asam salisilat. Dengan kadar asam salisilat di bawah 40%, produk tersebut dapat mengelupas kulit tanpa rasa perih dan tidak mengiritasi kulit.

Asam salisilat sendiri sebenarnya tidak hanya dipakai sebagai bahan obat jerawat. Asam salisilat dengan dosis rendah bisa dipakai untuk mengobati dermatitis seboroik dan ketombe. Biasanya, dua jenis penyakit kulit tersebut diakibatkan oleh pengelupasan sel kulit yang tidak normal.

[1] Hadisoebroto, Ginayati & Senadi Budiman. 2019. Penetapan Kadar Asam Salisilat pada Krim Anti Jerawat yang Beredar di Kota Bandung dengan Metode Spektrofotometri Ultra Violet. J. Kartika Kimia, Vol. 2(1): 51-56.

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d blogger menyukai ini: